Bitung | Tribuneindonesia.com – Direktur Utama Perumda Air Minum Duasudara Kota Bitung, Sir Alfreds Salindeho, mengambil langkah taktis dengan memimpin langsung penanganan gangguan teknis di intake Tendeki, Jumat (29/05/26).
Langkah responsif ini diambil guna mempercepat pemulihan pasokan air baku yang menuju ke Instalasi Pengolahan Air (IPA) Pinokalan.
Kondisi di lapangan terbilang cukup berat akibat cuaca ekstrem yang melanda kawasan hulu baru-baru ini.
Guyuran hujan deras dengan intensitas tinggi memicu penumpukan material alam, mulai dari endapan lumpur tebal, bongkahan batu, hingga ranting pohon yang menyumbat area intake, pada Kamis (28/05).
Sumbatan masif tersebut secara otomatis melumpuhkan proses produksi air bersih secara keseluruhan.
Mengingat urgensi kebutuhan warga, tim teknis Perumda Duasudara dituntut untuk bergerak ekstra cepat demi meminimalisasi durasi gangguan distribusi.
Tantangan tidak berhenti di situ, karena tim di lapangan harus berhadapan dengan medan yang terisolasi dan sulit dijangkau kendaraan.
Berbekal semangat dedikasi, seluruh personel terpaksa menerobos jalur berlumpur, mengarungi aliran sungai yang deras, hingga mengevakuasi material penyumbat secara manual.
Kehadiran Sir Alfreds Salindeho di tengah-tengah situasi kritis ini dinilai sebagai bukti nyata komitmen jajaran direksi.
Manajemen menegaskan bahwa keandalan pelayanan air bersih bagi masyarakat Kota Bitung tetap menjadi prioritas utama, bahkan di tengah kendala alam sekalipun.
”Tidak ada medan yang terlalu berat ketika bekerja untuk kepentingan masyarakat. Kami akan terus berupaya maksimal agar distribusi air segera kembali normal,”
tegas Sir Alfreds Salindeho di sela-sela kegiatannya memantau proses pembersihan di lokasi intake. (kiti)


















