Beras Mahal dan Langka di Aceh, Ketua JWI Aceh Tamiang Desak Bulog Gelar Operasi Pasar

- Editor

Senin, 21 Juli 2025 - 03:46

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Tamiang | TribuneIndonesia.com

Lonjakan harga beras yang disertai kelangkaan stok di sejumlah pasar tradisional di Aceh, khususnya di Kabupaten Aceh Tamiang, mulai meresahkan masyarakat. Ketua Jurnalis Warga Indonesia (JWI) Aceh Tamiang, Purnawirawan TNI Zulsyafri, angkat bicara dan mendesak Perum Bulog segera menggelar operasi pasar guna mengatasi krisis ini.

“Sejak lima hari terakhir, beras dengan merek standar sudah tidak tersedia lagi di pasaran. Kami mendapat informasi bahwa beberapa kilang padi menghentikan aktivitasnya sementara karena harga gabah yang sangat tinggi dan minimnya pasokan,” ujar Zulsyafri, Senin (21/7/2025).

Berdasarkan pantauan di sejumlah pasar tradisional di Aceh Tamiang, harga beras terus merangkak naik dalam beberapa pekan terakhir. Selain mahal, ketersediaannya juga sangat terbatas. Hal ini menyulitkan masyarakat untuk mendapatkan kebutuhan pokok harian.

“Tak sedikit warga yang berharap ada beras murah, setidaknya cukup untuk dibeli dan dimakan setiap hari. Kondisi ini benar-benar menyulitkan masyarakat kecil,” tambahnya.

Kondisi serupa juga terjadi di berbagai wilayah lain di Aceh. Anto, pemilik toko sembako yang berlokasi di Jalan Medan–Banda Aceh, Kecamatan Manyak Payed, mengungkapkan bahwa harga beras sudah mulai naik sejak tiga minggu terakhir dan kini semakin langka.

Baca Juga:  Era Baru Haji di Indonesia, PJS Siap Kawal Program Kementerian Haji dan Umrah

“Sejak tiga minggu lalu stok mulai seret. Sekarang barang makin susah didapat. Kami juga kewalahan,” ungkap Anto kepada Zulsyafri. Toko sembako milik Anto diketahui merupakan salah satu dari lima pedagang beras mitra Bulog di kawasan Manyak Payed.

Kelangkaan beras ini juga berdampak langsung terhadap pelaku usaha kuliner. Kak Cut, pemilik warung nasi, mengaku harus menghadapi dilema besar karena harga beras yang mahal menambah tekanan pada biaya operasional.

“Dengan harga beras setinggi ini, kami para pedagang warung makan benar-benar terjepit. Sementara daya beli masyarakat juga menurun. Kami hanya bisa berharap ada langkah cepat dari pemerintah,” keluhnya.

Zulsyafri menegaskan, fenomena ini bukan semata-mata akibat cuaca atau musim panen, melainkan butuh perhatian serius dari pemerintah dan Bulog untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan beras di tengah ketidakpastian harga pangan global.

“JWI meminta pemerintah hadir, jangan biarkan masyarakat terus terbebani. Operasi pasar menjadi solusi mendesak untuk menekan harga dan menjamin stok pangan utama masyarakat,” tutup Zulsyafri. (#)

Berita Terkait

Sinergi Pemerintah dan Pelaku Kreatif: Langkah Nyata Hengky Honandar Majukan Ekonomi Digital di Kota Bitung
Hengky Honandar Tekan Tombol Akselerasi Pembangunan Bitung
Tonggak Sejarah : FH Unsam Gelar Wisuda Lokal Pascasarjana Hukum Pertama
Kejari Bitung Perkuat Sinergi Hukum dengan Perumda Duasudara Demi Tata Kelola Perusahaan yang Akuntabel
BABINPOTMAR POS TNI AL Manggar sambangi Nelayan desa Mayang ,laksanakan pembinaan
Ny. Ella Suherman sosok istri prajurit yang kreatif “kisah inspiratif dari lidi nipah”
Digagalkan: Satresnarkoba Polres Bitung Ringkus Dua Pemuda di Matuari
Wali Kota Bitung Beri Apresiasi Tinggi, STIE Petra Jadi Motor Penggerak Ekonomi Digital Lewat Petra Expo 2026
Berita ini 130 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 12:46

Sinergi Pemerintah dan Pelaku Kreatif: Langkah Nyata Hengky Honandar Majukan Ekonomi Digital di Kota Bitung

Rabu, 6 Mei 2026 - 12:31

Hengky Honandar Tekan Tombol Akselerasi Pembangunan Bitung

Rabu, 6 Mei 2026 - 07:35

BABINPOTMAR POS TNI AL Manggar sambangi Nelayan desa Mayang ,laksanakan pembinaan

Rabu, 6 Mei 2026 - 07:21

Ny. Ella Suherman sosok istri prajurit yang kreatif “kisah inspiratif dari lidi nipah”

Rabu, 6 Mei 2026 - 05:01

Digagalkan: Satresnarkoba Polres Bitung Ringkus Dua Pemuda di Matuari

Rabu, 6 Mei 2026 - 01:11

Wali Kota Bitung Beri Apresiasi Tinggi, STIE Petra Jadi Motor Penggerak Ekonomi Digital Lewat Petra Expo 2026

Selasa, 5 Mei 2026 - 17:09

Enam Bulan Pasca Banjir, SD Negeri 5 Tanah Jambo Aye Masih Belum Pulih Sepenuhnya

Selasa, 5 Mei 2026 - 16:06

​Apresiasi Dedikasi, Pelindo Bitung Ganjar 10 Karyawan Predikat Pegawai Terbaik 2025

Berita Terbaru

Pemerintahan dan Berita Daerah

MTQ Deli Serdang Diperketat, Bupati Asri Ludin Tegaskan Pembinaan Berbasis Kecamatan

Rabu, 6 Mei 2026 - 10:16

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x