Jasa Raharja DKI Gelar FGD FKLL, Bersama Stakeholder Petakan Strategi Tekan Kecelakaan di Jakarta Pusat

- Editor

Sabtu, 23 Mei 2026 - 01:42

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Jakarta/Tribuneindonesia.com

PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Utama DKI Jakarta menggelar Forum Group Discussion (FGD) Forum Komunikasi Lalu Lintas (FKLL) bersama sejumlah pemangku kepentingan (stakeholder) wilayah Jakarta Pusat pada Selasa (19/5/2026).

Pertemuan ini bertujuan merumuskan langkah konkret untuk menurunkan angka kecelakaan lalu lintas, khususnya di wilayah Jakarta Pusat. Kegiatan yang berlangsung di Aula Lantai 2 PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Utama DKI Jakarta ini dihadiri oleh perwakilan dari:
• Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Pusat
• Subdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya
• Suku Dinas Bina Marga Jakarta Pusat
• Satlantas Polres Metro Jakarta Pusat
• Pusat Pengelolaan Komplek Kemayoran (PPKK)
Rapat dibuka resmi oleh Kepala Bagian Pelayanan Jasa Raharja DKI Jakarta, Syaiful Anwar.

Dalam sambutannya, Syaiful menegaskan bahwa kolaborasi antar-instansi merupakan kunci utama dalam menciptakan ekosistem jalan raya yang aman.
“Keselamatan jalan memerlukan keterlibatan aktif dari seluruh pemangku kepentingan. Mulai dari sisi penegakan hukum, rekayasa infrastruktur, hingga edukasi yang masif kepada masyarakat,” ujar Syaiful.

Baca Juga:  Wujudkan Desa Lebak Lebih Baik, Kades dan AWDI DPC Pandeglang Perkuat Kemitraan

Acara dilanjutkan dengan paparan dari Kepala Sub Bagian Pelayanan, Wahyu Agung. Selain memaparkan kecepatan Service Level Agreement (SLA) penyerahan santunan, Wahyu juga menyajikan data perbandingan penyerahan santunan periode Januari–April 2026 terhadap periode yang sama di tahun 2025.

Berdasarkan data yang dipaparkan, wilayah Jakarta Pusat tercatat masih memiliki beberapa titik jalan dengan tingkat kerawanan kecelakaan (black spot) yang cukup tinggi.

Sebagai bentuk tindak lanjut konkret dari diskusi FGD FKLL tersebut, para stakeholder menyepakati komitmen bersama untuk segera menggelar aksi kampanye keselamatan (safety campaign). Kegiatan edukasi ini akan difokuskan pada tiga titik rawan, yaitu:
1. Jalan Medan Merdeka Barat, Gambir, Jakarta Pusat.
2. Jalan Gunung Sahari, Sawah Besar, Jakarta Pusat.
3. Kawasan Pademangan/Ancol, Jakarta Utara (sebagai wilayah perbatasan yang krusial).

Melalui aksi safety campaign terpadu ini, seluruh instansi berharap dapat memberikan dampak signifikan dalam meningkatkan kesadaran berkendara masyarakat, sekaligus menekan angka kecelakaan lalu lintas secara drastis.

Berita Terkait

Puluhan Titik Api Kepung Waisai, Empat Pulau Besar Raja Ampat Mulai Terancam Kebakaran
Tambah Prodi Unggul, S1 Ekonomi Syariah UIA Raih Akreditasi LAMEMBA 2026
Api Turun ke Tebing, Tim Gabungan Terkendala Alat! Kebakaran Lonobi Sulit Dijangkau
Bantuan Perlengkapan Sekolah Dari Program Bhayangkari Peduli Disalurkan.
Ribuan Jamaah Hadiri Haul Habib Bugak Bireuen dan Santuni puluhan Anak Yatim
BREAKING NEWS! Api Lahap Tebing Lonobi, BPBD–Polres Raja Ampat Turun Langsung, Medan Ekstrem Jadi Kendala
Dua Jalan Jembatan Darurat Mbarung Dan Natam Putus Dua Kecamatan Terisolir
BERJUANG SENDIRI, TAPI TIDAK HARUS MENUTUP DIRI
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 18:38

Puluhan Titik Api Kepung Waisai, Empat Pulau Besar Raja Ampat Mulai Terancam Kebakaran

Minggu, 27 September 2026 - 15:21

Bantuan Perlengkapan Sekolah Dari Program Bhayangkari Peduli Disalurkan.

Minggu, 27 September 2026 - 11:13

Viral Soal Lapas Cibinong, “Ombudsman Offside, Mereka Bukan Penyidik Lakukan Penggerebekan

Minggu, 27 September 2026 - 04:48

Carles Imbir Ajak Rakyat Raja Ampat Kawal DPRK: Pastikan Berjalan Sesuai Aturan dan Aspirasi

Minggu, 27 September 2026 - 01:29

Panggil BKPSDM Soal IPDN Dipertanyakan, Warga: Jangan Salah Sasaran!

Sabtu, 26 September 2026 - 16:34

Ketua DPRK Raja Ampat Tegaskan APBD Perubahan 2026 Harus Tepat Sasaran

Sabtu, 26 September 2026 - 15:56

Pengawasan APIP Ungkap Temuan Rp2,17 Miliar pada 8 Desa Dalam Kabupaten Simeulue

Sabtu, 26 September 2026 - 10:53

Konten Diduga Singgung Agama, Ketua DPP GRPK Laporkan Akun TikTok ke Polda Sumut

Berita Terbaru