Bireuen/Tribuneindonesia.com
Kapolres Bireuen AKBP Yulhendri, S.H., S.I.K., S.Psi., M.I.K., menjadi narasumber dalam kegiatan Pengenalan Orientasi Mahasiswa Baru (POMABA) Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI), yang berlangsung di Kampus Utama UNIKI, Jalan Medan–Banda Aceh, Desa Blang Bladeh, Kecamatan Jeumpa, Kabupaten Bireuen, Sabtu (29/8/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Bireuen memberikan pembekalan kepada mahasiswa baru dengan mengangkat tema “Membangun Generasi UNIKI yang Profesional, Unggul, Islami, Adaptif, dan Berdampak untuk Aceh Maju Menuju Indonesia Emas 2045.”
Kapolres Bireuen menyampaikan bahwa mahasiswa memiliki peran strategis sebagai generasi penerus bangsa yang diharapkan mampu menjadi sumber daya manusia berkualitas serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah dan nasional.
“Mahasiswa bukan hanya dituntut memiliki kemampuan akademik, tetapi juga harus memiliki karakter, integritas, kedisiplinan dan kepedulian sosial. Jadilah generasi yang mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai agama dan budaya,” ujar AKBP Yulhendri.
Ia juga mengajak mahasiswa baru UNIKI untuk memanfaatkan masa pendidikan di perguruan tinggi sebagai kesempatan dalam mengembangkan potensi, meningkatkan wawasan dan keterampilan, serta membangun karakter yang kuat.
Kapolres mengingatkan para mahasiswa agar tidak terjerumus dalam berbagai perilaku negatif yang dapat merusak masa depan, seperti penyalahgunaan narkoba, judi online, pergaulan bebas, kekerasan/bullying, aksi tawuran, maupun aktivitas lainnya yang bertentangan dengan hukum.
“Jaga diri, jaga nama baik keluarga dan almamater, Gunakan media sosial secara bijak dan jangan mudah terpengaruh oleh informasi yang belum tentu benar. Jadikan teknologi sebagai sarana untuk belajar, berkarya dan menghasilkan sesuatu yang positif,” lanjutnya.
Selain itu, Kapolres Bireuen mendorong mahasiswa agar menjadi bagian dari solusi dalam menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat. Menurutnya, menjaga Kamtibmas bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi membutuhkan dukungan dan partisipasi seluruh elemen masyarakat, termasuk kalangan mahasiswa.
“Mahasiswa adalah mitra strategis kepolisian. Mari bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban dan persatuan. Sampaikan kepada kami apabila menemukan hal-hal yang dapat mengganggu Kamtibmas,” ungkapnya.
Melalui kegiatan POMABA tersebut, Kapolres berharap mahasiswa baru UNIKI dapat memulai perjalanan pendidikan tinggi dengan semangat, disiplin dan tekad untuk menjadi generasi yang profesional, unggul, berkarakter Islami, adaptif serta mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat.
“Harapan kita, mahasiswa UNIKI nantinya tidak hanya sukses secara pribadi, tetapi juga mampu memberikan kontribusi bagi kemajuan Aceh dan Indonesia menuju Indonesia Emas 2045,” tutup Kapolres Bireuen.
Kapolres Bireuen juga mengajak mahasiswa untuk berkontribusi untuk menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas, cegah narkoba, menjadi agen anti Hoax, menjaga toleransi, bijak bermedia sosial, dan aktif dalam kegiatan sosial
Kegiatan POMABA Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) berlangsung dengan aman, tertib dan penuh antusiasme. Kehadiran Kapolres Bireuen sebagai narasumber diharapkan dapat memberikan motivasi sekaligus wawasan kepada mahasiswa baru dalam menjalani kehidupan akademik dan sosial secara positif serta bertanggung jawab.

























