GOWI Bongkar Dugaan Permainan Proyek! Revitalisasi SDN Mekarsari 3 Diduga Gunakan Baja Bekas dan Abaikan K3

- Editor

Rabu, 15 Oktober 2025 - 13:10

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PANDEGLANG|TribuneIndonesia.com 

Ramainya pemberitaan terkait pekerjaan proyek revitalisasi bangunan Satuan Pendidikan SDN Mekarsari 3, yang berlokasi di Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang, kini menjadi perhatian serius publik. Proyek yang seharusnya membawa perubahan positif bagi dunia pendidikan justru diselimuti dugaan penggunaan material baja ringan bekas dan pengabaian aspek K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) di lapangan.

Sejumlah warga sekitar mengaku heran saat melihat material baja ringan yang tampak tidak baru, bahkan memperlihatkan bekas potongan, karat, dan sambungan las lama. Kondisi tersebut memunculkan dugaan bahwa material yang digunakan bukan baru, melainkan bekas pakai dari proyek lain.

Selain itu, pelaksanaan proyek juga dinilai mengabaikan aspek keselamatan kerja (K3). Para pekerja disebut tidak menggunakan alat pelindung diri (APD) yang memadai, seperti helm proyek, sepatu safety, dan tali pengaman, yang seharusnya menjadi standar dalam setiap pekerjaan konstruksi pemerintah.

Menanggapi hal tersebut, Gabungan Organisasi Wartawan Indonesia (GOWI) — gabungan dari Gabungnya Wartawan Indonesia (GWI) dan Asosiasi Wartawan Demokrasi Indonesia (AWDI) DPC Kabupaten Pandeglang — angkat bicara tegas dan mendesak pihak terkait segera turun tangan. Rabu (15/10/2025).

Ketua GWI DPC Kabupaten Pandeglang, Reynold Kurniawan, menyebut bahwa proyek pendidikan semestinya dijalankan dengan penuh tanggung jawab, karena menyangkut keselamatan dan kenyamanan anak-anak di lingkungan sekolah.

Baca Juga:  Bantuan dari DPP PEBABRI pusat tiba di wilayah kabupaten Aceh Tamiang.

“Kalau benar ada penggunaan baja bekas dan pelanggaran K3, itu pelanggaran serius! Proyek pendidikan tidak boleh jadi ajang coba-coba. Kami mendesak Dinas Pendidikan dan Inspektorat segera turun ke lokasi, periksa kontraktor dan pastikan tidak ada permainan anggaran,” tegas Reynold.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal AWDI DPC Kabupaten Pandeglang, Jaka Somantri, menambahkan bahwa dugaan pengabaian K3 dan penggunaan material bekas bukan hanya soal teknis, tapi bukti lemahnya pengawasan dari pihak terkait.

“Proyek pendidikan harusnya mencerminkan kualitas dan tanggung jawab moral. Kalau baja yang dipakai bekas, itu bukan hanya menyalahi aturan tapi juga mengancam keselamatan siswa dan guru. Kami akan kawal persoalan ini, dan bila perlu kami dorong aparat penegak hukum untuk turun,” ujar Jaka.

GOWI menegaskan, bila temuan tersebut benar adanya, maka pemerintah daerah harus berani mengambil tindakan tegas terhadap kontraktor nakal dan pihak-pihak yang diduga terlibat dalam permainan proyek pendidikan.

“Jangan tunggu bangunan ambruk baru ribut mencari siapa yang salah. Audit harus segera dilakukan dan hasilnya disampaikan ke publik,” pungkas Reynold.

Kini, mata publik tertuju pada Dinas Pendidikan dan Inspektorat Kabupaten Pandeglang. Masyarakat menanti langkah konkret untuk membuktikan bahwa proyek revitalisasi sekolah bukan sekadar formalitas pembangunan, melainkan bentuk nyata komitmen pemerintah terhadap mutu dan keselamatan dunia pendidikan.”(Tim/red)

Berita Terkait

Manuver Politik di Tengah Krisis: Analisis Reputasi Ruslan Daud dalam Pemulihan Pascabencana Bireuen
Warga Tualang Baro Butuh Pemimpin Transparan demi Percepatan Perubahan Desa
P2BMI Desak Usut Dugaan Rangkap Jabatan Kadus Sena
Ratusan Warga Aceh Tamiang Protes Status TMK, Desak Audit Ulang Data Korban Banjir
Ruas Tol Terbanggi Besar–Pematang Panggang–Kayu Agung Ditutup Sementara Mulai 9 Februari 2026
Selamat memperingati Hari Pers Nasional 2026
ACEH Polri terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat
Data Dampak Banjir Dipersoalkan, Warga Nilai Pendataan BNPB Tidak Akurat
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 9 Februari 2026 - 15:18

Deklarasi Pers Nasional 2026 Tegaskan Penolakan terhadap Kriminalisasi Jurnalis

Senin, 9 Februari 2026 - 13:14

PTUN Jakarta Tegaskan Gugatan Kubu Murjoko Gugur, Legalitas PSHT di Bawah Kepemimpinan Taufiq Tak Terbantahkan

Senin, 9 Februari 2026 - 12:35

​KPK Bongkar Skandal Jalur Merah Bea Cukai, Direktur P2 dan Lima Orang Ditetapkan Tersangka

Senin, 9 Februari 2026 - 08:32

Ketua DPC Demokrat Bireuen : H. T. Ibrahim Kader yang Tumbuh dari Bawah dan Loyal terhadap Partai

Senin, 9 Februari 2026 - 06:55

Jejak Sejarah, Menelusuri Akar Kelahiran Hari Pers Nasional

Senin, 9 Februari 2026 - 02:27

Wagub Aceh Ambil Alih Kendali, Polemik Huntara Bireuen Resmi Diakhiri

Senin, 9 Februari 2026 - 01:58

​Jaga Kondusivitas Wilayah, Tim PANTERA Polsek Matuari Sambangi Markas Manguni Muda

Minggu, 8 Februari 2026 - 11:56

Polemik Aksi PSHT Di Madiun Membuka Mata Publik, Negara Diam Kebenaran Berbicara

Berita Terbaru