TribuneIndonesia.com I Medan-Pemerintah Kabupaten Deli Serdang menyatakan kesiapan mendukung pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Medan Raya yang ditargetkan mulai dibangun pada Desember 2026.
Dukungan tersebut dilakukan dengan memperkuat sistem pengelolaan dan pengumpulan sampah hingga tingkat kecamatan. Langkah ini disiapkan untuk memastikan ketersediaan bahan baku sampah yang dibutuhkan dalam operasional PSEL Medan Raya.
Wakil Bupati Deli Serdang, Lom Lom Suwondo, menyampaikan kesiapan tersebut saat mengikuti rapat perkembangan proyek PSEL Medan Raya di Kantor Gubernur Sumatera Utara, Medan, Kamis (10/9/2026).
“Untuk mendukung program ini, kami mempersiapkan langkah untuk menyuplai sampah. Kami memperkuat TPS 3R dan pengumpulan sampah di kecamatan. Kapasitas kami cukup memadai dan kami siap mendukung,” kata Lom Lom.
Menurutnya, sejumlah titik pengelolaan sampah di Deli Serdang saat ini memiliki kapasitas sekitar 1.000 ton. Sementara PSEL Medan Raya dirancang mengolah sekitar 1.700 ton sampah per hari yang berasal dari Kota Medan dan Kabupaten Deli Serdang.
Wakil Gubernur Sumatera Utara, Surya, mengatakan terdapat dua aspek penting yang harus dipastikan pemerintah daerah dalam mendukung proyek tersebut, yakni kesiapan lahan dan jaminan pasokan sampah.
“Ini sudah dimulai sejak 2023. Tinggal eksekusi di lapangan. Ini program yang sangat baik untuk mengatasi persoalan sampah,” ujarnya.
Direktur Investment Danantara, Fadli Rahman, menjelaskan PSEL Medan Raya dirancang dengan nilai investasi sekitar 200 juta dolar AS atau setara sekitar Rp3,5 triliun.
Fasilitas tersebut diproyeksikan mampu menghasilkan listrik sekitar 35–40 megawatt dan memasok kebutuhan listrik bagi sekitar 110.000 rumah tangga.
Untuk lokasi pembangunan, Pemerintah Kota Medan telah menyiapkan lahan seluas 4,98 hektare di samping TPA Terjun, Kecamatan Medan Marelan.
PSEL Medan Raya ditargetkan mulai dibangun pada Desember 2026 dan beroperasi pada Desember 2028. Proyek ini diharapkan mampu memperkuat penanganan sampah perkotaan di kawasan Medan Raya sekaligus mengubah sampah menjadi sumber energi listrik.(Ilham Gondrong)



















