Ketua SIJI Aceh : Pemberitaan Tendensius, Tanpa Konfirmasi

- Editor

Rabu, 16 Juli 2025 - 16:12

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Langsa | TribuneIndonesia.com

Ketua Suara Independen Jurnalis Indonesia (SIJI) Provinsi Aceh, Muhammad Ali, menyampaikan keberatannya terhadap pemberitaan yang mencatut namanya secara sepihak tanpa konfirmasi terlebih dahulu. Ia menilai, isi pemberitaan tersebut bersifat tendensius dan tidak mencerminkan kaidah jurnalistik yang profesional.

Tuan Ali, demikian sapaan akrabnya, menyatakan bahwa pemberitaan yang telah beredar tidak hanya merugikan nama baik dirinya secara pribadi, tetapi juga dapat menciptakan opini yang menyesatkan di tengah masyarakat.

“Saya merasa terganggu dengan isi pemberitaan tersebut. Tanpa konfirmasi, langsung menjustifikasi seseorang bersalah, ini jelas melanggar prinsip dasar jurnalistik,” ujar Muhammad Ali dalam keterangannya kepada wartawan, Selasa (15/7).

Ia mengingatkan bahwa tugas jurnalis bukan sekadar menyampaikan informasi, tetapi juga harus menjunjung tinggi asas keberimbangan, objektivitas, dan kebenaran fakta. Menurutnya, menyampaikan berita yang tidak diverifikasi terlebih dahulu, apalagi menyebut nama individu secara langsung, adalah bentuk pelanggaran terhadap Kode Etik Jurnalistik.

“Kita mendukung kebebasan pers, tapi kebebasan itu ada koridornya. Seorang jurnalis harus bekerja dengan prinsip cover both sides, menggunakan bahasa yang baik dan benar, serta mengikuti ejaan yang sesuai dengan kaidah Bahasa Indonesia,” tegasnya.

Baca Juga:  Gubernur Pramono Buka Muswil PKB Jakarta Optimis Berkembang

Lebih lanjut, Tuan Ali menegaskan bahwa dirinya tidak anti-kritik dan tidak alergi terhadap pemberitaan media. Namun ia menekankan pentingnya tanggung jawab moral dan etik seorang pewarta dalam menjaga akurasi dan integritas berita.

Ia juga mengimbau agar jurnalis, khususnya di Aceh, memperkuat kapasitas profesionalnya dalam hal peliputan, penulisan, serta penggunaan bahasa jurnalistik yang etis dan tidak provokatif.

“Saya berharap kejadian seperti ini menjadi refleksi bersama. Jangan sampai pers kehilangan martabatnya karena sikap sembrono segelintir oknum. Kita semua punya peran menjaga kepercayaan publik terhadap media,” tutupnya.

Sampai berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak redaksi media yang dimaksud oleh Muhammad Ali. Namun pihak SIJI Aceh mengisyaratkan akan menempuh langkah klarifikasi secara formal apabila tidak ada itikad baik dari pihak terkait. (Ct075)

Berita Terkait

GRPK dan BBHAR Satukan Langkah Perkuat Advokasi Hukum, Bongkar Dugaan Persoalan Alsintan Kelompok Tani Rukun Sena
Banyak Desa di Aceh Tenggara Diduga Abaikan Kewajiban Publikasi APBDes, Bupati Diminta Bertindak Tegas
Baru Jadi Dirut PLN Lagi, Darmawan Prasodjo Langsung Bohongi Rakyat Soal Kebutuhan Batubara PLTU
Titiek Soeharto Apresiasi Transformasi Nusakambangan Jadi Sentra Ketahanan Pangan dan Pembinaan Warga Binaan
Ir. Iskandar DPRA Semangati 7 Atlit Tarung Derajat Simeulue Lolos Pora
Dari Akademisi hingga Praktisi, Arief Martha Rahadyan Mendapat Apresiasi atas Kiprah dan Gagasannya
Babak Baru BPKP ACEH Resmi Mulai Audit Persoalan PT. Raja Marga
Kunjungan Takziah dan Penyaluran Santunan: Bukti Perhatian Pemerintah Gampong bagi Warga Berduka
Berita ini 67 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 06:56

Suku Mayoritas Alas Kecewa pada Peringatan HUT ke-52 Aceh Tenggara, Budaya Lokal Dinilai Hanya Jadi Penonton di Rumah Sendiri

Rabu, 24 Juni 2026 - 03:45

Antusiasme Warga Membludak, HUT Aceh Tenggara ke-52 Dimeriahkan Beragam Kegiatan dan Hadiah Menarik

Rabu, 24 Juni 2026 - 02:33

Jasa Raharja DKI Jakarta berkolaborasi dengan mitra terkait menghadirkan layanan Samsat Keliling dalam kegiatan HBKB

Rabu, 24 Juni 2026 - 00:36

KETUA LEMBAGA KOMANDO GARUDA SAKTI ALIANSI INDONESIA (LKGSAI) SAIDUL AMRAN ANGKAT BICARA

Selasa, 23 Juni 2026 - 15:39

Bupati Salim Fakhry resmi buka pameran pembangunan di Hari Jadi ke-52 Kabupaten Aceh Tenggara

Selasa, 23 Juni 2026 - 14:53

PT Kether Coco Bio Diduga Buang Limbah Ilegal di Perkebunan Warga Tanjung Merah

Selasa, 23 Juni 2026 - 13:49

​Terima Petugas BPS, Wakil Wali Kota Bitung Kawal Sensus Ekonomi 2026

Selasa, 23 Juni 2026 - 09:18

Kartu Keluarga Diduga Bermasalah, Masyarakat Pertanyakan Profesionalisme Disdukcapil Aceh Tenggara 

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x