Walau Direktur Berganti, Air PDAM Tirta Keumueneng Tetap Menguning

- Editor

Sabtu, 10 Mei 2025 - 12:13

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Langsa | TribuneIndonesia.com

10/05/2025, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Keumeuneng Kota Langsa kembali menjadi sorotan. Bukan karena prestasi baru atau inovasi pelayanan, melainkan karena satu masalah klasik yang tak kunjung tuntas, air keruh berwarna kuning yang terus mengalir dari keran pelanggan.

Nama “Tirta Keumeuneng” kini seolah menjadi cerminan kualitas air yang disalurkan ke rumah-rumah warga. Ironisnya, meski manajemen di tubuh PDAM telah berganti, air tetap sama: menguning.

Sudah beberapa kali pergantian direktur dilakukan dengan harapan adanya perbaikan pelayanan dan kualitas air. Namun, kenyataan di lapangan seolah menegaskan bahwa pergantian pucuk pimpinan tak selalu membawa perubahan berarti. Warga masih harus rela mandi, mencuci, hingga memasak dengan air yang jauh dari kata layak.

Baca Juga:  ‎Takut Di Bayang Bayang APH, Kades Hingga Kadus Ancam Dan Teror Warga

“Ganti direktur pun kalau air tetap seperti kopi susu, untuk apa?” keluh salah satu warga Gampong Tualang Teungoh, Langsa Kota.

Kondisi ini menimbulkan banyak pertanyaan. Apakah akar masalahnya ada pada infrastruktur yang sudah usang, sistem pengolahan yang tak memadai, atau sekadar kurangnya keseriusan dari pihak terkait untuk benar-benar memperbaiki kualitas air?

Masyarakat tentu berharap, pergantian direktur bukan hanya sebatas rotasi jabatan, tapi menjadi momentum perubahan nyata. Air bersih adalah kebutuhan dasar, bukan kemewahan. Dan PDAM, sebagai penyedia layanan publik, punya tanggung jawab moral dan profesional untuk memenuhinya.

Kalau namanya Tirta Keumeuneng, jangan sampai masyarakat hanya mendapat kemuning-nya saja, tanpa tirta-nya yang sejati, air bersih dan sehat. (ct)

Berita Terkait

SPDP Janggal, Bos Gumpalan Akan Ajukan Prapradilan
BBM Diduga Disunat di SPBU 14-203-1149 Lau Dendang, Konsumen Merasa Ditipu, Aparat Diminta Turun Tangan
Kolaborasi BANK BRI Kantor Cabang Pondok Gede dengan PNM Wilayah Bekasi Selatan
Peredaran Rokok Ilegal Marak di Takengon, Negara Berpotensi Rugi Besar dari Kebocoran Pajak
Rampcheck di Terminal Pulo Gebang, Jasa Raharja Jaktim Cek Kelayakan Bus
Pengukuhan DPW NCW Bali Jadi Momentum Baru Gerakan Anti-Korupsi di Daerah
Puskesmas Baru Terjepit Bangunan Liar
Bau Busuk Gudang Kemiri Teror Warga
Berita ini 71 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 16 Februari 2026 - 06:18

BBM Diduga Disunat di SPBU 14-203-1149 Lau Dendang, Konsumen Merasa Ditipu, Aparat Diminta Turun Tangan

Senin, 16 Februari 2026 - 03:58

Kolaborasi BANK BRI Kantor Cabang Pondok Gede dengan PNM Wilayah Bekasi Selatan

Senin, 16 Februari 2026 - 03:54

Peredaran Rokok Ilegal Marak di Takengon, Negara Berpotensi Rugi Besar dari Kebocoran Pajak

Senin, 16 Februari 2026 - 03:12

Rampcheck di Terminal Pulo Gebang, Jasa Raharja Jaktim Cek Kelayakan Bus

Senin, 16 Februari 2026 - 02:55

Pengukuhan DPW NCW Bali Jadi Momentum Baru Gerakan Anti-Korupsi di Daerah

Minggu, 15 Februari 2026 - 13:52

Puskesmas Baru Terjepit Bangunan Liar

Minggu, 15 Februari 2026 - 02:44

Bau Busuk Gudang Kemiri Teror Warga

Sabtu, 14 Februari 2026 - 12:49

Mudik Gratis BUMN 2026 Berangkatkan Lebih dari 100 Ribu Pemudik

Berita Terbaru

Pemerintahan dan Berita Daerah

Lapak Disapu, Ruko Disegel

Senin, 16 Feb 2026 - 10:43

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x