Gubernur Sulut Tinjau Lokasi Banjir di Manado, Pastikan Keselamatan Warga

- Editor

Jumat, 21 Maret 2025 - 21:48

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Manado, Sulut | Tribuneindonesia.com,

Sejak Jumat pagi (21/03), Kota Manado dilanda hujan deras disertai angin kencang. Akibatnya, air sungai meluap dan menyebabkan banjir di berbagai wilayah, termasuk Kecamatan Singkil dan Tuminting.

Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus SE, beserta Kapolda Sulut Irjen Pol Roycke Langie meninjau langsung kondisi di lapangan. Pemerintah daerah bergerak cepat dengan mengevakuasi warga serta menyalurkan bantuan logistik bagi korban terdampak.

Dalam kunjungannya, gubernur memastikan keselamatan warga terdampak.

“Warga yang rumahnya tidak bertingkat akan diungsikan guna memastikan keselamatan mereka,” ujarnya.

Baca Juga:  Petani di Lampung Diterkam Harimau Saat Mengendarai Motor

Diketahui, Hingga saat ini, sekitar 5.000 kepala keluarga telah dievakuasi ke lokasi yang lebih aman.

Selain itu, Pemerintah daerah juga telah menyiapkan bantuan logistik berupa makanan siap saji bagi para pengungsi.

“Kami akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan warga mendapatkan bantuan yang dibutuhkan,” tambah gubernur.

Menurut laporan terbaru, hujan di Tondano telah berhenti dan air laut dalam kondisi pasang, sehingga banjir perlahan mulai surut. Upaya pemulihan terus dilakukan oleh berbagai pihak untuk memastikan keamanan dan kenyamanan warga. (Talia)

Berita Terkait

Fraksi Otsus DPRK Raja Ampat Soroti Dana Otsus Rp268 Miliar: Jangan Hanya Jadi Angka di APBD
21,6 Ton Beras Digelontorkan ke Waisai, 720 Warga Masuk Daftar Penerima
Miras Ilegal Diduga Marak di Waisai, Penertiban Dipertanyakan
Kebakaran Hutan Samate Belum Padam Sepekan, Warga Bentuk Tim Kecil Cari Titik Api
Kebakaran Hutan Samate satuPekan, Api Kembali Berkobar — Warga Kewalahan, DPRK Soroti Respons BPBD
Pengawasan Kawasan Konservasi Raja Ampat Disorot, Tokoh Pemuda Dorong Masyarakat Adat Dilibatkan
Masyarakat Raja Ampat Kecam Dugaan Penangkapan Penyu oleh WNA Menggunakan Senapan
“DDS Tahap I 2025, Rehab Jembatan Wejim Timur Baru Dikerjakan 2026: Warga Minta Inspektorat Turun!”
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 04:48

Carles Imbir Ajak Rakyat Raja Ampat Kawal DPRK: Pastikan Berjalan Sesuai Aturan dan Aspirasi

Sabtu, 26 September 2026 - 16:34

Ketua DPRK Raja Ampat Tegaskan APBD Perubahan 2026 Harus Tepat Sasaran

Sabtu, 26 September 2026 - 12:16

Kapolres Aceh Timur Silaturahmi ke Abu Paya Pasi, Perkuat Sinergi Polri dan Ulama

Sabtu, 26 September 2026 - 06:35

Peringati Maulid Nabi, Kapolres Aceh Timur Santuni puluhan Anak Yatim

Sabtu, 26 September 2026 - 05:17

Fraksi Otsus DPRK Raja Ampat Soroti Dana Otsus Rp268 Miliar: Jangan Hanya Jadi Angka di APBD

Sabtu, 26 September 2026 - 00:30

Wali Kota Langsa Buka Langsa Expo 2026, Dorong Kebangkitan UMKM dan Ekonomi Kreatif

Jumat, 25 September 2026 - 21:22

Kapolres Bitung Imbau Warga Terdampak Tol Tak Blokir Jalan: Silakan Aspirasi, Tetap Taat Hukum

Jumat, 25 September 2026 - 13:09

Dukung Program Ketahanan Pangan, Rutan Cipinang Dorong Kemandirian Warga Binaan melalui Produksi Tempe

Berita Terbaru

Feature dan Opini

Panggil BKPSDM Soal IPDN Dipertanyakan, Warga: Jangan Salah Sasaran!

Minggu, 27 Sep 2026 - 01:29

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x