Aroma Busuk Pungli Menyengat! Ratusan Massa Mengepung Dinas Perkim Medan

- Editor

Jumat, 23 Mei 2025 - 14:13

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan I Tribuneindonesia.com 

Kota Medan kembali bergolak! Ratusan mahasiswa dan masyarakat yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat Sumatera Utara (GEMA Sumut) mengguncang tiga titik vital di kota ini pada Jumat, 23 Mei 2025. Mereka turun ke jalan dengan satu tuntutan: usut tuntas dugaan praktik pungutan liar (pungli) yang menggurita di tubuh Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Medan.

Aksi dimulai dengan pengepungan Kantor Dinas Perkim, dilanjutkan ke Kantor Wali Kota Medan, dan berpuncak di Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara. Massa yang berapi-api membawa spanduk dan poster bernada keras—memaksa mata publik terbuka atas praktik busuk yang mereka sebut telah menjadi rahasia umum.

Koordinator aksi, Rahmat Situmorang, mengungkap dugaan adanya “upeti terselubung” sebesar Rp2,5 juta per unit dalam proses pengurusan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG). “Ini bukan sekadar kelalaian administratif. Ini adalah indikasi kuat kejahatan birokrasi yang terorganisir!” teriak Rahmat di hadapan massa yang membara.

Ia menuding, oknum-oknum di Dinas Perkim bermain di air keruh, menyalahgunakan kewenangan demi memperkaya diri. “Uang pelicin” menjadi syarat tak tertulis agar berkas PBG bisa berjalan mulus, sebuah praktik yang mencoreng wacana reformasi birokrasi dan Zona Integritas Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) yang selama ini hanya dijadikan pajangan.

Baca Juga:  Bank Aceh Syariah 53 Tahun Mengabdi. Dengan AMANAH kita berdiri, Dengan BERKAH kita akan terus TUMBUH , Bank Aceh Syariah, Mitra Ekonomi Umat."

GEMA Sumut menuntut evaluasi total terhadap struktur internal Dinas Perkim dan mendesak aparat penegak hukum—Kejaksaan Tinggi, Inspektorat Provinsi, hingga Komisi Pemberantasan Korupsi—untuk segera turun tangan.

“Jika negara tidak hadir membela rakyat dari kerakusan birokrat, maka kami yang akan terus turun ke jalan. Ini bukan sekadar aksi, ini perlawanan terhadap kebusukan sistem!” pekik Rahmat lantang.

Hingga berita ini dipublikasikan, Dinas Perkim Kota Medan masih bungkam. Tak satu pun pejabat memberikan klarifikasi atau tanggapan atas tudingan serius tersebut. Ketika keheningan menjadi jawaban, maka kecurigaan publik kian menjadi-jadi.

Gubernur Sumatera Utara dan Wali Kota Medan kini berada di bawah sorotan tajam: akankah mereka bertindak tegas, atau justru membiarkan virus pungli terus menjalar di tubuh birokrasi?

Ilham Tribuneindonesia.com

Berita Terkait

Jangan Jadikan Anak sebagai Objek Polemik, DPRK Otsus Minta Persoalan OAP Diserahkan kepada Pokja MRP PBD
Pekerjaan Drainase Simpang Tembakau Deli Mulai Berbenah, Pekerjaan CV Yudha Pratama Dinilai Semakin Rapi
Ketua DPRK: Jangan Biarkan Masyarakat dalam Ketidakpastian
Seleksi IPDN Raja Ampat Disorot DPRK Otsus: Jangan Ada Standar Ganda OAP
Seleksi IPDN Raja Ampat Disorot DPRK Otsus: Jangan Ada Standar Ganda dalam Penerapan Otsus
Status OAP Peserta Afirmasi IPDN Raja Ampat Dipertanyakan, DPRK Otsus: Jangan Jadikan Anak sebagai Objek Persoalan
Seleksi IPDN Raja Ampat Disorot DPRK Otsus, Baharudin: Jangan Hanya Satu Anak yang Disorot
Anak Pejabat Masuk Jalur Afirmasi Otsus Disorot, Soleman Dimara: Jangan Ada Keistimewaan
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 23:27

Knalpot Brong Bikin Resah, Polres Aceh Tenggara Siap Tindak Pengendara Pembandel

Selasa, 8 September 2026 - 14:47

Jangan Jadikan Anak sebagai Objek Polemik, DPRK Otsus Minta Persoalan OAP Diserahkan kepada Pokja MRP PBD

Selasa, 8 September 2026 - 14:32

Disetujui Lima Fraksi DPRD, Perumda Air Minum Duasudara Bitung Tancap Gas Benahi Infrastruktur

Selasa, 8 September 2026 - 14:08

Pekerjaan Drainase Simpang Tembakau Deli Mulai Berbenah, Pekerjaan CV Yudha Pratama Dinilai Semakin Rapi

Selasa, 8 September 2026 - 13:23

Ketua DPRK: Jangan Biarkan Masyarakat dalam Ketidakpastian

Selasa, 8 September 2026 - 12:09

Seleksi IPDN Raja Ampat Disorot DPRK Otsus: Jangan Ada Standar Ganda dalam Penerapan Otsus

Selasa, 8 September 2026 - 12:05

Status OAP Peserta Afirmasi IPDN Raja Ampat Dipertanyakan, DPRK Otsus: Jangan Jadikan Anak sebagai Objek Persoalan

Selasa, 8 September 2026 - 11:11

Lampu Merah Simpang Empat Kebet Padam, Padam Atau Ancaman Keselamatan Pengguna Jalan

Berita Terbaru

Headline news

Ketua DPRK: Jangan Biarkan Masyarakat dalam Ketidakpastian

Selasa, 8 Sep 2026 - 13:23

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x