Bupati Bireuen, H. Mukhlis, ST,Minta Perangkat Desa Bersatu: “Bek Syeh Syoh di Gampong”

- Editor

Kamis, 13 Maret 2025 - 13:24

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bireuen | Tribuneindonesia.com

Bupati Bireuen, H. Mukhlis, ST, menekankan pentingnya menjaga hubungan baik antar perangkat gampong guna memastikan kelancaran roda pemerintahan di tingkat desa. Pesan ini ia sampaikan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Kabupaten (RKPK) Bireuen Tahun 2026 untuk Kecamatan Peudada, Peulimbang, dan Jeunieb, yang berlangsung di Aula Serbaguna Peulimbang pada Kamis, 13 Maret 2025.

Dalam sambutannya, Mukhlis menyoroti bahwa banyak permasalahan yang muncul di desa bukan disebabkan oleh hal besar, melainkan dari persoalan kecil yang tidak dibicarakan dengan baik. Menurutnya, kurangnya komunikasi yang baik sering kali menyebabkan masalah semakin meluas hingga merugikan masyarakat.

“Jika ada masalah, silakan musyawarahkan dengan baik atau ‘Duk Meupakat’. Jangan sampai emosi menguasai sehingga persoalan melebar dan dimanfaatkan oleh pihak lain. Yang jadi korban tetap masyarakat,” ujar Mukhlis.

Ia menegaskan bahwa desa merupakan bagian paling penting dalam pembangunan daerah yang lebih maju dan sejahtera. Oleh karena itu, dirinya berkomitmen untuk selalu membantu, melayani, bahkan melindungi masyarakat jika terdapat keluhan atau permasalahan di tingkat desa.

Dengan gaya komunikasinya yang khas, Mukhlis mengingatkan para perangkat gampong dengan ungkapan dalam bahasa Aceh, “Yang penteng lam gampong ureung droe neuh bek syeh syoh,” yang berarti “Yang penting di desa, jangan bertikai atau ribut-ribut.”

Musrenbang ini menjadi ajang diskusi yang melibatkan berbagai pihak penting dalam pemerintahan daerah. Hadir dalam kegiatan ini Wakil Bupati Bireuen, anggota DPRK Bireuen dari Daerah Pemilihan (Dapil) V, sejumlah unsur Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) Bireuen, Forkopimcam, camat dari ketiga kecamatan, ratusan keuchik, imum mukim, serta para tokoh masyarakat.

Baca Juga:  Forum BBM Kawal Dana Korupsi Timah: Bangka Belitung Harus Dapat Haknya!

Musrenbang merupakan agenda rutin tahunan yang bertujuan untuk menampung aspirasi masyarakat dan perangkat desa dalam menyusun perencanaan pembangunan daerah. Dalam forum ini, berbagai usulan dan kebutuhan desa dibahas agar dapat diselaraskan dengan rencana kerja pemerintah kabupaten.

Dalam kesempatan tersebut, Mukhlis menegaskan bahwa pembangunan desa harus dilakukan secara menyeluruh dan merata. Ia meminta agar setiap perangkat gampong dapat menjalankan tugas dan fungsinya dengan penuh tanggung jawab serta mengutamakan kepentingan masyarakat.

“Kami ingin memastikan bahwa semua desa mendapatkan perhatian yang sama dalam pembangunan. Jangan sampai ada desa yang tertinggal hanya karena perbedaan pandangan atau konflik internal,” katanya.

Ia juga menekankan bahwa pemerintah kabupaten siap mendukung penuh setiap upaya pembangunan di desa, termasuk dalam hal penyelesaian permasalahan sosial dan administratif.

Dengan adanya Musrenbang ini, diharapkan pemerintah gampong dapat lebih solid dalam menjalankan tugasnya. Mukhlis berharap agar setiap perangkat desa, mulai dari keuchik, tuha peut, tuha lapan, hingga tengku imum, dapat saling bekerja sama dan tidak mudah terpecah belah oleh kepentingan tertentu.

Ia juga mengingatkan bahwa keharmonisan di tingkat desa akan membawa dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat. Karena itu, ia meminta semua pihak untuk tetap menjalin komunikasi yang baik dan menyelesaikan setiap persoalan dengan musyawarah.

“Desa yang kuat akan menciptakan kabupaten yang maju. Mari kita jaga persatuan dan bekerja sama demi kesejahteraan masyarakat Bireuen,” tutup Mukhlis.heri

Berita Terkait

Hampir Sepekan Berpolemik, Nasib Dokter Laura di RSUD Raja Ampat Temukan Titik Terang
Dr. Padriadi Wiharjokusumo, Advokat Medan yang Dicari Investor Asing dari Asia, Amerika hingga Eropa
Nelayan Meosmanggra Temukan Dugaan Bom Ikan di Waigeo Barat, Ketua HMNI Desak Aparat Bertindak
Setahun Kasus Kecelakaan Laut Tewaskan Dua Orang di Muna Tak Jelas, Kuasa Hukum Soroti Kinerja Penyidik Polres
Surat Pembatalan Tugas dr. Laura Belum Dijawab Bupati, Dokter Tetap Layani Pasien Anak
Surat Pembatalan Penugasan dr. Laura Belum Jelas, Pemkab Raja Ampat Belum Beri Kepastian
Polemik Penugasan dr. Laura Christanty: Antara Dasar Hukum dan Keberlanjutan Layanan RSUD Waisai
GEGER! Kasus Pemindahan dr. Laura Cristanty,S.p.A.,Jadi Sorotan Nasional, Ribuan Pengguna Instagram Bereaksi
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 13:09

Tiga Kompor Gas Meledak di Kantin RSUD Langsa, Api Berhasil Dipadamkan Tanpa Korban Jiwa, Pelayanan tetap Normal

Senin, 2 November 2026 - 12:41

Cak Imin Sentil Kader PKB: Jangan Terlena Kekuasaan, Kuasai Media Sosial dan Hadir untuk Rakyat

Senin, 2 November 2026 - 12:11

Ketua LSM Perkara Aceh Tenggara Ajukan Permintaan DataDinas PERKIM TA 2023 dan 2024, Secara Peroranagan.

Senin, 2 November 2026 - 10:44

Hampir Sepekan Berpolemik, Nasib Dokter Laura di RSUD Raja Ampat Temukan Titik Terang

Senin, 2 November 2026 - 08:35

Laporan Hotline Kapolda Sumut Berujung Penangkapan, Enam Paket Diduga Sabu Diamankan di Sidodadi

Senin, 2 November 2026 - 07:18

Dukung Kebutuhan Daerah, PT PEMA Salurkan Dua Unit Becak Motor untuk Pemko Langsa

Senin, 2 November 2026 - 06:54

Gotong Royong Rampung, Jalan Darurat Natam-Darul Hasanah Kembali Bisa Dilalui Kendaraan

Senin, 2 November 2026 - 05:06

Peringati HSP ke-98, KNPI Langsa Berikan Anugerah Pemuda Award 2026 kepada Puluhan Tokoh Inspiratif

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x