“Ladang Sabu di Gang Famili”  Polisi Sergap Pengedar yang Meracuni Warga Sunggal

- Editor

Kamis, 12 Juni 2025 - 15:29

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Medan  I Tribuneindonesia.com

Kampung-kampung gelap di pinggiran Kota Medan kembali diguncang teror penggerebekan. Kali ini, Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan membongkar aktivitas haram di balik semak belukar ladang warga, kawasan Jalan Sei Mencirim, Gang Famili, Desa Paya Geli, Kecamatan Sunggal, Deli Serdang.

Di lokasi yang selama ini tampak sepi itu, polisi menemukan fakta mengerikan: tempat tersebut menjadi lokasi transaksi sabu.

Penggerebekan terjadi pada Rabu (11/6/2025), pukul 14.30 WIB, saat panas terik matahari menyinari tanah basah yang disulap menjadi ladang kejahatan. Petugas bergerak cepat setelah mendapat informasi dari warga yang geram karena lingkungannya perlahan dihancurkan narkoba.

“Kami menerima informasi tentang aktivitas transaksi sabu di lokasi tersebut. Setelah penyelidikan intensif, target berhasil kami identifikasi,” ujar AKBP Thommy Aruan, Kasat Narkoba Polrestabes Medan, mewakili Kapolrestabes Medan, Kombes Pol. Dr. Gidion Arif Setyawan.

Tersangka yang berhasil disergap bernama Edy Wansyah (37), warga Jalan Sei Mencirim. Ia tertangkap basah saat hendak melakukan transaksi di ladang yang menjadi tempat persembunyiannya.

Baca Juga:  Pembantaian Adityawarman Guncang Dunia Pers, PPWI: Jangan Ada Impunitas!

“Saat petugas mendekat, tersangka panik dan menjatuhkan plastik klip berisi kristal sabu ke tanah, tepat di bawah kaki petugas,” tambah Thommy.

Barang bukti yang diamankan ,

1 plastik klip berisi sabu seberat 1,07 gram,Uang tunai Rp70.000 hasil transaksi haram

Kini, Edy dijerat dengan Pasal 114 Ayat (1) Jo Pasal 112 Ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman minimal 5 tahun dan maksimal 20 tahun penjara.

Namun yang lebih mengerikan dari sekadar jumlah gram sabu adalah dampaknya. Dalam pengakuannya, Edy telah meracuni warga di seputaran Jalan Sei Mencirim. Polisi menyebut, sebanyak 10 orang terselamatkan dari jeratan sabu berkat penangkapan ini.

“Modus operandi tersangka adalah menjual sabu demi keuntungan pribadi, namun dampaknya menghancurkan mental dan masa depan masyarakat,” ungkap AKBP Thommy.

Ilham Tribuneindonesia.com

Berita Terkait

Kadis Kesehatan Agara Serahkan Data Sengketa Informasi Publik
Bau Busuk Anggaran Kesehatan Aceh Tenggara? Saidul LKGSAI Tantang Audit Total Puluhan Miliar!
Kepala SMA Negeri 2 Lawe Sigala-Gala Membangkang Sidang KIA, Terancam Sanksi Administratif hingga Pidana UU KIP
Warga Lawe Berigin Horas Tolak Hasil Audit Inspektorat, Desak Kejaksaan Audit Ulang Dana Desa
Spesialis Pencuri Sparepart Motor Diringkus Dini Hari
Ayah tiri di duga cabuli  dan perkosa sejak di bangku Sekolah Dasar
Rayap Besi Spesialis Steling Aluminium Diciduk Polisi
Teror Lempar Batu di Jalan Tendean, Satu Pelaku Diamankan Polisi
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 14 Februari 2026 - 08:49

Daffasya Sinik Nahkodai KORMI Sumut 2025–2030

Sabtu, 14 Februari 2026 - 05:27

Satu Tahun Haili Yoga–Mukhsin Hasan, Pemkab Aceh Tengah Klaim Perbaikan Tata Kelola

Kamis, 12 Februari 2026 - 13:58

Jembatan ikonik Resmi Dibuka, Hamparan Perak Kini Melaju Kencang Menuju Pusat Pertumbuhan Baru

Kamis, 12 Februari 2026 - 11:37

Mahasiswa STIK Angkatan 83/WPS dan Polres Aceh Tenggara Hadirkan Senyum Anak Lewat Trauma Healing Pasca Banjir di Desa Penungkunan

Kamis, 12 Februari 2026 - 11:23

Pengunjung IIMS 2026 Kaget! Ternyata Bisa Urus Ini Sekalian di Lokasi

Kamis, 12 Februari 2026 - 10:51

Arief Martha Rahadyan Apresiasi Penguatan Kendali Alih Fungsi Lahan oleh Pemerintah

Kamis, 12 Februari 2026 - 10:43

KPHP GUNONG DUREN LAKUKAN PENGAWASAN AKTIVITAS TAMBANG TIMAH DI KAWASAN HUTAN PRODUKSI SENUSUR SEMBULU

Rabu, 11 Februari 2026 - 15:17

Pemkab Deli Serdang Perkuat Kepedulian Sosial dan Syiar Keagamaan di Galang

Berita Terbaru

Headline news

Bau Busuk Gudang Kemiri Teror Warga

Minggu, 15 Feb 2026 - 02:44

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x