Gelombang Protes, SOMASI Pertanyakan Keberadaan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Langsa

- Editor

Jumat, 3 April 2026 - 02:32

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Ilustrasi

Caption : Ilustrasi

Langsa | Tribuneindonesia.com — forum Solidaritas Masyarakat Sipil Kota Langsa (SOMASI) melontarkan kritik tajam terhadap kepemimpinan Pemerintah Kota Langsa yang dinilai minim kehadiran di tengah situasi krisis. Baik saat bencana banjir melanda, aksi demonstrasi masyarakat berlangsung, hingga proses penanganan darurat, sosok Wali Kota dan Wakil Wali Kota disebut tidak terlihat di lapangan.

SOMASI dalam pernyataannya menyebut, ketidakhadiran pimpinan daerah di momen-momen krusial menimbulkan tanda tanya besar di tengah masyarakat. “Dalam kondisi darurat seperti banjir, publik membutuhkan kehadiran langsung pemimpin sebagai bentuk tanggung jawab moral dan kepemimpinan. Namun yang terlihat justru Sekretaris Daerah yang terus tampil di depan,” ujar Zulfadli didampingi dua rekan somasi yang lain M.Amrizal (Tgk Maop) dan Chaidir Toweren.

Fenomena ini, menurut SOMASI, bukan hanya terjadi sekali. Saat gelombang demonstrasi masyarakat Kota Langsa mencuat beberapa waktu lalu, kondisi serupa juga terjadi. Wali Kota dan Wakil Wali Kota dinilai tidak hadir untuk memberikan penjelasan langsung kepada publik maupun meredam ketegangan sosial.

“Ini bukan sekadar soal kehadiran fisik, tetapi menyangkut komitmen dan keberpihakan kepada masyarakat. Ketika rakyat sedang menghadapi kesulitan, pemimpin seharusnya berada di garis depan, bukan justru menghilang,” tegasnya.

Baca Juga:  SOMASI: DPMG Langsa Bikin Kebijakan Tanpa Hitung Dampak, Pilchiksung Terancam Kacau

Di tengah situasi tersebut, muncul pula sindiran bernuansa guyonan dari warga yang dengan cepat menyebar di tengah masyarakat. Seorang warga menyebut kondisi ini dengan istilah, “BL 6 F rasa BL 1 F,” yang secara implisit menggambarkan ketimpangan antara harapan dan realitas pelayanan yang dirasakan.

Meski terdengar ringan, pernyataan tersebut mencerminkan kekecewaan publik yang semakin meluas. SOMASI menilai, pemerintah kota perlu segera memberikan klarifikasi terbuka agar tidak memunculkan spekulasi liar di tengah masyarakat.

“Pertanyaannya sederhana, apakah ini bagian dari strategi komunikasi, bentuk pengalihan isu, atau justru indikasi sengaja menghindar dari tanggung jawab?” lanjut pernyataan tersebut.
SOMASI mendesak agar Wali Kota dan Wakil Wali Kota Langsa segera tampil ke publik, memberikan penjelasan yang transparan, serta memastikan bahwa penanganan bencana dan aspirasi masyarakat ditangani secara serius dan terkoordinasi.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Wali Kota maupun Wakil Wali Kota terkait kritik yang disampaikan oleh SOMASI tersebut. Sementara itu, masyarakat masih menanti kejelasan di tengah situasi yang membutuhkan kepemimpinan yang tegas, responsif, dan hadir secara nyata. (An)

Berita Terkait

Proyek Irigasi P3-TGAI Rp195 Juta di Aceh Tenggara Diduga “Akal-Akalan”, Serobot Lahan Warga & Mutu Fisik Ambrol!
Kasek,Bendahara dan SLTA Bireuen Ikuti Sosialisasi IBC Bank Aceh Syariah
Tos-tosan Menegangkan! Putra Lancang Kembang Tonjong Bungkam UFC Gajah Ayee, NSS Grong-Grong Beri Dukungan
Polda Banten Ucapkan Selamat Hari Maritim Nasional 2026, Bersatu untuk Laut, Berdaulat untuk Indonesia Maju
Camat Peusangan Selatan Lantik Ramadhan dan Hasbi sebagai Keuchik
Miras Ilegal Diduga Marak di Waisai, Penertiban Dipertanyakan
Pusziad Pamerkan Jembatan Hingga Pembangkit Listrik Portabel di TNI Fair HUT ke-79 TNI
PENGUKUHAN: PROF. DR. JOKO ISMUHADI Mendapatkan  GELAR PROFESOR KEHORMATAN DI MALAYSIA
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 15:41

Belum Punya Sertifikat UKW, Bukan Berti Tak Boleh Meliput! Dewan Pers Luruskan Polemik Wartawan

Rabu, 23 September 2026 - 15:30

Reses di Bintang Meriah, Dewi Fitriana Paparkan Pemberdayaan Masyarakat dan Evaluasi MBG

Rabu, 23 September 2026 - 12:30

FPRMI Aceh Desak BNN-Mabes Polri Usut Oknum Anggota DPR dan Pejabat Aceh

Rabu, 23 September 2026 - 07:49

Infrastruktur Lemah dan Kemiskinan Ganjal Ekonomi Biru di Simeulue, Denfinal Dorong Reorientasi Kebijakan

Rabu, 23 September 2026 - 07:35

Donni Dituduh Mencuri, Diseret dan Diusir, GRPK Soroti Aksi Main Hakim di Tanah Karo

Selasa, 22 September 2026 - 12:55

BNN Kota Denpasar Hadiri Perpanjangan MoU BNN RI dan Australian Federal Police

Selasa, 22 September 2026 - 12:05

PKB Langsa Bangkit, Struktur DPAC Diperkuat, Target Kursi DPRK Mulai Dibidik

Selasa, 22 September 2026 - 11:06

Miras Ilegal Diduga Marak di Waisai, Penertiban Dipertanyakan

Berita Terbaru