Ormas BBP Bongkar Lemahnya Pengawasan Dana BOS, Sejumlah SD di Angsana Terlihat Memprihatinkan

- Editor

Minggu, 14 September 2025 - 15:42

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PANDEGLANG|TribuneIndonesia.com 

Dugaan lemahnya pengawasan penggunaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) kembali mencuat di Kecamatan Angsana, Kabupaten Pandeglang. Meski setiap tahun sekolah-sekolah dasar negeri di wilayah tersebut menerima kucuran dana BOS, faktanya kondisi bangunan masih banyak yang tampak kumuh dan jauh dari kata layak.

Seperti di SDN Cipinang 3 dan SDN Padamulya 2, bangunan sekolah masih terlihat tidak terurus, mulai dari fasilitas belajar yang minim hingga lingkungan yang tak terawat. Kondisi ini menimbulkan tanda tanya besar mengenai ke mana larinya dana BOS yang rutin diterima setiap tahun.

Soleh, anggota Ormas Badak Banten Perjuangan (BBP) DPC Kabupaten Pandeglang, menegaskan bahwa lemahnya pengawasan dari instansi terkait membuat penggunaan dana BOS rawan tidak tepat sasaran.

Baca Juga:  Cegah Banjir, Pemdes Tumpatan Nibung Lakukan Normalisasi Irigasi Sepanjang 4 Kilometer

“Setiap tahun sekolah menerima Dana BOS, tapi kenyataannya masih banyak yang kumuh. Ini jelas menunjukkan lemahnya pengawasan. Kami mendesak agar ada evaluasi serius, jangan sampai dana yang seharusnya untuk pendidikan malah diselewengkan,” tegas Soleh.

Ia menekankan bahwa pendidikan adalah sektor vital yang seharusnya mendapat perhatian penuh. Pemerintah daerah, khususnya Dinas Pendidikan dan Inspektorat, diminta segera turun tangan untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas penggunaan Dana BOS.

“Kalau sejak dini anak-anak belajar di sekolah yang tidak layak, bagaimana bisa mendapatkan pendidikan yang baik? Ini harus dibenahi, jangan dibiarkan berlarut-larut,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak sekolah maupun Dinas Pendidikan Kabupaten Pandeglang belum memberikan tanggapan resmi atas dugaan lemahnya pengawasan Dana BOS di Kecamatan Angsana.”(Tim/red)

Berita Terkait

MBG di Aceh Tenggara Serap 3.000 Tenaga Kerja, Khairul Abdi: Bukan Sekadar Gizi, Tapi Penggerak Ekonomi Rakyat
SPDP Janggal, Bos Gumpalan Akan Ajukan Prapradilan
BBM Diduga Disunat di SPBU 14-203-1149 Lau Dendang, Konsumen Merasa Ditipu, Aparat Diminta Turun Tangan
Kolaborasi BANK BRI Kantor Cabang Pondok Gede dengan PNM Wilayah Bekasi Selatan
Peredaran Rokok Ilegal Marak di Takengon, Negara Berpotensi Rugi Besar dari Kebocoran Pajak
Rampcheck di Terminal Pulo Gebang, Jasa Raharja Jaktim Cek Kelayakan Bus
Pengukuhan DPW NCW Bali Jadi Momentum Baru Gerakan Anti-Korupsi di Daerah
Puskesmas Baru Terjepit Bangunan Liar
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 18 Februari 2026 - 04:34

AICEco di Tengah Defisit 2026: Antara Algoritma dan Kedaulatan Fiskal Oleh Dr. Joko Ismuhadi AICEco Inventor Dr. Joko lsmuhadi, S.E., M.M.

Selasa, 17 Februari 2026 - 14:27

Pantauan ​Hilal Masih di Bawah Ufuk

Selasa, 17 Februari 2026 - 11:03

PMII Madina Kawal Dugaan Jaringan WiFi Ilegal, Pemda Diminta Lakukan Verifikasi

Selasa, 17 Februari 2026 - 02:30

​Narasi “Kedaerahan” Jabatan Sekprov Sulut Menuai Kritik Akademisi

Selasa, 17 Februari 2026 - 01:21

Sambut Ramadhan 1447 H, Satpol PP WH Aceh Tenggara Amankan Empat Perempuan dari Warung Tuak dan Kafe Remang

Senin, 16 Februari 2026 - 13:16

Dari Trauma ke Tawa: STIK dan Polres Aceh Tenggara Hadirkan Harapan Baru bagi Anak-Anak Darul Hasanah

Senin, 16 Februari 2026 - 11:59

Lokasi Balai Bibit Ikan Dinas Perikanan Agara di Jadikan Lahan Rumput Ternak

Senin, 16 Februari 2026 - 10:41

ASN Kemenag Bireuen Bergerak Bersama, Bersihkan 18 Masjid dari 17 Kecamatan

Berita Terbaru

Pemerintahan dan Berita Daerah

ASTA DS Sauce Didorong Jadi Inovasi Pertanian Deli Serdang

Rabu, 18 Feb 2026 - 06:06

Organisasi

Bondan Kembali Nahkodai PP Patumbak

Selasa, 17 Feb 2026 - 16:11

Sosial

Pantauan ​Hilal Masih di Bawah Ufuk

Selasa, 17 Feb 2026 - 14:27

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x