Sahuti Aspirasi Warga Terdampak Banjir, BNPB Pusat Dan Pemkab Bireuen Bangun 3.692 Hunian Tetap

- Editor

Rabu, 7 Januari 2026 - 02:21

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bireuen/Tribuneindonesia.com

Dalam menyahuti Aspirasi yang muncul dari masyarakat korban banjir yabg ada di kabupaten Bireuen, Pemerintah Kabupaten Bireuen mengambil langkah strategis dan berpihak pada aspirasi masyarakat dalam penanganan pascabanjir besar.

Pembangunan Hunian Sementara (Huntara), Pemkab Bireuen melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) memutuskan untuk langsung merealisasikan pembangunan Hunian Tetap (Huntap) bagi warga terdampak.

Sementara itu Keuchik Gampong Abeuk Jaloh, Fathar Ismail kepada media Tribuneindonesia.com ini mengatakan, mengapresiasi perhargaan setinggi-tingginya dan kebijakan yang di ambil oleh Bupati Bireuen H Mukhlis ST, dalam Pembangunan Hunian Sementara (Huntara), Pemkab Bireuen melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) memutuskan untuk langsung merealisasikan pembangunan Hunian Tetap (Huntap) bagi warga terdampak.

Kebijakan tersebut terungkap dalam rapat koordinasi yang digelar di Pendopo Bupati Bireuen dan dihadiri langsung oleh Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Pusat, Letnan Jenderal TNI Suharyanto, Selasa (6/1/2026).

Pelaksana Tugas Kepala Pelaksana BPBD kabupaten Bireuen, Doli Mardian, menjelaskan bahwa keputusan membangun Huntap merupakan respons atas aspirasi masyarakat di sejumlah titik terdampak banjir, mulai dari Gampong Kubu hingga Kecamatan Peusangan Siblah Krueng.

Baca Juga:  Kisruh Data Bantuan Banjir, SOMASI Ancam Surati BNPB Pusat

“ Seluruh masyarakat meminta hunian permanen. Mereka menilai Huntara tidak memberikan kepastian kepemilikan dan berpotensi membuat warga harus berpindah kembali di kemudian hari,” ujar Doli Mardian yang ditemui selesai rapat. .

Lebih lanjut Doli Mardian menjelaskan pembangunan rumah contoh Huntap dijadwalkan hari Rabu (7/1/2026). Gampong Balee Panah ditetapkan sebagai lokasi perdana peletakan batu pertama.

“Bapak Bupati Bireuen bersama perwakilan BNPB Pusat dan pihak vendor akan melakukan peletakan batu pertama. Ini menandai dimulainya pembangunan fisik Huntap secara nyata,” jelas Doli.

Pemkab Bireuen menjadwalkan pembangunan rumah huntap dimulai pada 7 Januari 2026 diGampong Balee Panah ditetapkan sebagai lokasi awal peletakan batu pertama “ungkapnya.

keputusan membangun Huntap langsung diambil setelah mendengar aspirasi masyarakat di berbagai titik terdampak, mulai dari Gampong Kubu hingga Peusangan Siblah Krueng.

Warga menolak opsi pembangunan hunian sementara (Huntara) karena dianggap tidak memberikan kepastian kepemilikan.

Langkah ini adalah sebagai bukti komitmen pemerintah daerah hadir secara nyata dalam menangani masalah bencana alam yang di hadapi masyarakat kabupaten bireuen, “tutupnya.

Berita Terkait

Listrik Jakarta Berulang Kali Padam, IWO Desak Evaluasi Total PLN hingga Pencopotan Dirut
Bupati Bireuen membuka Rakor GTRA Kabupaten Bireuen Tahun 2026
​Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Sampaikan Penghormatan Terakhir kepada Laksma TNI Febri Yakob
Jasa Raharja Perkuat Transformasi Digital dalam Rakor Pembina Samsat 2026 di Semarang
Sosialisasi Penanganan Darurat Bencana Hidrometeorologi Dalam Rangka Bimbingan Teknis Tim Pendataan Rumah Rusak Tahap II Di Kabupaten Bireuen
DPC 212 Rakyat Makmur Sejahtera Kabupaten Tulungagung Prihatin Dengan Adanya Dugaan Pungli
Polsek Matuari Respons Cepat Keluhan Bau Limbah yang Viral di Media Sosial
SMKN 2 Bitung Perketat Keamanan Usai Insiden Penyerangan Siswa di Area Luar Sekolah
Berita ini 102 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 06:51

Listrik Jakarta Berulang Kali Padam, IWO Desak Evaluasi Total PLN hingga Pencopotan Dirut

Kamis, 23 April 2026 - 05:56

Bupati Bireuen membuka Rakor GTRA Kabupaten Bireuen Tahun 2026

Kamis, 23 April 2026 - 03:38

​Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Sampaikan Penghormatan Terakhir kepada Laksma TNI Febri Yakob

Kamis, 23 April 2026 - 02:21

Sosialisasi Penanganan Darurat Bencana Hidrometeorologi Dalam Rangka Bimbingan Teknis Tim Pendataan Rumah Rusak Tahap II Di Kabupaten Bireuen

Kamis, 23 April 2026 - 02:13

DPC 212 Rakyat Makmur Sejahtera Kabupaten Tulungagung Prihatin Dengan Adanya Dugaan Pungli

Kamis, 23 April 2026 - 01:03

Polsek Matuari Respons Cepat Keluhan Bau Limbah yang Viral di Media Sosial

Rabu, 22 April 2026 - 14:30

SMKN 2 Bitung Perketat Keamanan Usai Insiden Penyerangan Siswa di Area Luar Sekolah

Rabu, 22 April 2026 - 06:05

Percepat Kepastian Hukum, Pemkot Bitung Dorong Sertifikasi Tanah Melalui Program PTSL

Berita Terbaru