Patani Sumut dan Asosiasi Perkelapaan Canangkan Gerakan Tanam Kelapa di Pesantren

- Editor

Minggu, 12 Oktober 2025 - 12:06

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

DELI SERDANG | TribuneIndonesia.com – Kantor Wilayah Pandu Tani Indonesia (Patani) Sumatera Utara bersama Asosiasi Perkelapaan Indonesia mencanangkan Gerakan Penanaman Kelapa di lingkungan Pondok Pesantren Yayasan Arsyad Lubis, Desa Pematang Biara, Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deli Serdang, pada Minggu (12/10/2025).

Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi antara dunia pendidikan berbasis pesantren dengan sektor pertanian, dalam upaya membangun ekonomi umat yang mandiri dan berkelanjutan.

Acara pencanangan dihadiri oleh jajaran pimpinan Patani Sumut dan Asosiasi Perkelapaan Indonesia, di antaranya Rahmad Pardamean Hasibuan (Kepala Kanwil Patani Sumut), M. Ilham (Sekretaris Wilayah), M. Hendra Pratama Ginting (Wakil Kepala Kanwil), Sudiarto Naibaho (Ketua Umum Asosiasi Perkelapaan Indonesia), Sugiarto (Kepala Kantor Cabang Patani Deli Serdang), serta Junaidi Malik (Koordinator Patani Deli Serdang, Serdang Bedagai, dan Tebing Tinggi).

Dalam sambutannya, Rahmad Pardamean Hasibuan menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar aksi menanam pohon, melainkan langkah strategis membangun ekonomi pesantren yang berdaya saing.

Pesantren memiliki potensi besar bukan hanya dalam pendidikan dan pembinaan moral, tetapi juga dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat. Melalui penanaman kelapa ini, kami ingin mencetak santri yang tidak hanya berilmu, tetapi juga mampu menjadi pelaku ekonomi mandiri,” ujarnya.

Sementara itu, Sudiarto Naibaho, Ketua Umum Asosiasi Perkelapaan Indonesia, menambahkan bahwa pihaknya siap mendukung pesantren dalam proses pembinaan dan hilirisasi produk.

Baca Juga:  Bupati Deli Serdang Minta Pemeriksaan Khusus Kasus Dugaan Jual Beli Jabatan Kepsek

Kelapa adalah komoditas strategis bernilai ekonomi tinggi, dari akar hingga daun. Kami ingin memastikan pesantren dan masyarakat sekitar merasakan manfaat nyata dari setiap pohon kelapa yang ditanam,” katanya.

Dari pihak pesantren, Pimpinan Yayasan Arsyad Lubis menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada pesantrennya sebagai lokasi percontohan program ini.

Kami melihat ini sebagai bentuk dakwah bil hal — dakwah melalui tindakan nyata. Santri kami akan belajar menanam, merawat, hingga mengolah hasilnya. Ini bukan sekadar pendidikan di kelas, tapi pendidikan kehidupan,” tutur pimpinan yayasan penuh semangat.

Kegiatan ini akan berlanjut dengan pelatihan teknis budidaya dan pengelolaan hasil kelapa bagi para santri dan masyarakat sekitar. Program tersebut menjadi bagian dari inisiatif Pesantren Mandiri dan Berdaya yang digagas Patani Sumut. Selain itu, pengembangan produk turunan kelapa seperti minyak kelapa murni, arang tempurung, dan gula semut akan menjadi fokus lanjutan guna meningkatkan nilai tambah ekonomi lokal.

Acara ditutup dengan penanaman simbolis pohon kelapa oleh para pimpinan Patani Sumut, Asosiasi Perkelapaan Indonesia, dan pimpinan pesantren. Suasana penuh semangat gotong royong mewarnai kegiatan yang diharapkan menjadi inspirasi bagi pesantren lain di Sumatera Utara dalam menggerakkan ekonomi hijau berbasis keumatan.

Ilham Gondrong

Berita Terkait

Bupati Bireuen Serahkan Santunan Rp267 Juta dan Kartu BPJS Ketenagakerjaan ke Pekerja Rentan dan Non ASN Bireuen
​Angin Kencang Melanda, Petani di Sekitar Cagar Alam Duasudara Diminta Jaga Lahan dari Kobaran Api
​Gali Inovasi di PENAS XVII Gorontalo, Wali Kota Bitung Boyong Kontingen Jelajahi Stan Pameran
​Akses Jalan Bitung–Minahasa Utara Kembali Terbuka Usai Mediasi Humanis TNI-Polri dan Warga
Jasa Raharja Gerak Cepat Berikan Jaminan Korban KecelakaanTol Jakarta-Cikampek
Bupati Bireuen Hadiri Wisuda Ummah, Lulusan Harus Siap Hadapi Era Digital Dan Anti Korupsi
​Kadis Kominfo Bitung Altin Tumengkol Genap 43 Tahun, Redaksi Tribuneindonesia Beri Apresiasi Atas Sinergitas Pers
Peduli Kesehatan Anak, Pegadaian Manado Buka Pendaftaran Khitanan Massal Gratis
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 00:35

Bupati Bireuen Serahkan Santunan Rp267 Juta dan Kartu BPJS Ketenagakerjaan ke Pekerja Rentan dan Non ASN Bireuen

Senin, 22 Juni 2026 - 13:38

​Gali Inovasi di PENAS XVII Gorontalo, Wali Kota Bitung Boyong Kontingen Jelajahi Stan Pameran

Senin, 22 Juni 2026 - 12:19

​Akses Jalan Bitung–Minahasa Utara Kembali Terbuka Usai Mediasi Humanis TNI-Polri dan Warga

Senin, 22 Juni 2026 - 07:08

Jasa Raharja Gerak Cepat Berikan Jaminan Korban KecelakaanTol Jakarta-Cikampek

Senin, 22 Juni 2026 - 07:04

Bupati Bireuen Hadiri Wisuda Ummah, Lulusan Harus Siap Hadapi Era Digital Dan Anti Korupsi

Senin, 22 Juni 2026 - 05:30

​Kadis Kominfo Bitung Altin Tumengkol Genap 43 Tahun, Redaksi Tribuneindonesia Beri Apresiasi Atas Sinergitas Pers

Minggu, 21 Juni 2026 - 13:07

Peduli Kesehatan Anak, Pegadaian Manado Buka Pendaftaran Khitanan Massal Gratis

Minggu, 21 Juni 2026 - 12:39

Darma Baginda Tutup Usia

Berita Terbaru

Pemerintahan dan Berita Daerah

Bupati Deli Serdang Pastikan Program Prioritas Menyentuh Warga Kutalimbaru

Selasa, 23 Jun 2026 - 00:49

Pemerintahan dan Berita Daerah

Deli Serdang Perkuat Struktur Organisasi, 18 Pejabat Baru Dilantik

Senin, 22 Jun 2026 - 17:36

Pemerintahan dan Berita Daerah

Wabup Deli Serdang Tegaskan Dukungan Keberlanjutan Program MBG

Senin, 22 Jun 2026 - 17:21

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x