Jejak Panjang Shri Mariamman.Tradisi Hindu yang Bangkit dari Puluhan Tahu

- Editor

Minggu, 9 Agustus 2026 - 14:22

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TribineIndonesia.com I Deli Serdang-Sebuah kuil tua di Desa Sei Semayang, suara doa kembali terdengar. Shri Mariamman Kuil, yang berdiri sejak 1881, menjadi saksi perjalanan panjang komunitas Hindu merawat keyakinan, tradisi, dan warisan budaya yang sempat meredup selama puluhan tahun.

Pada Minggu, 9 Agustus 2026, halaman kuil kembali dipenuhi umat. upacara persembayangan Adhi Tiruvilla Maha Puja digelar. bagi umat Hindu setempat, kegiatan itu bukan hanya rangkaian ibadah semata namun Ada upaya menghidupkan kembali hubungan antargenerasi yang pernah terputus.

Ketua Kuil Shri Mariamman, Wijai, mengungkapkan kepengurusan baru dibentuk setelah kuil tersebut lama mengalami kevakuman kegiatan. Sejumlah tokoh serta keluarga pendiri kembali mengambil bagian.

Perubahan terlihat dari jumlah umat yang hadir. Jika sebelumnya kegiatan ibadah hanya diikuti beberapa orang, aktivitas rutin setiap Jumat dan Minggu kini dapat menarik sekitar 80 sampai 150 umat.

Perubahan itu menimbulkan pertanyaan lebih jauh.apa yang membuat sebuah rumah ibadah tua mampu kembali menarik perhatian umat setelah puluhan tahun nyaris tanpa aktivitas.

Jawabannya tidak hanya berada pada pelaksanaan ritual. ada kerja pengurus mengumpulkan kembali umat, merawat bangunan, menghidupkan kegiatan keagamaan, sekaligus menghubungkan tradisi lama kepada generasi baru.

tujuan kegiatan ini sesuai adat dan budaya Hindu, yaitu menyatukan umat Hindu agar semakin baik, semakin peduli serta bersama-sama menjaga rumah ibadah,” ujar Wijai.

Kebangkitan aktivitas kuil itu mendapat perhatian dari Lom Lom Suwondo. Ia hadir menyaksikan Adhi Tiruvilla Maha Puja sekaligus menyampaikan penghargaan kepada umat Hindu yang tetap mempertahankan tradisi keagamaan.

Baca Juga:  Sapu Bersih Parkir Liar, Dishub Medan Amankan 23 Jukir Ilegal

menurut Lom Lom, keberadaan tokoh spiritual serta komunitas keagamaan menjadi bagian penting dari kekayaan sosial dan budaya. Ia menyebut nilai keimanan dapat mendorong manusia menjaga hubungan sosial sekaligus memperkuat persaudaraan.

iman adalah sesuatu yang mempersatukan kita melalui doa dan kebajikan. Semakin banyak manusia mengikuti nilai agama, semakin banyak pula manusia yang baik dan benar,” katanya.

namun, kisah Shri Mariamman tidak berhenti pada satu hari peribadatan.usia kuil yang mencapai lebih dari satu abad membuat bangunan itu memiliki lapisan sejarah yang lebih panjang ketimbang sebagian besar umat yang kini beribadah di sana.

Tradisi yang kembali digerakkan menjadi upaya menjaga agar sejarah itu tidak berhenti sebagai cerita. Ritual menjadi cara bagi generasi baru mengenali akar budaya, sementara kegiatan rutin menjadi pengikat hubungan antarumat.

ada pula persoalan yang lebih sederhana tetapi menentukan. siapa yang akan merawat kuil itu setelah generasi pengurus sekarang berganti.

Pertanyaan tersebut penting bagi rumah ibadah tua. Sebab, bangunan dapat bertahan secara fisik, tetapi tradisi dapat menghilang ketika tidak ada lagi orang yang meneruskannya.

Shri Mariamman kini memasuki lembaran baru. dari kuil yang pernah sunyi, aktivitas keagamaan kembali tumbuh. Jumlah umat meningkat, pengurus baru terbentuk, ritual kembali dijalankan.

Kebangkitan itu sekaligus menjadi pengingat bahwa warisan budaya tidak selalu bertahan melalui bangunan megah atau catatan sejarah. Kadang ia bertahan karena sekelompok orang memilih kembali membuka pintu rumah ibadah, menyalakan doa, lalu mengajak generasi berikutnya datang.(Ilham Gondrong)

 

 

Berita Terkait

Antisipasi Dampak El Nino, Polres dan Pemkot Bitung Sinergi Padamkan Kebakaran Lahan
Janji Menyelamatkan Permainan Tradisional dari Layar Gawai
GELAR BIMTEK ANTI MALADMINISTRASI, PEMKAB SIMEULUE SIAP HADAPI PENILAIAN OMBUDSMAN RI 31 AGUSTUS – 4 SEPTEMBER 2026*
SIMEULUE BERSINAR “DIMULAI DARI SINI, GUNTING PITA TANDA POSKO ULT P4GN RESMI DIBUKA BUPATI MONAS
RSUD SIMEULUE MILIKI 8 DOKTER MAGANG DAN BAKTI UNTUK DUKUNG PELAYANAN KESEHATAN
​Sinergi Penegak Hukum dan Pemda, Kejari Bitung Hadiri Pelantikan Gojukai dan Panitia Kajati Sulut Cup V
Jejak Izin Palsu di Balik Alih Fungsi
Langkah Panjang di Balik Perayaan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 12:41

Misteri Kematian Winda Lorenza Gowasa

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 06:38

Sambut HUT RI ke-81, SMPN 1 Manyak Payed Gelar Kerja Bakti Wujudkan Semangat Gotong Royong dan Cinta Tanah Air

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 01:33

​Kinerja Buruk, Pemkot Bitung Siap Copot Kepala Lingkungan Sewaktu-waktu

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 00:22

Tanggal yang Tak Beres di Putusan Pengadilan Negri Lubuk Pakam

Jumat, 7 Agustus 2026 - 23:35

GELAR BIMTEK ANTI MALADMINISTRASI, PEMKAB SIMEULUE SIAP HADAPI PENILAIAN OMBUDSMAN RI 31 AGUSTUS – 4 SEPTEMBER 2026*

Jumat, 7 Agustus 2026 - 23:04

Aktivis Simeulue Minta Gubernur Aceh Rekomendasikan Panglima Age Pimpin PT PEMA

Jumat, 7 Agustus 2026 - 13:32

Soal 10 Tiang Listrik di Gresik Tumbang Hingga Lukai Warga dan Rusak Mobil, GM PLN UID Jatim Bungkam

Jumat, 7 Agustus 2026 - 13:27

Jejak Dugaan Makanan Busuk di Dapur MBG Sena, Surat GRPK Mengarah ke Badan Gizi Nasional

Berita Terbaru

Pemerintahan dan Berita Daerah

Jejak Panjang Shri Mariamman.Tradisi Hindu yang Bangkit dari Puluhan Tahu

Minggu, 9 Agu 2026 - 14:22