Lubang Yang Semakin Dalam Itu Kini Menjadi Ancaman Nyata Bagi Pengendara

- Editor

Senin, 8 September 2025 - 07:12

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TRIBUNEINDONESIA.COM, Lampung Selatan – Kondisi jalan berlubang di JalanMarga dantaran (desa gayam – desa suka baru ) tepatnya di Desa penengahan Kecamatan Penengahan, kabupaten Lampung Selatan, terlihat semakin memprihatinkan.

Lubang yang semakin dalam itu yang belum diperbaiki kini menjadi ancaman nyata bagi pengendara dari arah Desa gayam – sukabaru, Khususnya pengendara roda dua.

Sejumlah pengendara mengeluhkan kondisi area jalan tersebut, sepertinya minim perhatian Pemerintah Provinsi Lampung atau Dinas terkait.

Ironisnya, jalan ini adalah Akses Vital yang ramai di lalui pengendara dari arah desa gayam – desa sukabaru Namun seakan tak tersentuh perhatian, Pemerintah seakan tutup mata dan membiarkan kerusakan menjadi bom waktu bagi pengendara yang melintas.

Selanjutnya karya mangku bumi/Sahruddin juga menjelaskan, “Kalau malam hari sangat membahayakan, lubangnya memang dalam dan penerangan Lampu jalan minim, lubangnya tak terlihat, apalagi sekarang musim penghujan lobang makin tak terlihat, jelasnya pada media ini pada hari senin (08/09/2025)

Baca Juga:  TNI Gelar Patroli Malam Begal

“Kami khususnya warga dari Lampung Selatan berharap, pihak Pemerintah Provinsi atau Dinas yang terkait untuk segera mengambil tindakan nyata ,”ucap Sahruddin (karya mangku bumi).

Terlihat dalam pantauan media ini, saat ini kondisi Lobang di jalan marga dantaran tepatnya di desa penengahan di rambu rambu sementara untuk memberikan tanda bahwa jalan itu berlubang dan sangat membahayakan bagi para pengendara.

Sampai berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak Pemerintah Provinsi Lampung, harapan warga sederhana yang ingin jalan tersebut diperbaiki dengan layak dan aman bagi pengendara, jika dibiarkan bukan hanya pengendara yang menjadi korban, tetapi wajah Pemerintah Provinsi Lampung semakin tercoreng karena abai terhadap keselamatan warga.

Berita Terkait

Masyarakat Raja Ampat Kecam Dugaan Penangkapan Penyu oleh WNA Menggunakan Senapan
“DDS Tahap I 2025, Rehab Jembatan Wejim Timur Baru Dikerjakan 2026: Warga Minta Inspektorat Turun!”
Laka Maut Subuh di Madidir Bitung: Pemotor Meninggal Dunia Usai Tabrak Truk Box Parkir
​Ancaman Karhutla di Kampung Loyang Manado, Prajurit Kodaeral VIII dan Warga Lokalisasi Titik Api
Truk Box Hantam Antrian Solar, Sopir Menghilang
SELAMAT DALAM KECELAKAAN TUNGGAL DIDESA LAPAKHA DIDUGA KONDISI JALAN LONGSOR DAN LICIN
Kebakaran Gudang Yumeida Gegerkan Sunggal, Api Hanguskan Area Penyimpanan Bahan Baku Sepatu
Blackout Sumbagut Picu Desakan Kompensasi Massal dan Evaluasi Total Tata Kelola PLN
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 15:09

DPRK dan Polres Raja Ampat Perkuat Sinergitas, Taufik Sarasa: Kerja Sama Harus Berdampak bagi Masyarakat

Rabu, 16 September 2026 - 13:09

Ketua DPW PAN Syafruddin Bantu Anak Yatim dari Batanta Dapatkan Perawatan Medis

Rabu, 16 September 2026 - 08:56

RSUD Waisai Hadirkan Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah, Perkuat Layanan Kesehatan di Raja Ampat

Selasa, 15 September 2026 - 13:51

Pembayaran Asrama Mahasiswa Raja Ampat di Manado, Jogja dan Manokwari  segera di bayar Pertengahan September

Selasa, 15 September 2026 - 08:03

Pembayaran Asrama Mahasiswa Raja Ampat Tertunda, Dinas Pendidikan Akui Salah Input Kode Rekening

Selasa, 15 September 2026 - 07:08

PFM Desak Kapolda Baru Tuntaskan Dugaan Korupsi Sekretariat DPR PBD: “Itu Uang Rakyat”

Senin, 14 September 2026 - 12:42

Masyarakat Raja Ampat Kecam Dugaan Penangkapan Penyu oleh WNA Menggunakan Senapan

Jumat, 11 September 2026 - 22:53

“Waiwo Diburu, Tahura Ditantang Dibuka! Warga: Jangan Ada Aset Pemda yang ‘Kebal’ Disentuh”

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x