Sinergi Lintas Sektor Jamin Kekhusyukan Jumat Agung di Bitung

- Editor

Jumat, 3 April 2026 - 12:03

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bitung | Tribuneindonesia.comAtmosfer spiritual yang kental menyelimuti Kota Bitung saat ribuan umat Kristiani melangsungkan ibadah Jumat Agung pada Jumat (3/4/2026).

Di balik kekhusyukan doa-doa yang dipanjatkan, terlihat kesiagaan penuh dari aparat keamanan yang berjaga di setiap sudut rumah ibadah demi menjamin kelancaran peringatan wafatnya Yesus Kristus tersebut.

​Sebanyak 172 personel dari Kepolisian Resor (Polres) Bitung dikerahkan untuk mengawal jalannya rangkaian ibadah. Tidak bergerak sendirian, Polri turut menggandeng jajaran TNI serta berbagai unsur mitra keamanan lainnya guna memastikan setiap jemaat dapat beribadah tanpa rasa was-was di ratusan gereja yang tersebar di wilayah hukum setempat.

​Operasi pengamanan berskala besar ini dimulai serentak sejak pukul 08.00 WITA.

Kepemimpinan langsung diambil alih Kapolres Bitung, AKBP Albert Zai, S.I.K., M.H., yang turun ke lapangan bersama Wakapolres Kompol J.H. Daniel Korompis, S.E., serta Kabag Ops AKP Novrianto Sadia untuk memantau situasi secara real-time.

​Delapan kecamatan di Kota Bitung, mulai dari Maesa hingga Lembeh Utara, menjadi titik fokus konsentrasi personel.

Kehadiran aparat ini bukan sekadar rutinitas formal, melainkan manifestasi nyata dari komitmen Polri dalam memberikan perlindungan dan pelayanan prima bagi masyarakat yang tengah menjalankan kewajiban religiusnya.


​Menariknya, pengamanan ini mencerminkan potret toleransi yang kuat di Kota Cakalang. Di lapangan, personel Kodim 1310/Bitung bersinergi dengan Satpol PP, Senkom, hingga organisasi kemasyarakatan lintas agama seperti Banser Ansor, Panji Yosua, Legium Cristum, serta para pemuda setempat yang turut menjaga gerbang-gerbang gereja.


​Strategi yang diterapkan tim gabungan mencakup pengawasan menyeluruh, mulai dari manajemen arus lalu lintas untuk mencegah kemacetan hingga patroli dialogis di sekitar area gereja.

Baca Juga:  Enam Bulan Absen Masuk Kantor, ASN Di Dinas LHK Agara Dilaporkan.

Pendekatan humanis ini sengaja dikedepankan guna menjaga harmoni dan kedamaian antarumat beragama yang selama ini terjaga dengan baik.

Mewakili Kapolres Bitung, Kabag Ops AKP Novrianto Sadia menegaskan bahwa tugas ini merupakan bagian dari tanggung jawab negara dalam menjamin kebebasan beribadah.

Ia menekankan bahwa prioritas utama kepolisian adalah terciptanya rasa aman bagi warga yang sedang memperingati hari suci tersebut.

​”Kehadiran kami bertujuan untuk memastikan seluruh rangkaian ibadah Jumat Agung berlangsung aman, lancar, dan penuh khusyuk. Kami berupaya memberikan kenyamanan maksimal sehingga jemaat bisa beribadah dengan tenang,”

jelas AKP Novrianto Sadia dalam keterangannya di sela-sela pemantauan.

​Lebih lanjut, ia menggarisbawahi bahwa kunci suksesnya stabilitas keamanan di Kota Bitung terletak pada kolaborasi yang solid antarinstansi.

Menurutnya, keterlibatan berbagai elemen masyarakat menjadi modal penting dalam memelihara situasi Kamtibmas yang kondusif di tengah momentum hari besar keagamaan.

​Ibadah peringatan kematian Yesus Kristus itu sendiri berlangsung dengan khidmat, diisi dengan pembacaan firman, puji-pujian, serta doa syafaat yang mendalam.

Jemaat di berbagai denominasi gereja mengikuti prosesi dengan tertib hingga seluruh rangkaian ibadah mencapai puncaknya pada tengah hari.

​Tepat pukul 12.30 WITA, rangkaian ibadah di seluruh wilayah dilaporkan berakhir dengan situasi yang tetap aman dan terkendali.

Keberhasilan pengamanan ini menjadi bukti nyata peran Polri sebagai pelindung dan pengayom masyarakat yang hadir secara humanis di tengah momen-momen penting warga. (Kiti)

Berita Terkait

Kementerian Kebudayaan Jajaki Kolaborasi dengan Danantara dan Jasa Raharja Hadirkan Museum Film di Kota Tua Jakarta
Warga Sangat Kecewa PUPR Agara Abaikan Perawatan Jalan bukit Mbarung -Rambung Teldak
​Wali Kota Hengky Honandar Terima Kunjungan BNPB, Perkuat Koordinasi Pemulihan Bencana
​Kajari Bitung Sampaikan Ucapan Selamat Memperingati Jumat Agung bagi Umat Kristiani
Viral di Medsos, Aksi Pengeroyokan di Sesetan Denpasar Selatan, Polisi Buru Pelaku
Gelombang Protes, SOMASI Pertanyakan Keberadaan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Langsa
Mata Air Danowudu Keruh Pasca Gempa, Manajer Perumda Duasudara Sampaikan Permohonan Maaf kepada Warga Bitung
Respons Cepat Pasca Gempa, Perumda Duasudara Tinjau Kualitas Air di Mata Air Danowudu
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Selasa, 31 Maret 2026 - 06:30

Lalat di Minuman Antara Hadits, Sains, dan Kesehatan Modern

Sabtu, 28 Maret 2026 - 04:51

Peta Tubuh di Telapak Kaki Antara Mitos, Terapi, dan Fakta Medis

Rabu, 25 Maret 2026 - 14:00

“Wak Labu ! Raja Licik yang Paling Pintar… Mengelabui Rakyat Sendiri”

Selasa, 24 Maret 2026 - 15:17

TTI Mendesak Kajari Aceh Besar Usut Kasus THR dan Gaji ke 13 Guru di Kabupaten Aceh Besar sejumlah Rp.17,44 Milyar.

Kamis, 12 Maret 2026 - 04:26

Program Makan Bergizi Gratis: Investasi Masa Depan atau Sekadar Proyek Populis?

Kamis, 5 Maret 2026 - 15:15

Bhayangkara di Garis Pengabdian: Menjaga Negeri tak kenal waktu

Rabu, 4 Maret 2026 - 13:21

Agama Menguatkan Bhayangkara

Rabu, 4 Maret 2026 - 12:28

Syariat Islam di Kota Langsa Kian Melemah: Ketika Dinas Syariat Hanya Menerima Laporan Tanpa Kewenangan Bertindak

Berita Terbaru