Revitalisasi SD Negeri Muara Situlen Rp913 Juta: Proyek Pemulihan atau Sekadar Tambal Sulam

- Editor

Kamis, 11 Juni 2026 - 22:57

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TRIBUNEINDONESIA | KUTA CANE – Proyek revitalisasi SD Negeri Muara Situlen, Kecamatan Babul Makmur, Kabupaten Aceh Tenggara, yang menelan anggaran APBN 2026 sebesar Rp913.888.289, mulai menjadi sorotan. Di tengah harapan masyarakat terhadap pemulihan sarana pendidikan pascabanjir bandang November 2025, muncul sejumlah pertanyaan mengenai pelaksanaan dan transparansi pekerjaan di lapangan.

Berdasarkan informasi pada papan proyek, kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) dengan masa pelaksanaan 150 hari kalender. Namun, saat dilakukan pemantauan di lokasi, sejumlah pekerjaan masih berlangsung, seperti pemasangan plafon, pengecatan dinding, dan pemasangan keramik.

Yang menarik, ketika awak media mencoba menggali informasi lebih lanjut mengenai progres pekerjaan, pihak yang dapat ditemui di lokasi hanyalah para pekerja. Mereka mengaku baru bekerja sekitar satu minggu dan menyebut penanggung jawab proyek tidak berada di tempat.

Kondisi ini menimbulkan pertanyaan mendasar. Dengan nilai anggaran yang mendekati Rp1 miliar, sejauh mana masyarakat dapat mengakses informasi mengenai perencanaan, progres fisik, serta rincian penggunaan anggaran proyek tersebut?

Sebagai proyek yang dibiayai uang negara, publik berhak mengetahui secara rinci komponen pekerjaan yang dikerjakan. Apakah revitalisasi hanya mencakup perbaikan ringan seperti plafon, cat, dan keramik, atau terdapat pekerjaan struktural lain yang memang dibutuhkan akibat dampak banjir bandang?

Baca Juga:  Mabit Ke Tiga Mumtaz Mahal Academy Hadirkan Malam Penuh Makna Bangun Iman Takwa dan Karakter Peserta Didik

Bencana yang melanda Desa Muara Situlen pada November 2025 memang meninggalkan kerusakan signifikan. Luapan Sungai Alas merendam permukiman warga, lahan pertanian, serta fasilitas pendidikan. Namun, besarnya kerusakan dan besarnya anggaran pemulihan seharusnya dapat dijelaskan secara terbuka kepada masyarakat.

Transparansi menjadi kunci untuk menghindari munculnya spekulasi dan kecurigaan. Publik tentu berharap setiap rupiah dana APBN yang dialokasikan untuk pemulihan pendidikan benar-benar menghasilkan bangunan yang berkualitas, aman, dan mampu digunakan dalam jangka panjang.

Pengawasan dari instansi terkait, aparat pengawas internal pemerintah, serta partisipasi masyarakat menjadi penting agar proyek revitalisasi ini berjalan sesuai perencanaan. Sebab, yang dipertaruhkan bukan hanya bangunan sekolah, melainkan juga hak anak-anak untuk memperoleh fasilitas pendidikan yang layak setelah terdampak bencana.

Hingga berita ini ditulis, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak pelaksana proyek maupun instansi terkait mengenai progres pekerjaan dan rincian pelaksanaan revitalisasi tersebut. Media ini masih berupaya memperoleh konfirmasi untuk melengkapi informasi dan memberikan gambaran yang utuh kepada publik. :::

Artikel ini menggunakan pendekatan investigatif dengan menyoroti aspek transparansi, pengawasan, dan akuntabilitas tanpa menuduh adanya korupsi atau penyimpangan yang belum terbukti.***

Berita Terkait

Operasi Patuh Klabat 2026: Polres Bitung Padukan Ketegasan Hukum dan Kepedulian Pendidikan
Nelayan Meosmanggra Temukan Dugaan Bom Ikan di Waigeo Barat, Ketua HMNI Desak Aparat Bertindak
Bireuen Darurat Judol & Narkoba: Kapolres AKBP Yulhendri Tabuh Genderang Perang!
PT Jasa Raharja (Persero) Kantor Wilayah Utama DKI Jakarta Dukung Operasi Patuh Jaya 2026, Perkuat Sinergi Wujudkan Lalu Lintas Berkeselamatan
PT Jasa Raharja (Persero) Kantor Wilayah Utama DKI Jakarta Berkolaborasi dalam menangani Kemacetan dan Keselamatan Lalu Lintas Bersama Stakeholders
Jasa Raharja Bersama Stakeholder Jakarta Timur Dorong Peningkatan Keselamatan Berlalu Lintas
Melalui Program MUKL, PT Jasa Raharja (Persero) Kantor Wilayah Utama DKI Jakarta Tingkatkan Kesadaran Kesehatan dan Keselamatan Berlalu Lintas
Dukung Program Kapolri, Kapolres Bireuen Pimpin Penanaman Pohon ‘Green Policing’ di Jangka
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 11:29

PT Jasa Raharja (Persero) Kantor Wilayah Utama DKI Jakarta Dukung Operasi Patuh Jaya 2026, Perkuat Sinergi Wujudkan Lalu Lintas Berkeselamatan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 11:27

PT Jasa Raharja (Persero) Kantor Wilayah Utama DKI Jakarta Berkolaborasi dalam menangani Kemacetan dan Keselamatan Lalu Lintas Bersama Stakeholders

Jumat, 30 Oktober 2026 - 11:25

Jasa Raharja Bersama Stakeholder Jakarta Timur Dorong Peningkatan Keselamatan Berlalu Lintas

Jumat, 30 Oktober 2026 - 11:23

Melalui Program MUKL, PT Jasa Raharja (Persero) Kantor Wilayah Utama DKI Jakarta Tingkatkan Kesadaran Kesehatan dan Keselamatan Berlalu Lintas

Jumat, 30 Oktober 2026 - 11:07

Dukung Program Kapolri, Kapolres Bireuen Pimpin Penanaman Pohon ‘Green Policing’ di Jangka

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:42

Perangi Narkoba Hingga Judol, Kapolres Bireuen Dobrak Kesadaran Warga di Mimbar Jum’at

Jumat, 30 Oktober 2026 - 07:56

Perkuat Karakter Boarding School, SMPN 2 Bireuen Hadirkan Penceramah Karismatik Tgk Syahrul

Jumat, 30 Oktober 2026 - 05:59

Surat Pembatalan Tugas dr. Laura Belum Dijawab Bupati, Dokter Tetap Layani Pasien Anak

Berita Terbaru