Skandal Aset Desa Cikuya: Dua Randis Raib, Sekdes Menghilang, Publik Minta Audit Total

- Editor

Sabtu, 1 November 2025 - 12:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PANDEGLANG|Tribuneindonesia.com 

Dua unit kendaraan dinas (randis) milik Pemerintah Desa Cikuya, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Pandeglang, mendadak raib tanpa jejak. Aset desa berupa Honda Versa dan Kawasaki KLX tersebut kini menjadi buah bibir di kalangan masyarakat yang mempertanyakan ke mana hilangnya kendaraan tersebut.

Menurut informasi dari salah satu warga yang enggan disebutkan namanya, sebut saja S, dua kendaraan itu terakhir kali sering digunakan oleh Sekretaris Desa (Sekdes) Cikuya. Namun kini, keberadaannya tak jelas rimbanya.

“Dulu sering dibawa-bawa sama Pak Carik (Sekdes) itu, Kang. Tapi waktu ditanya ke Pak Kades, katanya beliau juga nggak tahu di mana kendaraannya sekarang. Katanya sudah ditanya ke Sekdes, tapi jawabnya cuma ‘iya, ada’ — tapi entah di mana,” tutur S kepada wartawan.

Saat tim media mencoba meminta konfirmasi langsung kepada Sekretaris Desa Cikuya, baik di kantor desa maupun di kediamannya, hasilnya nihil — yang bersangkutan tidak dapat ditemui.

Sementara itu, Kepala Desa Cikuya, Bukhori, SE, saat dimintai tanggapan terkait dugaan hilangnya dua unit kendaraan dinas tersebut, tampak berhati-hati dalam menjawab.

“Silakan langsung konfirmasi ke yang bersangkutan (Sekdes). Saya juga sudah pernah tanya soal kendaraan dinas itu, tapi sampai sekarang belum ada jawaban yang pasti,” ujar Kades Bukhori singkat.

Kasus hilangnya dua randis desa ini sontak mendapat sorotan tajam dari kalangan pers dan aktivis pengawasan publik. Jaka Somantri, Sekretaris Jenderal Asosiasi Wartawan Demokrasi Indonesia (AWDI) DPC Kabupaten Pandeglang, menyebut kasus ini tidak bisa dianggap sepele.

Baca Juga:  Dana Desa Rp380 Juta Diduga Disalahgunakan, Warga Gampong Keutapang Guncang

“Ini bukan sekadar motor dinas hilang. Ini soal pengelolaan aset negara di tingkat desa yang harus dipertanggungjawabkan secara hukum. Jangan sampai ada oknum yang merasa kebal hukum karena berseragam aparat desa. Kami mendesak Inspektorat dan Aparat Penegak Hukum (APH) segera turun tangan dan melakukan audit aset Desa Cikuya secara menyeluruh,” tegas Jaka.

Lebih lanjut, AWDI menilai kasus ini mencerminkan buramnya transparansi dan lemahnya kontrol internal di tubuh Pemerintah Desa Cikuya. Jika benar kendaraan dinas tersebut disalahgunakan atau bahkan “digelapkan”, maka hal itu merupakan bentuk pengkhianatan terhadap amanah publik.

Hilangnya dua randis desa bukan sekadar soal kendaraan, tapi cerminan rapuhnya tata kelola aset publik. Masyarakat berhak tahu ke mana arah uang rakyat mengalir, dan aparat desa wajib menjaga kepercayaan yang telah diberikan.

Jika benar ada “tangan-tangan nakal” yang bermain di balik hilangnya aset tersebut, maka publik menuntut pertanggungjawaban nyata, bukan sekadar alasan klise dan janji kosong.

Sebab desa bukan milik segelintir orang — desa adalah milik rakyat, dan rakyat berhak menuntut kejujuran!.”(Tim/red)

Berita Terkait

GRPK dan BBHAR Satukan Langkah Perkuat Advokasi Hukum, Bongkar Dugaan Persoalan Alsintan Kelompok Tani Rukun Sena
Banyak Desa di Aceh Tenggara Diduga Abaikan Kewajiban Publikasi APBDes, Bupati Diminta Bertindak Tegas
Baru Jadi Dirut PLN Lagi, Darmawan Prasodjo Langsung Bohongi Rakyat Soal Kebutuhan Batubara PLTU
Titiek Soeharto Apresiasi Transformasi Nusakambangan Jadi Sentra Ketahanan Pangan dan Pembinaan Warga Binaan
Ir. Iskandar DPRA Semangati 7 Atlit Tarung Derajat Simeulue Lolos Pora
Dari Akademisi hingga Praktisi, Arief Martha Rahadyan Mendapat Apresiasi atas Kiprah dan Gagasannya
Babak Baru BPKP ACEH Resmi Mulai Audit Persoalan PT. Raja Marga
Kunjungan Takziah dan Penyaluran Santunan: Bukti Perhatian Pemerintah Gampong bagi Warga Berduka
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 11:42

Banyak Desa di Aceh Tenggara Diduga Abaikan Kewajiban Publikasi APBDes, Bupati Diminta Bertindak Tegas

Senin, 22 Juni 2026 - 10:37

Baru Jadi Dirut PLN Lagi, Darmawan Prasodjo Langsung Bohongi Rakyat Soal Kebutuhan Batubara PLTU

Minggu, 21 Juni 2026 - 16:35

Titiek Soeharto Apresiasi Transformasi Nusakambangan Jadi Sentra Ketahanan Pangan dan Pembinaan Warga Binaan

Minggu, 21 Juni 2026 - 12:32

Ir. Iskandar DPRA Semangati 7 Atlit Tarung Derajat Simeulue Lolos Pora

Minggu, 21 Juni 2026 - 09:37

Dari Akademisi hingga Praktisi, Arief Martha Rahadyan Mendapat Apresiasi atas Kiprah dan Gagasannya

Sabtu, 20 Juni 2026 - 15:11

Babak Baru BPKP ACEH Resmi Mulai Audit Persoalan PT. Raja Marga

Sabtu, 20 Juni 2026 - 07:18

Kunjungan Takziah dan Penyaluran Santunan: Bukti Perhatian Pemerintah Gampong bagi Warga Berduka

Sabtu, 20 Juni 2026 - 06:07

Wakil Ketua DPW FRN Fast Respon Counter Polri Nusantara Provinsi Aceh Syahbudin Padang Ucapkan Selamat Ulang Tahun kepada Kapolda Aceh Irjen Pol. Marzuki Alibasyah

Berita Terbaru

Pemerintahan dan Berita Daerah

Bupati Deli Serdang Pastikan Program Prioritas Menyentuh Warga Kutalimbaru

Selasa, 23 Jun 2026 - 00:49

Pemerintahan dan Berita Daerah

Deli Serdang Perkuat Struktur Organisasi, 18 Pejabat Baru Dilantik

Senin, 22 Jun 2026 - 17:36

Pemerintahan dan Berita Daerah

Wabup Deli Serdang Tegaskan Dukungan Keberlanjutan Program MBG

Senin, 22 Jun 2026 - 17:21