Fajar Trihatya: 80 Tahun Merdeka, Saatnya Generasi Kini Menyalakan Kembali Api Perjuangan

- Editor

Selasa, 12 Agustus 2025 - 00:31

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

Medan | TribuneIndonesia.com — Delapan puluh tahun sudah Sang Saka Merah Putih berkibar di langit nusantara, menjadi saksi bisu perjuangan panjang penuh pengorbanan. Delapan dekade pula rakyat Indonesia menghirup udara kemerdekaan anugerah agung yang lahir dari darah, air mata, dan tekad para pendahulu.

Di momen bersejarah ini, Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi Media Ternama di Kota Medan Fajar Trihatya, SE, menyerukan agar rakyat Indonesia menyalakan kembali api perjuangan yang diwariskan para pahlawan. Baginya, kemerdekaan bukan sekadar catatan sejarah, melainkan amanah suci yang wajib dijaga dan diwujudkan dalam kerja nyata.

“Delapan puluh tahun Indonesia merdeka bukan waktu yang singkat. Ini bukti kekuatan, persatuan, dan pengorbanan para pendahulu. Kini saatnya kita melanjutkan tongkat estafet perjuangan dengan aksi nyata,” tegas Fajar penuh semangat, Senin (11/8/2025).

Fajar mengingatkan, kemerdekaan adalah hadiah terbesar yang hanya diraih dengan keteguhan hati dan keberanian luar biasa. Semangat para pahlawan, katanya, tidak boleh dibiarkan redup. “Kita adalah penerus bangsa yang harus menjaga tanah air dengan ilmu, cinta, dan kontribusi nyata,” ujar pria yang juga menjabat Ketua LPKP Sumut sekaligus Pemimpin Redaksi Media ternama di Kota Medan

Baca Juga:  Hati-Hati pada Senyum yang Terlalu Manis

Menurutnya, merah putih tidak hanya berdiri karena tiang penyangga, tetapi karena jiwa-jiwa yang rela berkorban. “Tugas generasi hari ini adalah memastikan Sang Saka tetap tegak, dijaga keberanian, kejujuran, dan semangat gotong royong,” tandasnya.

Fajar menegaskan, perayaan HUT ke-80 RI bukan sekadar seremoni, melainkan momentum memperkuat persatuan. “Kita kuat saat bersama. Tak ada yang lebih hebat dari bangsa yang berdiri di atas perjuangan rakyatnya sendiri,” ucapnya.

Menutup pesannya, Fajar menyerukan agar seluruh anak bangsa, di manapun berada, memelihara persaudaraan dan menjaga keutuhan negeri. “Kemerdekaan ini bukan hanya milik masa lalu. Ia adalah janji masa depan yang harus kita jaga bersama,” pungkasnya.

Ilham Gondrong

Berita Terkait

Kelangkaan Semen di Aceh, Pemerintah Jangan Biarkan Masyarakat Berjuang Sendiri
Saling Sandera di Cipete: Ketika Hukum Jadi Alat Barter
Nekat Tulis Nama Lengkap Terduga Pelaku? Media dan Wartawan Bisa Digugat, Kebebasan Pers Bukan Kebal Hukum
Kriminalitas Jalanan Ancam Rasa Aman Warga Medan dan Deli Serdang
Dugaan Korupsi Mengemuka, Tersangka Tak Kunjung Ada: Ketua LKGSAI Saidul Angkat Bicara
Angkat Bicara, Anggota LSM KPK RI Saidul Amran: “Kalau Dugaan Penyimpangan Terus Bermunculan Tapi Tak Ada Respons, Publik Berhak Curiga Ada yang Salah”
Jadup Bukan Sulap: Jangan Politisasi Perjuangan, Beri Kesempatan Jeffry Sentana Bekerja
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 08:32

Memimpin Bukan Bermain Catur — Membangun Peradaban atau Menjadi Cerita Keruntuhan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 14:14

Peradaban Bangsa Akan Bersih dan Maju Jika Dimulai dari Indonesia Timur

Senin, 10 Agustus 2026 - 07:44

Jack Ma: Seorang Guru yang Membuktikan — Bukan dengan Buku, Tapi dengan Karya

Senin, 10 Agustus 2026 - 07:38

Sekolah Itu Fondasi: Di Situlah Identitas dan Masa Depan Bangsa Dibentuk

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 04:28

Perampasan Aset Koruptor: Antara Ketakutan Pemegang Kuasa dan Keadilan bagi Rakyat

Jumat, 7 Agustus 2026 - 15:27

Pemimpin Itu Melayani, Bukan Dilayani

Jumat, 7 Agustus 2026 - 03:04

Kekerasan Tidak Pernah Menjadi Jalan Penyelesaian Sesungguhnya

Kamis, 6 Agustus 2026 - 08:06

Menghargai Guru: Kunci Mutlak Lahirnya Generasi Emas

Berita Terbaru

Headline news

Selamat Jalan Kak, Semoga Husnul Khatimah

Kamis, 13 Agu 2026 - 00:59

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x