Kapuspen TNI Mayjen Muhammad Nas : KKB Masih Sandera Warga Sipil di Papua

- Editor

Senin, 21 September 2026 - 06:46

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

  1. Kapuspen TNI Mayjen Muhammad Nas : KKB Masih Sandera Warga Sipil di Papua

 

 tribuneindonesia JAKARTA Taktik Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang menyasar warga sipil dan secara konsisten melabeli mereka sebagai mata-mata mendapat sorotan tajam dari institusi militer. Rentetan tuduhan tersebut dipandang sebagai alat teror bersenjata guna mengintimidasi penduduk yang sedang menjalankan rutinitas hariannya di wilayah Papua.

 

Kapuspen TNI, Mayjen Muhammad Nas memberikan klarifikasi menepis narasi yang kerap dibangun oleh kelompok tersebut. Menurutnya, klaim mata-mata selalu didengungkan setiap kali ada insiden kekerasan yang melibatkan penduduk sipil.

 

“Jadi, selalu klaimnya itu. Jadi, kalau kita lihat sifatnya hanya teror dan intimidasi aja,” beber Nas saat memberikan keterangan di kawasan Monas, Minggu (20/9/2026).

Baca Juga:  Bahu membahu Pulihkan Sekolah TNI AL Bersikan Lumpur Di Tukka Tapsnuli Teungah

 

Pihaknya memastikan para korban sama sekali tidak berhubungan dengan kegiatan intelijen keamanan mana pun. Nas merinci bahwa mereka adalah pekerja biasa yang mencoba menyambung hidup dan ikut menjaga denyut nadi ekonomi di pedalaman Bumi Cenderawasih.

 

“Padahal jelas-jelas adalah warga masyarakat yang mencari makan atau malah membantu perekonomian kehidupan masyarakat di Papua sendiri,” tambahnya.

 

Menghadapi pola gangguan ini, barisan pertahanan merapatkan formasi. Langkah taktis yang diambil aparat keamanan bukan dengan menyusun strategi baru, melainkan memperketat serta mempercepat ritme patroli wilayah.

 

“Sementara masih menjalankan pola operasi yang sama, namun dipergencar aja kerjanya, operasi dipergencar,” pungkasnya.

Berita Terkait

Pusziad Pamerkan Jembatan Hingga Pembangkit Listrik Portabel di TNI Fair HUT ke-79 TNI
PENGUKUHAN: PROF. DR. JOKO ISMUHADI Mendapatkan  GELAR PROFESOR KEHORMATAN DI MALAYSIA
Perkuat Sinergitas, Kapolres Bireuen Hadiri Bazar Pasar Murah Sambut HUT TNI Ke-81
Kebakaran Hutan Samate Belum Padam Sepekan, Warga Bentuk Tim Kecil Cari Titik Api
Kebakaran Hutan Samate satuPekan, Api Kembali Berkobar — Warga Kewalahan, DPRK Soroti Respons BPBD
Personel Polres Bireuen Gelar Latihan Dalmas, Guna Tingkatkan Kemampuan dan Kesiapan
Kapolres Bireuen Hadiri Bakti Sosial Dalam Rangka HUT TNI Ke-81 di Koramil 01/Kota Juang
Aktivis RPM Minta Kepolisian Polres Pandeglang Segera Menindak Oknum Guru SMPN 1 Sukaresmi Yang Diduga Lecehkan Beberapa Siswi
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 08:42

Ganyang Peredaran Narkoba dan Sajam, Kejari Bitung Musnahkan Barang Bukti dari 39 Perkara Inkracht

Selasa, 22 September 2026 - 07:08

Pusziad Pamerkan Jembatan Hingga Pembangkit Listrik Portabel di TNI Fair HUT ke-79 TNI

Selasa, 22 September 2026 - 06:51

PENGUKUHAN: PROF. DR. JOKO ISMUHADI Mendapatkan  GELAR PROFESOR KEHORMATAN DI MALAYSIA

Selasa, 22 September 2026 - 06:44

Kabel Listrik Rendah di Pagar SDN 2 Rantau Pauh Cemaskan Orang Tua, PLN Janji Segera Perbaiki

Selasa, 22 September 2026 - 04:18

Perkuat Sinergitas, Kapolres Bireuen Hadiri Bazar Pasar Murah Sambut HUT TNI Ke-81

Selasa, 22 September 2026 - 02:09

Kapolres Aceh Timur Beri Penghargaan kepada Personel Berprestasi di Apel Pagi

Selasa, 22 September 2026 - 00:24

Desa Bakaran Batu Jalani Evaluasi PHBS Tingkat Provinsi Sumut

Senin, 21 September 2026 - 17:42

Kebakaran Hutan Samate satuPekan, Api Kembali Berkobar — Warga Kewalahan, DPRK Soroti Respons BPBD

Berita Terbaru