Opini: BKN Jangan Hanya Fokus Atur Kenaikan Pangkat, Tapi Juga Kepangkatan Dalam Jabatan

- Editor

Selasa, 3 Juni 2025 - 12:34

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh: Chaidir Toweren

TribuneIndonesia.com

Badan Kepegawaian Negara (BKN) telah banyak melakukan terobosan dalam pengelolaan ASN, termasuk percepatan uji kompetensi dan kemudahan pencantuman gelar. Namun, satu hal yang masih menjadi ganjalan besar di lapangan adalah tumpang tindih antara kepangkatan dan jabatan. Untuk apa ASN diberi kenaikan pangkat secara rutin jika tidak diimbangi dengan kejelasan posisi atau jabatan yang setara?

Fenomena ASN berpangkat tinggi tetapi non-jabatan bukan hal baru. Hari ini, di berbagai instansi, banyak pegawai yang sudah menyandang pangkat IV/a bahkan IV/b, dengan masa kerja dan pengalaman yang panjang, justru dibiarkan tanpa jabatan. Ironisnya, jabatan justru diisi oleh ASN yang belum tentu lebih senior, lebih berkompeten, atau bahkan belum memiliki kepangkatan yang semestinya. Ini bukan hanya soal ketidakadilan, tapi juga pemborosan talenta birokrasi.

Tak sedikit publik menyebut ini sebagai praktik “pangkat Nagabonar”: pangkat tinggi tapi jabatan tidak jelas, hanya sebagai simbol semata. Dan tidak jarang, celah ini dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk meloloskan kerabat atau “orang dekat” dalam struktur jabatan, mengabaikan prinsip meritokrasi yang selama ini digaungkan oleh reformasi birokrasi.

Sudah saatnya BKN tidak hanya sibuk membuat regulasi tentang kenaikan pangkat, tetapi juga mengatur korelasi antara kepangkatan, jabatan, dan kompetensi. Sebuah sistem hilirisasi karier yang sehat harus mampu memetakan jabatan secara proporsional terhadap pangkat dan latar belakang pendidikan ASN. Dengan kata lain, pengembangan karier ASN tidak boleh lagi berhenti hanya pada input administratif, tetapi harus sampai pada output struktural yang nyata.

Baca Juga:  ​Peringati Hari Koperasi ke-79, Wali Kota Hengky Honandar Dorong Modernisasi Ekonomi di Bitung

Pengkaderan yang transparan, berbasis kompetensi, dan terencana menjadi kebutuhan mutlak saat ini. Jangan sampai ASN yang telah mengabdi puluhan tahun, mengantongi gelar dan sertifikasi resmi, justru mentok karena ketiadaan jabatan, sementara regenerasi diserahkan sepenuhnya pada “kedekatan”.

Kita tentu mengapresiasi berbagai upaya BKN di bawah kepemimpinan Prof. Zudan Arif yang ingin melanjutkan transformasi birokrasi ke “bangunan ke-77”. Namun mari kita koreksi arah pembangunan itu agar tetap berdiri di atas fondasi keadilan dan akuntabilitas, bukan di atas kompromi birokratis.

Aturan baru tentang kemudahan pencantuman gelar dan peningkatan frekuensi uji kompetensi adalah langkah maju. Tapi aturan yang paling dinantikan ASN hari ini adalah penataan jabatan yang selaras dengan kepangkatan dan pendidikan. Inilah bentuk keadilan karier yang sesungguhnya.

Berita Terkait

Nelayan Meosmanggra Temukan Dugaan Bom Ikan di Waigeo Barat, Ketua HMNI Desak Aparat Bertindak
Satgas PRR Kemendagri dan Pemko Langsa Perkuat Koordinasi Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi
Surat Pembatalan Tugas dr. Laura Belum Dijawab Bupati, Dokter Tetap Layani Pasien Anak
Dari Sampah Menjadi Karya Seni: Miftahussakdan Dorong Kreativitas dan Kesadaran Lingkungan Melalui SavExpo
Bantuan Rp987 Juta Lebih Revitalisasi SD Negeri Maha Singkil di Aceh Tenggara Disorot, Transparansi P2SP Dipertanyakan
Surat Pembatalan Penugasan dr. Laura Belum Jelas, Pemkab Raja Ampat Belum Beri Kepastian
Xplore Indonesia Luncurkan Antologi Pemikiran Tokoh Nasional, Gaungkan Semangat Kebangsaan di Hari Sumpah Pemuda
Dukung Swasembada Pangan Nasional, Wali Kota Hengky Honandar Hadiri Panen Raya Jagung di Kalawat
Berita ini 137 kali dibaca
3 2 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
1 Comment
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 11:59

Bireuen Darurat Judol & Narkoba: Kapolres AKBP Yulhendri Tabuh Genderang Perang!

Jumat, 30 Oktober 2026 - 11:29

PT Jasa Raharja (Persero) Kantor Wilayah Utama DKI Jakarta Dukung Operasi Patuh Jaya 2026, Perkuat Sinergi Wujudkan Lalu Lintas Berkeselamatan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 11:27

PT Jasa Raharja (Persero) Kantor Wilayah Utama DKI Jakarta Berkolaborasi dalam menangani Kemacetan dan Keselamatan Lalu Lintas Bersama Stakeholders

Jumat, 30 Oktober 2026 - 11:23

Melalui Program MUKL, PT Jasa Raharja (Persero) Kantor Wilayah Utama DKI Jakarta Tingkatkan Kesadaran Kesehatan dan Keselamatan Berlalu Lintas

Jumat, 30 Oktober 2026 - 11:07

Dukung Program Kapolri, Kapolres Bireuen Pimpin Penanaman Pohon ‘Green Policing’ di Jangka

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:42

Perangi Narkoba Hingga Judol, Kapolres Bireuen Dobrak Kesadaran Warga di Mimbar Jum’at

Jumat, 30 Oktober 2026 - 07:56

Perkuat Karakter Boarding School, SMPN 2 Bireuen Hadirkan Penceramah Karismatik Tgk Syahrul

Jumat, 30 Oktober 2026 - 05:59

Surat Pembatalan Tugas dr. Laura Belum Dijawab Bupati, Dokter Tetap Layani Pasien Anak

Berita Terbaru

1
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x