Ombak Kuat Diduga Penyebab Kematian Dua Balita di Bitung, Polisi Olah TKP Tragedi Candi Pantai

- Editor

Jumat, 14 November 2025 - 08:08

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bitung,Sulut|Tribuneindonesia.com

Kabar duka menyelimuti Kelurahan Bitung Barat Satu, Kecamatan Maesa, menyusul tragedi tenggelamnya dua anak perempuan balita di perairan Candi Pantai, Jumat (14/11/25).

Kedua korban, yang merupakan warga setempat, ditemukan dalam kondisi tak bernyawa pada Kamis sore (13/11). Peristiwa memilukan ini menambah daftar kecelakaan di pantai dan menjadi sorotan akan bahaya ombak yang belakangan dilaporkan cukup besar.

Kedua bocah malang tersebut, yang sama-sama berusia di bawah lima tahun, awalnya dilaporkan hilang oleh keluarga.

Menurut keterangan saksi mata, pencarian besar-besaran telah dimulai sejak pukul 13.00 Wita, saat kedua anak tersebut tidak terlihat lagi bermain di area kompleks Candi Pantai, lokasi yang biasa mereka datangi.

Pencarian yang melibatkan pihak keluarga dan warga sekitar akhirnya membuahkan hasil tragis.

Korban pertama ditemukan sekitar pukul 15.30 Wita di tepi pantai, terdampar di dekat bebatuan samping kawasan PT Bimoli.

Dalam kondisi kritis, korban segera dievakuasi dan dilarikan ke Rumah Sakit Budi Mulia Bitung untuk pertolongan darurat.

Sayangnya, upaya penyelamatan tidak berhasil. Selang satu jam kemudian, duka kembali menyelimuti warga setelah korban kedua, yang diidentifikasi dengan inisial AD, ditemukan mengapung di perairan Candi Pantai.

Meski langsung dibawa ke rumah sakit yang sama, nyawa kedua balita tersebut dinyatakan tidak tertolong oleh tim medis.

Sementara itu, menanggapi insiden tersebut, pihak kepolisian segera mengambil langkah.

Baca Juga:  Warga Geulanggang Gampong Kota Juang Sembelih 45 Ekor Hewan Qurban

Kapolres Bitung, AKBP Albert Zai, S.I.K., M.H., melalui Kasat Reskrim Polres Bitung, AKP Ahmad A. Ari, S.Tr.K., S.I.K., M.H., mengonfirmasi kejadian tersebut dan mengungkapkan hasil pemeriksaan awal.

Tim Inafis Polres Bitung tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh kedua korban, memperkuat dugaan bahwa penyebab kematian murni karena tenggelam.

Dugaan sementara, kedua anak tersebut terseret arus ombak yang kuat saat bermain atau mandi di pantai.

Berdasarkan keterangan saksi, keduanya diketahui memang pergi ke pantai. Kondisi ombak di Candi Pantai saat kejadian dilaporkan sedang cukup besar, membuat mereka rentan terseret ketika berada di air tanpa pengawasan ketat.

Setelah menerima laporan dari masyarakat, Polres Bitung bersama Polsek Maesa dan Tim Inafis langsung bergerak cepat menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Tim kepolisian, yang dipimpin oleh Pamapta A Aiptu Sofyan Darise, segera melakukan olah TKP secara menyeluruh untuk mengumpulkan bukti dan menginvestigasi kronologi kejadian secara detail.

Saat ini, proses penyelidikan masih terus berlangsung. Selain olah TKP, kepolisian juga melakukan pengumpulan bahan dan keterangan (pulbaket) dari para saksi di lokasi kejadian.

Pihak berwenang mengimbau masyarakat, khususnya orang tua, untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak saat berada di dekat perairan, terutama ketika kondisi ombak sedang tidak menentu. (Kiti)

Berita Terkait

Kartu Keluarga Diduga Bermasalah, Masyarakat Pertanyakan Profesionalisme Disdukcapil Aceh Tenggara 
HBKB Jakarta Utara dan Jasa Raharja Kantor Wilayah Utama DKI Jakarta bersama Mitra Hadirkan Samsat juga Pengobatan Gratis
PSSB U-12 Ikut Festival Piala Presiden di Banda Aceh
​Putus Jaringan Antarprovinsi, Polres Bitung Amankan 15 Gram Sabu Asal Palu dari Tangan Pria Ini
Masyarakat Gayo Perantauan: Jangan Ciptakan Polemik Baru, Dukung Swadaya Warga Perbaiki Jalan Bireuen–Bener Meriah
Bupati Bireuen Serahkan Santunan Rp267 Juta dan Kartu BPJS Ketenagakerjaan ke Pekerja Rentan dan Non ASN Bireuen
​Angin Kencang Melanda, Petani di Sekitar Cagar Alam Duasudara Diminta Jaga Lahan dari Kobaran Api
​Gali Inovasi di PENAS XVII Gorontalo, Wali Kota Bitung Boyong Kontingen Jelajahi Stan Pameran
Berita ini 14 kali dibaca
Tag :

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 09:18

Kartu Keluarga Diduga Bermasalah, Masyarakat Pertanyakan Profesionalisme Disdukcapil Aceh Tenggara 

Selasa, 23 Juni 2026 - 07:37

HBKB Jakarta Utara dan Jasa Raharja Kantor Wilayah Utama DKI Jakarta bersama Mitra Hadirkan Samsat juga Pengobatan Gratis

Selasa, 23 Juni 2026 - 06:36

PSSB U-12 Ikut Festival Piala Presiden di Banda Aceh

Selasa, 23 Juni 2026 - 05:58

​Putus Jaringan Antarprovinsi, Polres Bitung Amankan 15 Gram Sabu Asal Palu dari Tangan Pria Ini

Selasa, 23 Juni 2026 - 00:35

Bupati Bireuen Serahkan Santunan Rp267 Juta dan Kartu BPJS Ketenagakerjaan ke Pekerja Rentan dan Non ASN Bireuen

Senin, 22 Juni 2026 - 13:59

​Angin Kencang Melanda, Petani di Sekitar Cagar Alam Duasudara Diminta Jaga Lahan dari Kobaran Api

Senin, 22 Juni 2026 - 13:38

​Gali Inovasi di PENAS XVII Gorontalo, Wali Kota Bitung Boyong Kontingen Jelajahi Stan Pameran

Senin, 22 Juni 2026 - 12:19

​Akses Jalan Bitung–Minahasa Utara Kembali Terbuka Usai Mediasi Humanis TNI-Polri dan Warga

Berita Terbaru

Pemerintahan dan Berita Daerah

Perpustakaan Deli Serdang Buka Kelas Gratis, Cetak Generasi Digital Berdaya Saing

Selasa, 23 Jun 2026 - 07:53

Sosial

PSSB U-12 Ikut Festival Piala Presiden di Banda Aceh

Selasa, 23 Jun 2026 - 06:36