DELI SERDANG GEMPAR! Anak-Anak Berseragam Diseret ke Aksi Demo Al Washliyah — Pakar & Tokoh Nasional Mengecam Keras: Ini Eksploitasi!

- Editor

Selasa, 27 Mei 2025 - 06:26

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 Deli Serdang I  Tribuneindonesia.com

Hari Senin, 26 Mei 2025 berubah menjadi mimpi buruk bagi dunia pendidikan dan perlindungan anak di Indonesia. Aksi demonstrasi yang digelar oleh Al Washliyah di kantor Bupati Deli Serdang memunculkan kegelisahan luar biasa. Bukan karena tuntutan semata, tapi karena pemandangan mencekam: anak-anak berseragam sekolah terlibat dalam aksi tersebut.

Gambar anak-anak Madrasah Tsanawiyah dan Aliyah berdiri di tengah kerumunan massa dewasa, mengangkat poster, meneriakkan tuntutan, telah memicu kecaman keras dari berbagai kalangan nasional hingga daerah.

Kak Seto atau Seto Mulyadi, Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI), melalui pesan pribadinya menyampaikan peringatan keras:

“Ini jelas-jelas melanggar UU No. 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. Dalam Pasal 87 UU No. 23 Tahun 2007, anak-anak dilarang keras terlibat dalam unjuk rasa. Mereka rentan terhadap eksploitasi, tekanan psikologis, dan bahkan kekerasan fisik.”

Kak Seto menambahkan dengan nada prihatin:

“Walau anak-anak memiliki kaitan langsung dengan persoalan, tetap tak dibenarkan melibatkan mereka dalam aksi seperti ini. Itu bukan solusi, itu pelanggaran hak anak!”

Junaidi Malik, Ketua KPAI Deli Serdang, turut menyampaikan keprihatinan yang mendalam.

“Kami sangat menyayangkan pelibatan siswa-siswa berseragam dalam aksi ini. Ini menciptakan trauma yang menghantui dan bisa berdampak jangka panjang. Anak-anak seharusnya berada di kelas, bukan di tengah-tengah panasnya konflik orang dewasa.”

Baca Juga:  Lom Lom Suwondo Sambut Jamaah Haji Deli Serdang Kloter 15, Tekankan Makna Haji Mabrur

Di malam yang sama, di Kopi Siang Malam, Jl. Dr. Sutomo No.177 Lubuk Pakam, suara kecaman menggaung dari tokoh masyarakat dan tokoh pemuda:

H. Sugeng Sugiharto (Sesepuh KB FKPPI Deli Serdang)

Herman Nauli Nasution, SH (Ketua DPD AMPI)

Edi Hartono alias Edi Kulkas (Ketua Satgas DPD AMPI)

Iwan Nugroho (Kader PD II KB FKPPI Sumut)

Ferdinan Purba, SH (Pemerhati pendidikan)

Mereka menilai pelibatan anak sebagai tindakan yang mengerikan dan tidak bisa ditoleransi:

“Mengekspos anak-anak ke keramaian penuh emosi dan potensi kekerasan adalah bentuk nyata eksploitasi. Ini mencoreng nilai kemanusiaan dan pendidikan. Kami mengutuk keras tindakan ini!”

Meski Bupati dr. H. Asri Ludin Tambunan dan Wakil Bupati Lom Lom Suwondo bersedia menerima perwakilan demonstran untuk berdialog, ketidakjelasan hasil pertemuan menambah aura mencekam atas ketegangan yang belum reda.

“Kita bersyukur masih ada ruang musyawarah. Tapi jika anak-anak kembali dilibatkan, kita menghadapi ancaman serius terhadap generasi penerus bangsa!” tegas para tokoh.

Aksi ini bukan sekadar unjuk rasa—ini alarm keras bahwa perlindungan anak di negeri ini bisa dirusak demi kepentingan tertentu. Dan jika dibiarkan, bayangan trauma dan ketakutan akan terus menghantui pendidikan dan masa depan anak-anak Indonesia.

Ilham Tribuneindonesia.com

Berita Terkait

Raja Ampat Belum Punya Payung Adat Bersama, Carles Imbir: Pengakuan OAP Harus Kembali ke Marga dan Suku
Raja Ampat Belum Punya Payung Adat Bersama, Carles Imbir: Pengakuan OAP Harus Kembali ke Marga dan Suku
Pihak Pertamina Simeulue Tidak Hadir Acara RDP Oleh DPRK Simeulue Cari Jalan Keluar Kelangkaan Bio Solar
Hadiri Pelantikan Prajurit TNI di Bitung, Anggota DPRD Sulut Ruslan Abdul Gani Puji Gemblengan Rindam XIII/Merdeka
Dorong Birokrasi Digital, Pemkot Bitung Gandeng BPSDM Komdigi Manado Gelar Pelatihan AI untuk ASN
Sinergi Pemkot Bitung dan TNI: 326 Tamtama Remaja Rindam XIII/Merdeka Resmi Dilantik
Siapa Berhak Menentukan OAP di Raja Ampat? Carles Imbir: Kembalikan kepada Marga dan Suku
Jangan Jadikan Anak sebagai Objek Polemik, DPRK Otsus Minta Persoalan OAP Diserahkan kepada Pokja MRP PBD
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 14:47

Jangka Keutapang Gelar Rembuk Stunting, Perkuat Sinergi Percepatan Penurunan Stunting

Rabu, 9 September 2026 - 14:39

Pj. Keuchik Jangka Keutapang Salurkan BLT kepada 33 Penerima

Rabu, 9 September 2026 - 13:04

Raja Ampat Belum Punya Payung Adat Bersama, Carles Imbir: Pengakuan OAP Harus Kembali ke Marga dan Suku

Rabu, 9 September 2026 - 11:49

Ketua PPWI Aceh Tamiang SPPG Layak Dilanjutkan, BGN Harus Perkuat Pengawasan

Rabu, 9 September 2026 - 09:39

Pihak Pertamina Simeulue Tidak Hadir Acara RDP Oleh DPRK Simeulue Cari Jalan Keluar Kelangkaan Bio Solar

Rabu, 9 September 2026 - 09:36

Romo Muhammad Syafii Gagas Simposium Nasional KAHMI untuk Kedaulatan Bangsa

Rabu, 9 September 2026 - 09:18

Hadiri Pelantikan Prajurit TNI di Bitung, Anggota DPRD Sulut Ruslan Abdul Gani Puji Gemblengan Rindam XIII/Merdeka

Rabu, 9 September 2026 - 09:13

Tingkatkan Layanan Kesamsatan: Jasa Raharja (Persero) Kantor Wilayah DKI Jakarta Berkolaborasi dengan Samsat Jakarta Barat

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x