Lokasi Balai Bibit Ikan Dinas Perikanan Agara di Jadikan Lahan Rumput Ternak

- Editor

Senin, 16 Februari 2026 - 11:59

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TRIBUNEINDONESIA.COM  KUTACANE – tribuneIndonesia.com: Sejumlah warga mempertanyakan, pengelolaan kolam balai benih ikan dinas perikanan Aceh Tenggara, yang terkesan diabaikan.

 

 

Pasalnya, sebagian besar kolam BBI yang terletak di kute Lawe Bekung tersebut, menyemak dan mengering tak terawat.

 

 

Pantauan Tribune Indonesia.com dari puluhan petak kolam ikan yang ada di Balai Benih Ikan Lawe Bekung, hanya beberapa petak saja berisi air dan ikan berbagai ukuran.

 

 

Bahkan, beberapa petak kolam balai benih ikan yang telah mengering dan ditumbuhi rerumputan tersebut, dijadikan beberapa warga untuk mengambil rumput bagi makanan ternak sapi.

 

 

Abdullah Ganis, salah seorang warga Kutacane mengatakan, miris dan kecewa melihat kondisi kolam balai benih ikan milik Pemkab Agara tersebut.

 

 

Selain mengering dan tak berfungsi, sebagian lagi ditumbuhi rerumputan dan dijadikan warga sebagai tempat mengambil rumput sebagai pakan ternak.

 

 

Kolam BBI ini, dibangun dengan biaya yang sangat besar. Selain untuk memenuhi stok kebutuhan ikan tawar, juga bertujuan untuk tempat pembenihan ikan berbagai jenis.

 

Namun, sayangnya jangankan untuk mengamankan kebutuhan induk ikan air tawar dan pendederan ikan, merawat dan mengisi air ke kolam ikan BBI saja, pihak dinas perikanan terlihat tak mampu dan tak mau.

 

 

Menurut sumber yang layak dipercaya, kondisi mengering dan tak berfungsinya sebagian besar kolam ikan di BBI itu, telah berlangsung lama dan kondisi tersebut terkesan sengaja dibiarkan pihak Dinas Perikanan.

 

 

Padahal, bila dirawat dan diberdayakan, kolam ikan Balai Benih Ikan air tawar Lawe Bekung tersebut, bisa menghasilkan dan menambah pendapatan bagi daerah.

 

 

Jupri Yadi, salah seorang aktivis di Kutacane menimpali, terbengkalainya beberapa petak kolam ikan air tawar di BBI Lawe Bekung itu, merupakan gambaran nyata jika Kadis Perikanan tak mampu memenej dan memimpin dinas Perikanan Agara.

Baca Juga:  Gelar Reses ke-Dua di Tanah Kelahiran, Acmad Johani Putra Asli Seloretno Siap Membantu Masyarakat

 

 

Pasalnya, kolam ikan sejak lama telah ada, namun mengelolanya saja tak mampu. Bahkan banyak kolam ikan yang kering, kosong, menyemak dan sebagain berubah fungsi menjadi tempat warga mengambil rumput untuk pakan ternak.

 

 

Kondisi yang memprihatinkan tersebut, jelas sangat bertolak belakang dengan julukan daerah minapolitan bagi Aceh Tenggara yang terkenal sebagai penghasil ikan air tawar di Aceh tersebut.

 

 

Karena tak mampu mengelola dan mendukung visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati, Bupati dan Wabup hendaknya mengevaluasi kinerja Kadis Perikanan Agara, bahkan jika perlu menempatkan figur yang tepat menakhodai dinas Perikanan Agara, ” Jika perlu cari dan percayakan pada figur dari sarjana perikanan yang berpengalaman, ” Saran Jupri Yadi yang juga Ketua LSM Tipikor tersebut.

 

 

Kepala Dinas Perikanan Agara, Firmansyah S. TTP kepada Tribune Indonesia.com, minggu (15/2/26) membenarkan banyaknya petak kolam di Balai Benih Ikan Lawe Bekung yang kosong dan kering.

 

 

Saluran intake untuk kolam, rusak akibat banjir beberapa waktu yang lalu, lanjut Firman, perbaikan kerusakan saluran sudah diusulkan ke pemerintah provinsi dan pusat, namun sampai hari ini belum ada tindak lanjutnya.

 

 

Untuk pemeliharaan sarana lain terbatas, berhubung anggaran sangat minim, sedangkan gaji tenaga teknis dan tenaga layanan dasar BBI juga tidak terbayarkan selama 3 bulan di 2025.

 

 

Sementara Indukan Ikan, terpaksa dipindahkan ke kolam yang lain. Sementara untuk kegiatan tahun 2026 di dinas perikanan ada melalui dana pokok pikiran dewan tuturnya.Pen-(Abdulgani)

Berita Terkait

Kacab Jasa Raharja Jakarta Selatan Hadiri Rapat Forum Keselamatan Lalu Lintas Jelang Operasi Ketupat Lebaran 2026
Buka Puasa Bersama, Intelkam Polda Sumut Perkuat Solidaritas Personel
PENYALURAN BANTUAN KASUR DPP HILMI-FPI DARI JAKARTA HARI KEDUA UNTUK KORBAN BANJIR BANDANG DI BIREUEN
​Polres Bitung Gelar Bakti Sosial di Masjid Al-Fatah, Salurkan Paket Kebutuhan Ramadan bagi Jamaah
HRD Kunker ke Bivak, Korban Bencana di Pedalaman Bireuen Pertanyakan Hunian yang Layak
​Polres Bitung Gelar Aksi Simpati Pembagian Takjil di Tengah Guyuran Hujan
Komenwa Indonesia dan Pramarin Gelar Buka Puasa Bersama Insan Pers
​Aksi Simpati Siswa RA Al-Hijrah Bitung: Tebar Kebaikan Lewat Bagi-Bagi Takjil di Penghujung Ramadan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 28 Februari 2026 - 07:14

Tekan Overkapasitas Rutan Kelas I Medan Pindahkan 85 Napi Tipikor Selama 2025–2026

Kamis, 26 Februari 2026 - 07:15

Dugaan Korupsi Proyek AMI PLN Rp5 Triliun, Relawan Desak KPK dan Kejagung Lakukan Penyelidikan

Rabu, 25 Februari 2026 - 12:09

Rudenim Denpasar Deportasi WN Amerika Serikat Pembunuh Dalam Koper

Sabtu, 21 Februari 2026 - 03:19

Dumas Desa Aras Kabu Mandek, Warga Kepung Kejaksaan & Inspektorat

Jumat, 20 Februari 2026 - 17:04

Mafia Tanah Dibidik, P2BMI Puji Polresta Deli Serdang

Kamis, 12 Februari 2026 - 04:19

Setahun berlalu, kasus penikaman Abdul Hadi di Batang Kuis belum terungkap

Rabu, 11 Februari 2026 - 14:47

Bantah Tuduhan Surat Palsu, Pihak Desa Pagar Merbau I Tegaskan Dokumen untuk Cagar Budaya

Selasa, 10 Februari 2026 - 10:43

Dumas Proyek Fiktif Desa Aras Kabu memanas! DPW P2BMI Sumut desak Kejari Deli Serdang Serius bongkar dugaan

Berita Terbaru