Eks GAM : ” Apabila Empat Batalyon TNI Baru, Jadi di Bangun di Aceh, Lembaga Wali Nanggroe Tidak Berfungsi

- Editor

Rabu, 7 Mei 2025 - 07:30

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bireuen | TribuneIndonesia.com

Apabila benar rencana Pemerintah pusat membangun empat batalyon teritorial TNI di Aceh menimbulkan keprihatinan serius di tengah masyarakat sipil, khususnya kalangan eks GAM Langkah ini bukan sekedar kebijakan pertahanan, tetapi juga menyangkut keberlanjutan Perdamain Aceh 2005, yang dikenal sebagai Nota Kesepahaman Helsinki, menandai berakhirnya konflik bersenjata antara pemerintah Indonesia dan Gerakan Aceh Merdeka (GAM).

Perjanjian damai ini ditandatangani pada 15 Agustus 2005 di Helsinki, Finlandia, 20 tahun silam
dan memberikan Aceh otonomi khusus. Perdamain Aceh 2005, yang juga dikenal sebagai Nota Kesepahaman Helsinki, merupakan hasil dari perundingan damai antara Pemerintah Indonesia dan GAM.

Perjanjian ini ditandatangani pada 15 Agustus 2005 di Helsinki, Finlandia, dan menandai berakhirnya konflik bersenjata yang telah berlangsung selama tiga dekade.

Isi Nota Kesepahaman Helsinki:
Pemberian otonomi khusus kepada Aceh: Aceh diberikan kewenangan lebih besar dalam berbagai bidang, termasuk pemerintahan, ekonomi, dan pendidikan. Pelucutan senjata oleh GAM. GAM setuju untuk melucuti senjata dan tidak lagi melakukan tindakan kekerasan.

Penarikan pasukan militer dan polisi non-lokal: Pemerintah Indonesia berjanji untuk menarik kembali pasukan militer dan polisi non-lokal dari Aceh.

Pembentukan partai politik lokal: Aceh diberikan hak untuk membentuk partai politik lokal.

Pembentukan Badan Musyawarah Aceh: Badan ini dibentuk untuk memfasilitasi komunikasi dan kerjasama antara pemerintah pusat dan pemerintah Aceh.

Penyelesaian sengketa tanah: Mekanisme penyelesaian sengketa tanah yang adil dan transparan diatur.

Pemulihan dan rehabilitasi korban konflik: Program pemulihan dan rehabilitasi bagi korban konflik dicanangkan.

Dampak Perdamaian Aceh 2005:
Akhir konflik bersenjata: Konflik bersenjata yang telah berlangsung selama bertahun-tahun di Aceh akhirnya berakhir. Peningkatan kehidupan masyarakat: Masyarakat Aceh dapat kembali hidup dengan tenang dan pembangunan ekonomi serta infrastruktur mulai berjalan.

Baca Juga:  Gugus Jeunieb berhasil Rebut Juara LigaTurnamen Sepak Bola Mini

Peningkatan otonomi Aceh: Aceh memiliki lebih banyak kewenangan dalam mengatur dirinya sendiri.

Peningkatan partisipasi politik:
Masyarakat Aceh memiliki hak untuk membentuk partai politik lokal dan berpartisipasi dalam kegiatan politik.

Pemulihan dan rehabilitasi korban konflik: Program pemulihan dan rehabilitasi membantu korban konflik untuk kembali pulih dari trauma.

Tapi setelah lebih kurang 20 tahun pemerintah Indonesia dan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) damai . Perjanjian damai sampai saat ini , yang di dapatkan oleh Bangsa Aceh hanya di cap daerah termiskin di Sumatera apabila Empat Batalyon TNI Baru Jadi di Bangun di Aceh.
Anggota DPR RI,DPD RI, Gubernur Wakil Gubernur Aceh termasuk Lembaga Wali Nanggroe Hanya Berfungsi sebagai Pengkhianat Bangsa Aceh

Dan oknum segelintir eks GAM dan penjabat di pemerintahan Aceh yang di duga yang merampok anggaran dana otsus Aceh , untuk kepentingan pribadi dan memperkaya diri,kata Efendi yang disapa Pang koboy matang Selasa 6/5/2025.

Pang Koboy di temui oleh media ini di pedalaman Bireuen menambahkan ,Aceh memang memiliki peran penting dalam sejarah dan ekonomi Indonesia, bahkan disebut sebagai “daerah modal” karena sumbangannya dalam perjuangan kemerdekaan.

Namun, sepanjang sejarah, Aceh juga mengalami berbagai peristiwa yang pahit dan sulit, termasuk konflik bersenjata dan ketidakadilan oleh bangsa sendiri.oleh karena yang di butuhkan oleh Rakyat Aceh bukan Empat Batalyon TNI Baru ,yang di perlukan dari pemerintah Pusat kirim tim Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesi sebanyak banyaknya ke Aceh.

Agar bisa berkerja sama dengan Kejaksaan Tinggi Aceh agar dugaan kasus korupsi Anggaran Otsus Aceh triliun yang sudah di cairkan oleh pusat ke Aceh hampir 20 tahun di tambah lagi dugaan korupsi bantuan korban konflik bisa di Proses menyeluruh Tanpa pilih kasih. Pungkasnya.(*)

Berita Terkait

Kapolres Aceh Timur Silaturahmi ke Abu Paya Pasi, Perkuat Sinergi Polri dan Ulama
Peringati Maulid Nabi, Kapolres Aceh Timur Santuni puluhan Anak Yatim
Fraksi Otsus DPRK Raja Ampat Soroti Dana Otsus Rp268 Miliar: Jangan Hanya Jadi Angka di APBD
Wali Kota Langsa Buka Langsa Expo 2026, Dorong Kebangkitan UMKM dan Ekonomi Kreatif
Kapolres Bitung Imbau Warga Terdampak Tol Tak Blokir Jalan: Silakan Aspirasi, Tetap Taat Hukum
Dukung Program Ketahanan Pangan, Rutan Cipinang Dorong Kemandirian Warga Binaan melalui Produksi Tempe
KRI SRIWIJAYA RESMI PERKUAT ARMADA TNI AL, PANGKORMAR HADIRI PERESMIAN KAPAL INDUK PERTAMA INDONESIA
Jum’at Berkah Berbagi Bersama BRI Pondok Gede
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 12:16

Kapolres Aceh Timur Silaturahmi ke Abu Paya Pasi, Perkuat Sinergi Polri dan Ulama

Sabtu, 26 September 2026 - 05:17

Fraksi Otsus DPRK Raja Ampat Soroti Dana Otsus Rp268 Miliar: Jangan Hanya Jadi Angka di APBD

Sabtu, 26 September 2026 - 00:30

Wali Kota Langsa Buka Langsa Expo 2026, Dorong Kebangkitan UMKM dan Ekonomi Kreatif

Jumat, 25 September 2026 - 21:22

Kapolres Bitung Imbau Warga Terdampak Tol Tak Blokir Jalan: Silakan Aspirasi, Tetap Taat Hukum

Jumat, 25 September 2026 - 13:09

Dukung Program Ketahanan Pangan, Rutan Cipinang Dorong Kemandirian Warga Binaan melalui Produksi Tempe

Jumat, 25 September 2026 - 11:22

KRI SRIWIJAYA RESMI PERKUAT ARMADA TNI AL, PANGKORMAR HADIRI PERESMIAN KAPAL INDUK PERTAMA INDONESIA

Jumat, 25 September 2026 - 11:17

Jum’at Berkah Berbagi Bersama BRI Pondok Gede

Jumat, 25 September 2026 - 11:06

Kasus Dugaan Pencabulan Dinilai Jalan di Tempat, Keluarga Korban Minta Atensi Kapolresta Deli Serdang

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x