HRD Kirim Alat Berat Bersihkan Lumpur di Pesantren-Pesantren

- Editor

Selasa, 9 Desember 2025 - 04:15

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BIREUEN/Tribuneindonesia.com

H. Ruslan Daud, anggota Komisi V DPR RI Fraksi PKB, ikut mengerahkan alat berat (beco dan bouldoser) untuk membersihkan lumpur bekas banjir yang menerjang sejumlah pesantren (dayah) yang ada di Provinsi Aceh.

HRD kepada wartawan, Senin (8/12/2025) mengatakan, upaya pembersihan lumpur dengan mengerahkan alat berat itu, dilakukan HRD atas arahan Ketua Umum DPP PKB, Gus Abdul Muhaimin Iskandar yang menelponnya langsung dari Jakarta, agar HRD bersama relawan PKB di Aceh, untuk turun langsung ke lokasi banjir membantu masyarakat yang menjadi korban banjir dan tanah longsor.

“Gus Ketum Muhaimin Iskandar yang juga Panglima Santri, meminta kami untuk turun ke pesantren-pesantren guna membantu masyarakat, para guru dan santri membersihkan pesantren yang berlumpur pasca banjir,” kata HRD.

Pantauan wartawan di lokasi, HRD bersama tim relawan ikut bermain lumpur membersihkan pekarangan dan ruang belajar serta tempat ibadah di pesantren yang dipenuhi lumpur setinggi lutut orang dewasa.

Anggota DPR RI dua periode ini, juga mengerahkan mobil tangki air bersih yang dikirim dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU) untuk membantu membersihkan lumpur.

Baca Juga:  ​Sinergi Korps Adhyaksa: Kejari Bitung Dukung Program Bakti Sosial Lintas Instansi

Kerja bakti atau gotong royong yang dilalukan HRD bersama relawan dan para santri di sejumlah pesantren atau dayah-dayah yang ada di Serambi Mekkah, selain arahan Ketum DPP PKB, juga merupakan bentuk kepedulian politisi PKB dari Daerah pemilihan (Dapil) Aceh 2, pasca bencana alam banjir dan tanah longsor yang menerjang Aceh, Sumut dan Sumatera Barat.

“Gotong royong membersihkan pesantren-pesantren itu, kami lakukan agar proses belajar mengajar di lembaga pendidikan agama ini dapat berjalan normal kembali seperti biasanya,” ujar HRD.

Katanya, negara wajib hadir ke pesantren-pesantren guna membantu anak-anak bangsa agar segera kembali bisa menuntut ilmu agama, baik untuk kehidupan di dunia maupun akhirat.

“Santri merupakan generasi bangsa yang patut kita perhatikan dan kita selamatkan, mereka merupakan generasi qurani yang menjadi penerus dan penyelamat bangsa ini di masa sekarang maupun masa yang akan datang,” pungkas HRD. (*)

Berita Terkait

Selamat Jalan Kak, Semoga Husnul Khatimah
Dinas DPKP Bireuen dan Bulog Gelar Gerakan Pangan Murah di Empat Kecamatan
H. Ruslan M. Daud Gandeng Poltekpel Malahayati Bekali Penyintas Banjir Bireuen
P3-TGAI Rp195 Juta Kuning II Disorot, Disebut Aspirasi Dewan PKB
Kawal Kamtibmas Jelang Peringatan HDA Ke – 21 Tahun 2026, Polres Bireuen Gelar Apel Gabungan Bersama TNI
Satgas TMMD ke-129 Tebar Lele dan Isi Kandang Ayam Petelur di Lima Lokasi RTLH
Kapolres Bireuen Terima Penghargaan sebagai Inisiator Penggerak Literasi Digital Kamtibmas Tahun 2026
LSM KPK RI Desak Audit P3-TGAI Kuning II: Rp195 Juta Uang Negara, Jangan Dikerjakan Asal Jadi
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 10:16

Kas dan Kewajiban Jadi Sorotan, BPK Sebut Pemkab Simeulue Belum Mampu Bayar Seluruh Utang Jangka Pendek

Rabu, 12 Agustus 2026 - 09:57

​Tunjukkan Kekompakan dan Disiplin, TP PKK Bitung Sukses Unjuk Gigi dalam Gerak Jalan Kemerdekaan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 07:37

Jalur Tikus di Tengah Macet Jamin Ginting

Rabu, 12 Agustus 2026 - 05:36

Dipimpin Dirut Alfred Salindeho, PDAM Dua Sudara Meriahkan Lomba Gerak Jalan HUT RI di Bitung

Selasa, 11 Agustus 2026 - 10:45

Di Balik Cerita Zafira, Bakat Anak yang Mulai Diuji

Selasa, 11 Agustus 2026 - 10:04

FORPROVSU dan Janji Olahraga Rakyat

Selasa, 11 Agustus 2026 - 00:43

Jejak India di Balik Promosi Wisata Sumatera

Senin, 10 Agustus 2026 - 16:58

Lau Simeme Mulai Digenangi, Warga Hilir Diminta Waspada

Berita Terbaru

Headline news

Selamat Jalan Kak, Semoga Husnul Khatimah

Kamis, 13 Agu 2026 - 00:59