Bitung | Tribuneindonesia.com – Atmosfer peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia terasa begitu hidup di balik dinding Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Bitung pada Kamis (20/8/26).
Pihak lapas menyelenggarakan rangkaian perlombaan khusus yang menyatukan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dan jajaran pegawai dalam semangat kebersamaan.
Semangat sportivitas langsung membakar area olahraga lapas saat para WBP mengadu ketangkasan dalam pertandingan futsal antar-blok.
Sementara itu, para pegawai turut meramaikan kompetisi melalui pertandingan sepak takraw yang berlangsung sengit namun tetap menjunjung tinggi nilai nilai solidaritas.
Puncak keseruan acara pecah tepat pada tanggal 17 Agustus 2026, ketika panitia menggelar deretan lomba tradisional khusus bagi warga binaan.
Gelak tawa dan sorak-sorai penonton mewarnai setiap sudut area perlombaan saat para peserta saling berpacu menuju garis akhir.
Lomba lari karung, kompetisi tahan napas dalam air, hingga goyang balon secara berpasangan sukses menghadirkan hiburan segar di tengah rutinitas pembinaan.
Di sisi lain, panitia juga menilai aspek ketertiban dan kerapian tempat tinggal warga binaan melalui lomba kebersihan kamar.
Seluruh jajaran juri mengemas rangkaian acara ini secara sederhana namun sarat makna, dengan memprioritaskan penanaman disiplin serta dorongan kreativitas.
Setiap perlombaan dirancang untuk mengasah jiwa kompetitif yang sehat sekaligus membangun ikatan emosional yang positif antar-peserta.
Warga binaan menyambut setiap sesi kegiatan dengan antusiasme yang luar biasa tinggi sejak awal pembukaan hingga penutupan acara.
Kehadiran mereka yang berbaur tanpa sekat menciptakan suasana perayaan kemerdekaan yang semarak, hangat, dan penuh rasa kekeluargaan.
Manajemen Lapas Kelas IIB Bitung memanfaatkan momentum bersejarah ini sebagai sarana pembinaan inklusif bagi seluruh penghuni lapas. Lewat ruang partisipasi aktif ini, warga binaan mendapatkan wadah untuk menyalurkan energi positif dan mengembangkan potensi diri mereka.
Interaksi yang terjalin erat antara petugas dan warga binaan selama perayaan diharapkan mampu memperkokoh hubungan kerja sama yang harmonis.
Komunikasi yang baik ini menjadi fondasi penting dalam menjaga stabilitas keamanan serta ketertiban lingkungan lapas agar tetap kondusif.
Inisiatif ini menegaskan komitmen berkelanjutan Lapas Kelas IIB Bitung dalam mengisi kemerdekaan melalui program pembinaan bertahap yang humanis.
Langkah ini menyelaraskan semangat kemerdekaan dengan visi pembentukan mental warga binaan agar siap kembali berkarya di tengah masyarakat. (kiti)
























