Ansor Sumut Gelar Aksi Solidaritas, Desak Polisi Tangkap Pelaku Pengeroyokan Kader Banser

- Editor

Senin, 29 September 2025 - 13:22

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Medan|TribuneIndonesia.com-Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor (PW GP Ansor) Sumatera Utara menggelar aksi solidaritas sekaligus mendesak aparat kepolisian untuk segera menangkap pelaku pengeroyokan terhadap Rida, kader Banser yang dianiaya oleh sekelompok orang di Tangerang.

Ketua PW GP Ansor Sumatera Utara, Dr. H. Adlin Tambunan, mengecam keras aksi kekerasan tersebut. Ia menegaskan, tindak brutal yang menimpa kader Banser bukan hanya serangan terhadap individu, tetapi juga penghinaan terhadap nilai-nilai kebangsaan yang dijunjung tinggi Ansor dan Banser.

“Ansor dan Banser adalah garda terdepan dalam menjaga kerukunan dan keamanan sosial. Ketika ada kader menjadi korban kekerasan, itu menjadi alarm bagi kita semua untuk menyuarakan dukungan dan empati. Jangan biarkan kekerasan dijadikan alat menyelesaikan perbedaan,” tegas Adlin, Senin (29/9/2025).

Wakil Bupati Serdang Bedagai ini juga meminta aparat kepolisian bergerak cepat menangkap seluruh pelaku dan membuka proses penyelidikan secara transparan serta adil.
“Kami meminta polisi segera bertindak. Proses hukum harus transparan, tidak boleh ada yang ditutupi, apalagi melindungi pelaku,” tambahnya.

Baca Juga:  Tantangan Dunia Pertanian dalam ekonomi Kerakyatan di Tangan Generasi Muda Indonesia. 

Lebih lanjut, Adlin mengimbau seluruh kader Ansor dan Banser di Sumut agar tetap tenang dan tidak terprovokasi. Ia menegaskan bahwa kasus ini sepenuhnya dipercayakan kepada aparat penegak hukum.
“Kita tetap satu barisan, satu komando. Jangan ada yang tersulut emosi. Tapi sikap kita jelas, hukum harus ditegakkan. Kami akan terus mengawal kasus ini,” pungkasnya.

Sebelumnya, insiden pengeroyokan terhadap Rida viral di media sosial. Berdasarkan keterangan saksi, kejadian bermula saat Rida hendak bersalaman dengan Habib Bahar usai pengajian. Namun langkahnya dicegah pengawal dengan tuduhan hendak “menyolok mata” Habib Bahar. Tuduhan itu memicu keributan, hingga Rida ditarik dan dianiaya sejumlah orang.

Korban menerima pukulan dan tendangan bertubi-tubi hingga terjatuh. Bahkan, telepon genggam serta sepeda motornya ditahan panitia. Akibat pengeroyokan itu, Rida mengalami luka memar serius dan dilarikan ke RSUD Kabupaten Tangerang. Keluarga korban telah melaporkan kasus ini ke Polres Metro Tangerang dengan pendampingan LBH Ansor Banten.

TribuneIndonesia.com

Berita Terkait

Pujaketarub Medan resmi dilantik , semangat persatauan Nusantara menggema
Suharto alias Bagong Kembali Maju, Bursa Ketua PAC Pemuda Pancasila Batang Kuis Mulai Menghangat
Wabup Lom-Lom Suwondo Rangkul Macan Asia Indonesia, Dorong Sinergi Ketahanan Pangan di Deli Serdang
Bobby Absen di Musda Golkar Sumut
Ketua IWO Bali Apresiasi Putusan MK Jadi ‘Alarm’ Penegak Hukum soal Kriminalisasi Pers
Kesbangpol Verifikasi Sekretariat DPC Macan Asia Indonesia Deli Serdang
DPC Macan Asia Deli Serdang Resmi Daftar ke Kesbangpol
PDI Perjuangan: Banteng yang Tak Pernah Jinak dan Pertaruhan Demokrasi 2029
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 10 Februari 2026 - 11:49

​Kejari Bitung Gelar Rapat Koordinasi PAKEM, Perkuat Pengawasan Aliran Kepercayaan

Selasa, 10 Februari 2026 - 11:12

​Waspada! Buaya 6 Meter Muncul di Perairan Dermaga Bimoli Bitung

Selasa, 10 Februari 2026 - 07:13

HRD Serap Aspirasi Terkait Penanganan Bencana dan Pererat Silaturrahmi Dengan Media

Selasa, 10 Februari 2026 - 06:14

Kejari Bireuen Musnahkan Ribuan Bukti/ Sitaan Tindak Pidana Umum

Senin, 9 Februari 2026 - 23:21

Pangkormar Hadiri Rapim TNI-Polri 2026, Perkuat Sinergi di Bawah Arahan Presiden

Senin, 9 Februari 2026 - 15:18

Deklarasi Pers Nasional 2026 Tegaskan Penolakan terhadap Kriminalisasi Jurnalis

Senin, 9 Februari 2026 - 13:14

PTUN Jakarta Tegaskan Gugatan Kubu Murjoko Gugur, Legalitas PSHT di Bawah Kepemimpinan Taufiq Tak Terbantahkan

Senin, 9 Februari 2026 - 12:35

​KPK Bongkar Skandal Jalur Merah Bea Cukai, Direktur P2 dan Lima Orang Ditetapkan Tersangka

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x