​Bukan Sekadar Seremonial, Polres Bitung Maknai Usia Bhayangkara Baru Lewat Gotong Royong Lintas Iman

- Editor

Jumat, 19 Juni 2026 - 13:29

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bitung | Tribuneindonesia.comMenyambut momentum historis Hari Bhayangkara ke-80, Kepolisian Resor (Polres) Bitung memilih cara yang menyentuh aspek sosial dan spiritual masyarakat.

Di bawah komando langsung Kapolres Bitung AKBP Albert Zai, S.I.K., M.H., institusi kepolisian setempat menggelar aksi Bhakti Religi secara serentak di sejumlah rumah ibadah pada Jumat (19/6/26) pagi.

​Langkah ini diambil sebagai bentuk konkret dari komitmen Korps Bhayangkara dalam merawat tenun toleransi dan menjaga kedekatan dengan masyarakat.

Melalui aksi gotong royong ini, polisi memosisikan tokoh agama dan pengurus rumah ibadah sebagai mitra strategis demi menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum Kota Bitung.

​Sejak pukul 07.30 Wita, ratusan personel kepolisian telah disebar ke empat titik rumah ibadah yang merepresentasikan keberagaman keyakinan di kota tersebut.


Rumah ibadah yang menjadi sasaran aksi bersih-bersih ini meliputi Gereja Katolik Santo Antonius De Padua, Girian Atas, Masjid Al Muttaqien, Girian Weru Satu, Klenteng Seng Bo Kiong, Kadoodan, dan Pura Utara Segara, Pateten Dua.


​Aksi lapangan ini tidak hanya melibatkan personel bintara, melainkan dipimpin langsung Kapolres Albert Zai didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Bitung, Ny. Detta Albert Zai.

Turut serta dalam rombongan, Wakapolres Bitung Kompol Johanis Heintje Daniel Korompis, S.E., beserta Wakil Ketua Bhayangkari Ny. Sjeanet Korompis, dan jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Bitung.

​Pemandangan di setiap lokasi mencerminkan hilangnya sekat birokrasi antara aparat keamanan dan warga sipil. Para perwira tinggi Polres, anggota polsek jajaran, pengurus Bhayangkari, hingga jemaat setempat membaur menjadi satu, bahu-membahu membersihkan setiap sudut area rumah ibadah demi kenyamanan bersama.

​AKBP Albert Zai menegaskan bahwa agenda Bhakti Religi ini sengaja dirancang bukan sekadar sebagai perayaan seremonial belaka.

Menurutnya, usia ke-80 Hari Bhayangkara harus menjadi momentum refleksi untuk mempererat tali silaturahmi yang menyentuh akar rumput. ​

“Rumah ibadah merupakan fondasi utama dalam pembinaan moral masyarakat serta penanaman nilai toleransi. Melalui kehadiran fisik kami di sini, Polres Bitung ingin membangun sinergi yang lebih kokoh guna memastikan kota ini tetap aman, kondusif, dan harmonis,”

ujar Albert di sela-sela kegiatan. Perwira menengah Polri tersebut juga menambahkan bahwa keberagaman etnis dan agama di Kota Bitung merupakan sebuah kekayaan daerah yang sangat mahal.

Baca Juga:  ​Polres Bitung Perketat Pengamanan Nobar Piala Dunia 2026, Warga Diimbau Jaga Kamtibmas

Oleh karena itu, modal sosial tersebut wajib dirawat melalui aksi nyata yang mengedepankan sikap saling menghargai.

​Gayung bersambut, inisiatif kepolisian ini menuai respons positif dan apresiasi tinggi dari para pemuka agama setempat.

Pastor Alexander Tamangendar, Pr., selaku pimpinan umat di Gereja Katolik Santo Antonius De Padua, menyatakan bahwa kehadiran Polri membawa dampak psikologis yang sangat baik bagi jemaatnya.

​”Apa yang dilakukan oleh Polres Bitung hari ini merupakan teladan nyata dari kepemimpinan yang merangkul. Kehadiran bapak Kapolres beserta jajaran tidak hanya membersihkan tempat ibadah kami, tetapi juga menguatkan rasa persaudaraan antarumat beragama,”

kata Pastor Alexander.

​Senada dengan hal tersebut, Imam Masjid Besar Al Muttaqien, Ustad Arifin Moha, memandang aksi bersih-bersih ini sebagai langkah konkret dalam mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus hubungan kemitraan antara ulama dan umaro (pemerintah/aparat).

​”Kami sangat bersyukur atas kepedulian yang ditunjukkan oleh Polres Bitung. Pertemuan hari ini menjadi ruang silaturahmi yang sejuk, dan kami berharap kerja sama yang harmonis ini dapat terus dipertahankan demi kedamaian Kota Bitung,”

tutur Ustad Arifin.

​Apresiasi mendalam juga datang dari perwakilan umat Tri Dharma melalui Ketua Pengurus Klenteng Seng Bo Kiong, Sukardi.

Ia menilai kehadiran aparat kepolisian di klenteng membuktikan bahwa Polri bersikap netral dan mengayomi seluruh lapisan masyarakat tanpa memandang latar belakang keyakinan.

​Sementara itu, Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Bitung, I Wayan Sumartawan, menyebut aksi sosial di Pura Utara Segara telah mengalirkan energi positif bagi umat Hindu.

Ia berharap Korps Bhayangkara dapat terus mempertahankan citra humanisnya sebagai pelindung rakyat.

​Seluruh rangkaian kegiatan Bhakti Religi yang sarat akan nilai kemanusiaan ini berakhir pada pukul 09.30 Wita dengan situasi yang aman dan kondusif.

Agenda ini menjadi bukti bahwa peran kepolisian kini telah bertransformasi, tidak hanya fokus pada penegakan hukum hukum yang kaku, melainkan juga aktif dalam kegiatan sosial.

​Menutup rangkaian kegiatan, Polres Bitung kembali menegaskan arah kebijakannya ke depan untuk terus mengimplementasikan semangat “Polri untuk Masyarakat”.

Melalui momentum Hari Bhayangkara ke-80, institusi ini berkomitmen menjadi lembaga yang semakin profesional dan dicintai oleh warga. (kiti)

Berita Terkait

Di Tengah Musibah Kebakaran Aceh Tenggara, Kapolres dan Bupati Hadir Kuatkan 13 KK Korban Terdampak
Sat Samapta Polres Aceh Timur Bersihkan Masjid Baitul Manan, Wujudkan Kehadiran Polri yang Dirasakan Masyarakat
SKANDAL PROYEK IRIGASI KAMPUNG NANGKA: Bau Busuk Korupsi Menyengat, CV Putra Jaya Tantang Hukum dan Keselamatan Rakyat!
IPMARAM Desak Pemda Raja Ampat Segera Wujudkan Asrama Permanen di Yogyakarta
Tahura Raja Ampat di Pusat Waisai Disorot, Warga Minta Pemda Serius Benahi Kebersihan
Diseminasi Hasil Penelitian, Bupati Bireuen Tekankan Pentingnya Riset dalam Kebijakan Pembangunan
Bom Ikan Kembali Marak, Patroli KODAERAL XIV Sorong Dipertanyakan Masyarakat Raja Ampat
Pemusnahan 104 & 54 Hasil Razia BB Knalpot Raccing (blong) Secara Simbolis Oleh Kapolres didampingi Bupati Aceh Tenggara
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 05:01

​Kadis Kominfo Bitung Gembleng Siswa SMK Polaris Pentingnya Etika Bermedia Sosial

Jumat, 18 September 2026 - 04:55

Di Tengah Musibah Kebakaran Aceh Tenggara, Kapolres dan Bupati Hadir Kuatkan 13 KK Korban Terdampak

Jumat, 18 September 2026 - 04:46

Sat Samapta Polres Aceh Timur Bersihkan Masjid Baitul Manan, Wujudkan Kehadiran Polri yang Dirasakan Masyarakat

Jumat, 18 September 2026 - 04:33

Kedepankan Syariat Islam di Aceh, APH dan Pejabat Diimbau Prioritaskan Restorative Justice bagi Kasus Antar-Siswa di Sekolah

Jumat, 18 September 2026 - 04:28

SKANDAL PROYEK IRIGASI KAMPUNG NANGKA: Bau Busuk Korupsi Menyengat, CV Putra Jaya Tantang Hukum dan Keselamatan Rakyat!

Jumat, 18 September 2026 - 03:38

KBO Satlantas Polres Aceh Timur Diserang Saat Gagalkan Pencurian Kabel Tower, Pelaku Berhasil Ditangkap

Jumat, 18 September 2026 - 02:00

Kesbangpol Deli Serdang Fasilitasi Mediasi Persoalan Speaker Masjid Al-Muttaqin, Kedua Pihak Berdamai

Kamis, 17 September 2026 - 17:41

Polemik Dana Jilbab Deli Serdang, GRPK Soroti Penudingan terhadap Ny.Jelita Asri Ludin Tambunan

Berita Terbaru