Wakil Ketua DPRA”Pembangunan Kantor Bireuen”Cilet Keuno Beouk,Keudeh Beuok”Makanya Mangkrak.

- Editor

Kamis, 17 April 2025 - 01:29

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BIREUEN |Tribuneindonesia.com

Alangkah disayangkan pembangunan beberapa kantor Pemerintah di Bireuen dilaksanakan asal jadi dan terbengkalai tanpa proses penyelesaian banyak yang mangkrak ,seperti pembangunan kantor DPRK di Cot Gapu, Pembangunan Rumah Sakit Regional di Cot Girek, dan Rumah Sakit Peusangan Raya di Kecamatan Peusangan, saluran irigasi di Peudada dan Peusangan, sampai sekarang ini proyek tersebut mangkrak dibiarkan bertahun tahun tanpa ada kepastian kelanjutan dan statusnya, oleh karena itu memerlukan langkah yang konkret agar pembangunan yang terbengkalai dan mangkrak di Bireuen bisa dilanjutkan kembali. Kamis ( 17/04/2025 )

Hal itu langsung disampaikan di hadapan awak media oleh Wakil Ketua DPRA, Ir. H. Saifuddin Muhammad. SE yang di sapa Ayah Fud pada saat selesai pembukaan seleksi atlet sepak bola Pra-PORA di Stadion Cot Gapu Bireuen.

Kata Saifuddin Setelah dia meninjau langsung ke lokasi proyek proyek yang mangkrak, Pemkab Bireuen maupun pihak DPRK seharusnya bisa berkoordinasi untuk mencari solusi yang konkret demi kelanjutan proyek tersebut.

Dan Saifuddin juga menyatakan selaku Wakil Ketua DPRA pihaknya akan melakukan inisiasi antara lain harus duduk dulu dengan pimpinan daerah baik Gubernur Bupati maupun Sekda dan anggota DPR RI yang mewakili dapil II Aceh, untuk membicarakan secara serius terhadap langkah langkah yang akan ditempuh..

Kata Saifuddin kita sekarang ini harus berbicara pembangunan di Bireuen .Pemkab Bireuen harus memiliki konsep yang jelas , agar proyek proyek bisa jelas .
Jika kita membahas mengenai kondisi RSUD dr.Fauziah jangankan menyangkut kenyamanan pasien, pelayanan rumah sakit, kenyamanan parkir pun tidak jelas.

Baca Juga:  Babinsa Koramil 09/Makmur Beri Wawasan Kebangsaan kepada Siswa MIN 10 Bireuen

Pemkab Bireuen harus punya konsep yang jelas agar semua nya bisa di tuntaskan , bahkan ada kegiatan kegiatan infrastruktur yang sudah di gunakan APBA yang tidak fungsional , kita revisi ulang dan disampaikan kembali ke Pemerintah Provinsi Aceh

Karena selama ini mungkin sistem penganggaran kita hanya sifatnya kepentingan bukan sistem kebutuhan ini yang menyebabkan ada kegiatan kegiatan yang tidak bisa di fungsikan, secara perencanaan menurut nya ini salah besar.

jika proyek proyek yang mangkrak tidak bisa diselesaikan dengan Dana otsus , jalan keluar nya adalah pihak ketiga atau bagaimana mencari sumber APBN

Cara sistem penganggaran APBA harus ada perubahan karena selama ini cara cara perencanaan dilakukan, setiap tahun ada pembahasan, dominan untuk kepentingan kelompok ini , kelompok itu.

Kenapa selama ini pembangunan di Kabupaten Bireuen banyak yang mangkrak, karena di anggarkan keunoe di cilet beouk keudeh di cilet beouk, ( artinya, kesini di anggarkan sedikit, kesana di anggarkan sedikit ) sehingga pembangunan yang sedang di kerjakan banyak yang mangkrak, apa salah nya jika anggaran nya sedikit , di fokuskan pada satu titik saja, agar setiap pembangunan yang di kerjakan bisa tuntas tepat waktu tidak mangkrak seperti sekarang ini.

Harapan nya Pemkah Bireuen harus ada gerakan juga, agar proyek proyek mangkrak tersebut bisa tuntas, begitu juga DPRK Bireuen juga harus fokus terhadap pembangunan proyek proyek yang selama ini mangkrak, pungkas nya

Adi S

Berita Terkait

Pemohon Berharap Kadiskes Aceh Tenggara Hadiri Sidang Sengketa Agar Memahami UU Nomor 14 Tahun 2008.
​Sinergi Polri dan Pers: Irjen Johnny Isir Tekankan Kebebasan yang Bertanggung Jawab
Yasinan dan Khanduri Warnai Peringatan Malam Nisfu Sya’ban di Gampong Abeuk Jaloh
Kepala SMA Negri 2 Lawe Sigala gala Tahun 2008.
Kepala SMA Negri 2 Lawe Sigala gala Abaikan Panggilan Sidang KIA Kangkangi UU No 14 Tahun 2008.
Nasib PPPK Paruh Waktu 2026 Ditentukan 11 Kondisi, Melanggar Netralitas Langsung Putus Kontrak
Oknum KaDinkes Agara Diduga Bungkam Kepada Media Terkesan Tertutup. 
Gandeng Kepolisian, PPS Bitung Targetkan Tata Kelola Pengamanan Pelabuhan yang Profesional
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 08:14

Kepala SMA Negeri 2 Lawe Sigala-Gala Membangkang Sidang KIA, Terancam Sanksi Administratif hingga Pidana UU KIP

Selasa, 3 Februari 2026 - 05:04

Deli Serdang Bergejolak, Mahasiswa Kepung DLH, Dugaan Limbah Beracun Seret Nama Pabrik dan Pejabat

Senin, 2 Februari 2026 - 07:55

Pegawai Desa Sena Diduga Rangkap Jabatan Jadi Security Sport Center, Kepala Desa Disorot Soal Pembiaran

Jumat, 30 Januari 2026 - 12:26

Sinergi Seni dan Pemerintahan, Papa-kini Apresiasi Kinerja Wakil Bupati Pidie

Jumat, 30 Januari 2026 - 04:49

Pemkab Aceh Tenggara Tuntaskan Expose JITUPASANA, Dokumen R3P Resmi Diserahkan ke Pemerintah Aceh

Jumat, 30 Januari 2026 - 03:45

Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Desa Seuneubok Saboh Verifikasi Pengalihan Data (KPM) Miskin dan Kurang Diduga Pada Oktober & Desember 2025 di Lakukan Oknum Tanpa Musyawarah

Jumat, 30 Januari 2026 - 02:28

AMAN Aceh Desak KPK Supervisi Pengelolaan Dana Bencana

Kamis, 29 Januari 2026 - 15:03

Tim Optimalisasi PAD Deli Serdang Ditolak Masuk Perusahaan, PT Ganda Saribu Jadi Catatan Khusus

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x