Papan Reklame Tanpa Izin Jadi Perbincangan Hangat di Bireuen, Pemkab Baru Dihadapkan Tantangan Serius

- Editor

Rabu, 21 Mei 2025 - 02:36

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : keberadaan papan reklame di kabupaten Bireuen yang kian menjamur.

Bireuen | TribuneIndonesia.com

Isu keberadaan papan reklame tanpa izin tengah menjadi sorotan publik di Kabupaten Bireuen. Keberadaan papan reklame ilegal yang tersebar di sejumlah titik strategis memicu keresahan masyarakat dan menjadi topik hangat dalam berbagai forum diskusi lokal.

Permasalahan ini menjadi tantangan tersendiri bagi Pemerintah Kabupaten Bireuen yang baru saja dilantik. Pemerintahan baru dituntut bersikap tegas dan transparan dalam menertibkan pelanggaran tersebut, apalagi muncul dugaan bahwa sejumlah papan reklame tersebut dimiliki oleh oknum pejabat.

“Kita melihat banyak papan reklame yang berdiri tanpa izin resmi, bahkan ada yang menempati fasilitas umum dan ruang terbuka hijau. Ini tentu merugikan daerah, baik dari sisi estetika kota maupun potensi pendapatan asli daerah (PAD),” ujar salah seorang tokoh masyarakat Gedong-gedong yang enggan disebutkan namanya.

Baca Juga:  Air Mata Persaudaraan untuk Affan Kurniawan

Ketiadaan izin juga berarti potensi kebocoran pendapatan dari sektor pajak reklame, yang seharusnya bisa menjadi sumber pemasukan daerah. Masyarakat berharap Pemkab Bireuen segera mengambil langkah konkrit, termasuk menelusuri kepemilikan papan-papan reklame tersebut.

Sementara itu, pihak Dinas terkait juga telah memberikan keterangan resmi dibeberapa media online, bahwa isu adanya papan reklame tanpa izin benar adanya. Kita berharap, isu ini akan menjadi salah satu fokus utama dalam 100 hari kerja pertama pemerintahan baru, dimana Bupati Terpilih berjanji akan meningkatkan pendapan daerah di kabupaten Bireuen.

Langkah tegas dan terbuka dinilai penting agar tidak menimbulkan kecurigaan publik terhadap keberpihakan dan integritas aparatur pemerintah. Apalagi jika dugaan keterlibatan pejabat dalam praktik ilegal ini terbukti, maka ini menjadi ujian awal bagi komitmen Pemkab dalam menegakkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel. (MR)

Berita Terkait

Manuver Politik di Tengah Krisis: Analisis Reputasi Ruslan Daud dalam Pemulihan Pascabencana Bireuen
Warga Tualang Baro Butuh Pemimpin Transparan demi Percepatan Perubahan Desa
P2BMI Desak Usut Dugaan Rangkap Jabatan Kadus Sena
Ratusan Warga Aceh Tamiang Protes Status TMK, Desak Audit Ulang Data Korban Banjir
Ruas Tol Terbanggi Besar–Pematang Panggang–Kayu Agung Ditutup Sementara Mulai 9 Februari 2026
Selamat memperingati Hari Pers Nasional 2026
ACEH Polri terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat
Data Dampak Banjir Dipersoalkan, Warga Nilai Pendataan BNPB Tidak Akurat
Berita ini 89 kali dibaca
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Senin, 9 Februari 2026 - 23:21

Pangkormar Hadiri Rapim TNI-Polri 2026, Perkuat Sinergi di Bawah Arahan Presiden

Senin, 9 Februari 2026 - 15:18

Deklarasi Pers Nasional 2026 Tegaskan Penolakan terhadap Kriminalisasi Jurnalis

Senin, 9 Februari 2026 - 13:14

PTUN Jakarta Tegaskan Gugatan Kubu Murjoko Gugur, Legalitas PSHT di Bawah Kepemimpinan Taufiq Tak Terbantahkan

Senin, 9 Februari 2026 - 10:09

Resmi Menjabat Kasi Datun Bitung, Noldi Sompi Diminta Jaga Marwah Korps Adhyaksa

Senin, 9 Februari 2026 - 08:32

Ketua DPC Demokrat Bireuen : H. T. Ibrahim Kader yang Tumbuh dari Bawah dan Loyal terhadap Partai

Senin, 9 Februari 2026 - 06:55

Jejak Sejarah, Menelusuri Akar Kelahiran Hari Pers Nasional

Senin, 9 Februari 2026 - 02:27

Wagub Aceh Ambil Alih Kendali, Polemik Huntara Bireuen Resmi Diakhiri

Senin, 9 Februari 2026 - 01:58

​Jaga Kondusivitas Wilayah, Tim PANTERA Polsek Matuari Sambangi Markas Manguni Muda

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x