Polemik Kepsek SMKN 1 Pante Bidari Mulai Dari Dana Bos, Sampai Kutipan Osis Hingga Blokir Nomor Wartawan

- Editor

Kamis, 7 Agustus 2025 - 10:58

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Timur | TribuneIndonesia.com

Pendidikan sebagai lokomotif perkembangan generasi bangsa tentunya pendidikan mesti dipimipin oleh orang yang punya prilaku yang baik serta transparan dan menjadi suri tauladan bagi guru dan siswa,namun tersebut berbanding terbalik dengan tingkah Kepala SMKN 1 Pante Bidari yang bersikap kebal hukum begitu juga gemar memblokir nomor wartawan yang dinilai kritis.

Persoalan adanya dugaan indikasi korupsi Dana Bos yang dilakukan oleh Kepala Sekolah SMKN 1 Pante Bidari menuai tanda tanya publik terhadap respon dan komitmen pemberantasan korupsi yang di gaungkan oleh aparat penegak hukum,sebab meski diberitakan berkali-kali sang kepala Sekolah tidak kunjung diperiksa.

Ataukah kepala sekolah tersebut kebal terhadap hukum dinegara ini ataukah ada orang-orang tertentu yang mendekingi kepala sekolah tersebut sehingga Aparat penegak hukum enggan untuk melakukan pemeriksaan.

Tidak hanya persoalan Dana Bos saja,SMKN 1 Pante Bidari juga mengutip iuran dana OSIS per triwulan siswa wajib membayar iuran sebesar 60.000 per siswa,dengan dalih uang tersebut digunakan untuk membantu keluarga siswa jika ada musibah seperti meninggal dunia.

Namun ironisnya uang iuran OSIS tersebut tidak pernah digunakan untuk hal yang di sebutkan,alaih-alih digunakan untuk membantu keluarga siswa yang musibah,uang tersebut malah digunakan untuk membeli karangan dan hadiah yang diberikan untuk guru,saat memperingati hari guru,namun untuk membantu kelurga siswa yang musibah,siswa terpaksa mengumpulkan sedekah tersebut diluar uang iuran OSIS tersebut.

Hal tersebut justru menjadi tabir baru yang menjadi perhatian publik,berdasarkan Pasal 1 ayat (2) Permendikbud Nomor 44 Tahun 2012 tentang Pungutan dan Sumbangan Biaya Pendidikan pada Satuan Pendidikan Dasar, juga dijelaskan bahwa pungutan adalah penerimaan biaya pendidikan baik berupa uang dan/atau barang/jasa pada satuan pendidikan dasar yang berasal dari peserta didik atau orangtua/wali secara langsung yang bersifat wajib, mengikat, serta jumlah dan jangka waktu pemungutannya ditentukan oleh satuan pendidikan dasar.

Baca Juga:  Opini: Kuatnya Tahta Direktur RSUD Muyang Kute di Tengah Derasnya Badai Masalah

Namun Menurut Pasal 6 poin (1), pembiayaan pendidikan dengan melakukan pungutan hanya dibolehkan untuk satuan pendidikan yang diselenggarakan oleh masyarakat. Sedangkan satuan pendidikan yang diselenggarakan oleh pemerintah pusat/daerah tidak diperkenankan untuk menarik pungutan.

Tidak hanya itu Kepala SMKN 1 Pante Bidari diduga memblokir nomor kontak wartawannya,hal tersebut merupakan sikap tidak wajar dilakukan oleh kepala sekolah,mengingat kepala sekolah merupakan pengelola dan pengguna anggaran negara dalam bentuk dana Bos,baik Bos Reguler,Bos Afirmasi dan Bos Kinerja serta bantuan-bantuan lain yang bersumber dari anggaran negara.

Demikian juga wartawan merupakan fungsi kontrol sosial yang di anamatkan undang-undang dan merupakan bagian dari empat pilar kebangsaan,sehingga jika ada oknum pengelola anggaran negara memblokir nomor kontak wartawan itu patut untuk di curigai adanya indikasi perbuatan melawan hukum yang dilakukan.

Sementara itu Kepala SMKN 1 Pante Bidari Izhar S.Pd.i tidak dapat dikonfirmasi terkait polemik yang terjadi di sekolah yang dipimpinnya,karena nomor kontak wartawan ini juga di blokir oleh kepala SMKN 1 Pante Bidari.

Reporter : Saipul Ismail SF

Berita Terkait

MBG di Aceh Tenggara Serap 3.000 Tenaga Kerja, Khairul Abdi: Bukan Sekadar Gizi, Tapi Penggerak Ekonomi Rakyat
SPDP Janggal, Bos Gumpalan Akan Ajukan Prapradilan
BBM Diduga Disunat di SPBU 14-203-1149 Lau Dendang, Konsumen Merasa Ditipu, Aparat Diminta Turun Tangan
Kolaborasi BANK BRI Kantor Cabang Pondok Gede dengan PNM Wilayah Bekasi Selatan
Peredaran Rokok Ilegal Marak di Takengon, Negara Berpotensi Rugi Besar dari Kebocoran Pajak
Rampcheck di Terminal Pulo Gebang, Jasa Raharja Jaktim Cek Kelayakan Bus
Pengukuhan DPW NCW Bali Jadi Momentum Baru Gerakan Anti-Korupsi di Daerah
Puskesmas Baru Terjepit Bangunan Liar
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 16 Februari 2026 - 23:45

Waspada Modus “Pinjam Bentar” Gawai, Akun dan Saldo Bisa Raib dalam Hitungan Detik

Senin, 16 Februari 2026 - 13:41

Puasa dan Autofagi: Ibadah Spiritual yang Diam-Diam Meregenerasi Sel Tubuh

Senin, 16 Februari 2026 - 01:35

Politik Bireuen: Arena Panjang Kepentingan dan Ketahanan Publik

Rabu, 11 Februari 2026 - 03:05

Cahaya Ampunan Menyambut Ramadan

Sabtu, 7 Februari 2026 - 08:01

Infrastuktur maju, daerah tumbuh. Pemimpin dituntut fokus, transparan, dan konsisten

Rabu, 4 Februari 2026 - 07:30

Seruan Aksi Menguat, Mahasiswa Kepung DLH Deli Serdang, Gaungkan #ReformasiPolri

Rabu, 4 Februari 2026 - 06:10

Dari Keraguan ke Kepercayaan: Suara Warga Mengantar RSU Cut Mutia Menjadi Pilihan Utama di Langsa

Minggu, 1 Februari 2026 - 16:14

Menjaga Marwah Profesi: Jurnalis Harus Tepat Memahami Istilah dan Fungsi Kerja

Berita Terbaru

Organisasi

Bondan Kembali Nahkodai PP Patumbak

Selasa, 17 Feb 2026 - 16:11

Sosial

Pantauan ​Hilal Masih di Bawah Ufuk

Selasa, 17 Feb 2026 - 14:27

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x