Krisis Penghasilan, Geuchik dan Perangkat Desa di Kota Langsa Belum Terima Gaji Selama Tiga Bulan

- Editor

Kamis, 1 Mei 2025 - 05:59

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Langsa | TribuneIndonesia.com

Keresahan mendalam melanda para Geuchik dan perangkat desa di seluruh wilayah Kota Langsa. Selama tiga bulan terakhir, penghasilan tetap (Siltap) yang menjadi tumpuan utama mereka untuk memenuhi kebutuhan hidup, tak kunjung dicairkan oleh Pemerintah Kota Langsa. Kondisi ini mengancam kesejahteraan mereka yang berperan penting sebagai ujung tombak pelayanan publik di tingkat desa.

Ketiadaan penghasilan sejak Februari, Maret, hingga April 2025 memaksa banyak perangkat desa untuk bertahan hidup dengan cara yang sulit. Beberapa di antaranya bahkan terpaksa “menebalkan muka” berutang di warung atau toko demi menutupi kebutuhan pokok dan biaya pendidikan anak.

Seorang Geuchik yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan kepada TribuneIndonesia.com, Kamis (01/05/2025), betapa sulit situasi yang mereka hadapi saat ini.
“Gaji Geuchik dan perangkat desa se-Kota Langsa belum cair sejak Februari. Terakhir kami menerima gaji bulan Januari. Untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga dan biaya sekolah anak, kami terpaksa berutang ke toko-toko,” ujarnya dengan nada prihatin.

Baca Juga:  PEMERINTAH KABUPATEN SIMEULUE GANDENG KEJAKSAAN NEGERI SIMEULUE

Meski dihimpit keterbatasan, para Geuchik dan perangkat desa tetap menjalankan tugas dan tanggung jawab mereka dalam melayani masyarakat. Pelayanan administratif serta berbagai program pemberdayaan masyarakat di tingkat Gampong tetap berjalan, meskipun hak dasar mereka sebagai aparatur desa kerap diabaikan.

“Kami tetap bekerja, tetap memberikan pelayanan kepada masyarakat. Tapi hak kami sering terabaikan. Kami hanya berharap ada perhatian serius dari pemerintah,” imbuhnya.

Kondisi ini mencerminkan ketidakstabilan dalam tata kelola keuangan daerah, yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan pelayan masyarakat di tingkat akar rumput. Pemerintah Kota Langsa didesak segera mengambil langkah konkret agar pencairan gaji dapat dilakukan tepat waktu. Selain itu, transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran desa juga perlu diperkuat, agar kejadian serupa tidak terus berulang.

Para perangkat desa, yang berperan vital dalam menjembatani kebutuhan warga dengan pemerintah, pantas mendapatkan perlakuan yang adil serta jaminan atas hak-hak mereka demi menjaga profesionalitas dan kelancaran pelayanan publik di tingkat desa.

Sumber : Akbar

Berita Terkait

Diduga Catut Nama Anak Sebagai Anak Didik TK Swasta Telege Ceret di Aceh Tengah Disorot
RSUD Raja Ampat Jadi Lokasi Studi Tiru RSUD Oksibil, Dari Papua Pegunungan Belajar ke Papua Laut
Kajari Simeulue Terima Tahap II, 5 Tersangka Korupsi Jalan Simpang Air Dingin-Labuhan Bajau Rp7,6 Miliar Resmi Ditahan
Pangdam IX/Udayana Kerahkan Jajaran Tangani Dampak Cuaca Ekstrem di Sejumlah Wilayah Bali
Polemik Dokter Spesialis Anak di Raja Ampat Berujung Baik, Direktur RSUD Tekankan Profesionalitas dan Kepentingan Masyarakat
PENCURIAN TOWER XL DI TUALANG BARO TERULANG! WARGA RESAH, DIDUGA KOMPlotan PENCURI BERKELIARAN DI TENGAH MALAM
Cak Imin Sentil Kader PKB: Jangan Terlena Kekuasaan, Kuasai Media Sosial dan Hadir untuk Rakyat
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 00:43

RSUD Raja Ampat Jadi Lokasi Studi Tiru RSUD Oksibil, Dari Papua Pegunungan Belajar ke Papua Laut

Selasa, 3 November 2026 - 12:44

Polemik Dokter Spesialis Anak di Raja Ampat Berujung Baik, Direktur RSUD Tekankan Profesionalitas dan Kepentingan Masyarakat

Selasa, 3 November 2026 - 12:32

Sembilan Keluarga di Tanjung Morawa Terima Rumah Layak Huni, Bupati Serahkan Kunci

Selasa, 3 November 2026 - 11:47

Tutup Latsar CPNS 2026, Hengky Honandar Tegaskan ASN Harus Utamakan Kepentingan Masyarakat

Selasa, 3 November 2026 - 05:08

Erosi Sungai Ular Meluas, Relokasi Warga Jadi Pilihan Terakhir

Senin, 2 November 2026 - 13:09

Tiga Kompor Gas Meledak di Kantin RSUD Langsa, Api Berhasil Dipadamkan Tanpa Korban Jiwa, Pelayanan tetap Normal

Senin, 2 November 2026 - 10:44

Hampir Sepekan Berpolemik, Nasib Dokter Laura di RSUD Raja Ampat Temukan Titik Terang

Senin, 2 November 2026 - 10:13

Tragedi Senin Pagi di Gayo Lues: 22 Rumah, Mushala, dan Balai Adat Ludes Terbakar

Berita Terbaru

Feature dan Opini

Berpolitik Serius, Ikutan atau Sekadar Latah?

Rabu, 4 Nov 2026 - 00:31

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x