TribuneIndonesia.com I Medan-Pagi di Taman Makam Pahlawan Nasional Medan, Jalan Sisingamangaraja, Kecamatan Medan Kota pada Minggu, 23 Agustus 2026, di isi prosesi penghormatan dan tabur bunga. di antara deretan nisan para pejuang, jajaran DPD PAN Kota Medan datang membawa agenda organisasi yang beririsan dengan ingatan tentang pengorbanan dan pengabdian.
Ketua DPD PAN Kota Medan, M. Faisal B. IRKH, MH, berdiri sebagai inspektur upacara. di sampingnya Sekretaris DPD PAN Kota Medan, Edwin Sugesti Nasution, SE, MM. Pengurus harian DPD PAN Kota Medan dan DPD BM PAN Medan mengikuti prosesi tersebut.
Rangkaian dimulai dengan penghormatan kepada para pahlawan. Setelah upacara usai, Faisal bersama jajaran pengurus berjalan menuju sejumlah makam. Bunga ditaburkan di atas pusara, sementara peserta berdiri dalam suasana hening.
adegan itu menjadi bagian dari rangkaian peringatan 28 tahun PAN Kota Medan. namun, di balik prosesi tersebut terselip pesan yang lebih politis.bagaimana organisasi partai mempertahankan hubungan antara sejarah perjuangan, identitas kader, dan kerja politik di tengah masyarakat.
Faisal mengatakan penghormatan terhadap pahlawan semestinya tidak berhenti pada upacara. menurut dia, nilai pengorbanan para pejuang harus diterjemahkan melalui pengabdian kepada masyarakat.
tabur bunga ini merupakan bentuk penghormatan kita kepada para pahlawan yang telah berjuang dan mengorbankan jiwa serta raganya demi bangsa dan negara. perjuangan mereka harus menjadi inspirasi bagi kita semua untuk terus memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat,” ujar Faisal.
Pernyataan itu sekaligus menempatkan kader PAN Kota Medan dalam narasi pengabdian yang lebih luas. Pahlawan ditempatkan sebagai rujukan moral, sedangkan organisasi politik diposisikan sebagai wadah untuk meneruskan nilai perjuangan melalui aktivitas sosial dan politik.
di tingkat organisasi, Faisal juga menyoroti pentingnya soliditas jajaran pengurus dalam menjalankan roda DPD PAN Kota Medan. Ia menyebut PAN Kota Medan akan berupaya hadir di tengah masyarakat dan berkontribusi terhadap pembangunan Kota Medan.
Partai Amanat Nasional Kota Medan akan terus berupaya hadir di tengah masyarakat, bekerja dan memberikan kontribusi positif bagi pembangunan Kota Medan,” katanya.
Tabur bunga kemudian selesai. Peserta meninggalkan kompleks makam dengan membawa pesan yang sama,penghormatan kepada mereka yang telah gugur harus diteruskan melalui pengabdian.
bagi PAN Kota Medan, peringatan 28 tahun partai menjadi ruang untuk merawat ingatan sejarah sekaligus memperlihatkan arah organisasi. di tengah persaingan politik kota, makam para pahlawan menjadi latar bagi pesan tentang pengabdian, disiplin organisasi, dan posisi partai di tengah warga.(Ilham Gondrong)
























