Hari Kedua Dianmas STIK Angkatan 83, Mahasiswa Laksanakan Orientasi dan Pemetaan Penanganan Bencana di Polres Bireuen

- Editor

Selasa, 10 Februari 2026 - 13:17

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bireuen/Tribuneindonesia.com

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (Dianmas) Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Angkatan ke-83 Yon WPS di wilayah hukum Polda Aceh memasuki hari kedua, Selasa (tanggal 10 Februari 2026), dengan rangkaian kegiatan orientasi dan pemetaan penanganan bencana di Kabupaten Bireuen.

Kegiatan diawali dengan apel pagi yang dipimpin oleh Perwira Pendamping, KBP Taufik Hidayat, S.H., S.I.K., M.Si. Dalam arahannya, KBP Taufik Hidayat menekankan pentingnya kedisiplinan, soliditas tim, serta kepekaan mahasiswa terhadap kondisi sosial dan kebutuhan masyarakat terdampak bencana.

Usai apel, rombongan mahasiswa STIK melaksanakan orientasi di Polres Bireuen yang disambut langsung oleh Kapolres Bireuen AKBP Tuschad Cipta Herdani, S.I.K., M.Med.Kom. Dalam sambutannya, Kapolres menyampaikan gambaran umum situasi keamanan serta kondisi kebencanaan yang tengah dihadapi Kabupaten Bireuen, sekaligus mengapresiasi keterlibatan mahasiswa STIK dalam mendukung upaya penanganan bencana.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan paparan dari Kabagops dan Kabag SDM Polres Bireuen, yang menyampaikan data serta kebutuhan terkait penanggulangan dan penanganan bencana alam di wilayah Kabupaten Bireuen. Berdasarkan data yang dipaparkan, bencana banjir yang terjadi berdampak signifikan terhadap berbagai sektor kehidupan masyarakat.

Baca Juga:  Petani di Aceh Timur Tewas Diterkam Buaya Saat Menyelam di Sungai

Tercatat, aktivitas pendidikan di wilayah terdampak terhenti selama kurang lebih 1,5 bulan. Selain itu, terdapat 30 titik pengungsian yang tersebar di 17 kecamatan, dengan jumlah pengungsi mencapai 2.097 jiwa. Dalam peristiwa tersebut, dilaporkan 40 orang meninggal dunia, serta 3 orang dinyatakan hilang dan hingga saat ini masih dalam proses pencarian.

Dampak kerusakan infrastruktur juga cukup besar, meliputi 58 unit jembatan putus dan 76 unit jalan mengalami kerusakan, yang turut mempengaruhi akses mobilitas dan distribusi logistik masyarakat.

Sebagai tindak lanjut, mahasiswa STIK Angkatan ke-83 melaksanakan kegiatan pemetaan lanjutan di Polsek Peusangan, guna memperoleh gambaran lebih detail terkait kondisi lapangan serta kebutuhan prioritas masyarakat di wilayah tersebut.

Melalui rangkaian kegiatan hari kedua ini, diharapkan mahasiswa STIK dapat menyusun pemetaan yang komprehensif sebagai dasar pelaksanaan program Dianmas selanjutnya, khususnya dalam mendukung upaya penanganan dan pemulihan pascabencana di Kabupaten Bireuen.

Berita Terkait

Cahaya Isra Mikraj di Batang Kuis Kapolsek AKP Salija Ajak Pemuda Tumbuhkan Generasi Beriman
Kapolres Gelar Temu Ramah meriahkan Ultah Pers Nasional Aceh Tenggara
Dukung Pemulihan Pascabencana 249 Mahasiswa STIK Laksanakan Dianmas di Aceh
Personil Yonif TP 837/KT Bersama Babinsa dan Masyarakat Laksanakan Pemulihan Meunasah Keude Aceh
AMP-MANDAKOR LAPORKAN KE KEJAKSAAN PENGGUNAAN ANGGARAN DINAS PENDIDIKAN MADINA TAHUN 2025
PANGKORMAR HADIRI UPACARA PRASETYA PERWIRA DIKTUKPA KHUSUS TNI AL TA 2026, DUA PRAJURIT MARINIR BERPRESTASI RESMI DILANTIK
FKLL Jakarta Barat Bulan Februari Bahas Kesiapan Operasi Keselamatan Jaya di Tengah Cuaca Ekstrem
Jasa Raharja DKI Jakarta Hadiri Apel Operasi Keselamatan Jaya 2026 di Polda Metro Jaya
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 9 Februari 2026 - 03:10

Dugaan Suap Proyek RSUD Djoelham Binjai, Rp300 Juta Disebut Menguap Tanpa Pekerjaan

Selasa, 3 Februari 2026 - 08:14

Kepala SMA Negeri 2 Lawe Sigala-Gala Membangkang Sidang KIA, Terancam Sanksi Administratif hingga Pidana UU KIP

Selasa, 3 Februari 2026 - 00:07

Korupsi Proyek Waterfront City Danau Toba Meledak, GM BUMN Ikut Ditahan, Negara Rugi Rp13 Miliar

Sabtu, 31 Januari 2026 - 00:10

Sekolah Rakyat Berdiri di Tanah Sengketa, Pemko Medan Diduga Abaikan Proses Hukum

Kamis, 29 Januari 2026 - 05:18

Kejari Aceh Tenggara Lantik Tiga Pejabat Eselon IV, Kajari Tegaskan Komitmen Kejaksaan Modern dan Profesional

Rabu, 28 Januari 2026 - 08:52

Tahanan kabur di Pengadilan Negri Lubuk Pakam, Cipayung Plus desak pencopotan pejabat

Kamis, 15 Januari 2026 - 13:10

Dua Kali Jadi Korban Pencurian, Mansyur Tarigan Malah Duduk di Kursi Terdakwa

Rabu, 14 Januari 2026 - 06:02

Kebakaran Tewaskan Dua Pegawai Lapas Labuhan Bilik, Keluarga Soroti Dugaan Kekerasan

Berita Terbaru