BANDA ACEH | TribuneIndonesia.com — Aktivis IMM Aceh, Ade Firmansyah, meminta Kementerian Sosial (Kemensos) RI segera memberikan kepastian terkait pengumuman hasil CAT seleksi Guru dan Tenaga Kependidikan Sekolah Rakyat.
Pengumuman yang sebelumnya dijadwalkan pada 31 Juli 2026, kemudian bergeser pada 4–5 Agustus 2026. Namun hingga 6 Agustus 2026, hasil seleksi belum juga diumumkan dan belum terdapat informasi resmi terbaru di media sosial maupun laman Kemensos.
“Kami memahami proses seleksi membutuhkan tahapan dan verifikasi. Namun, perubahan jadwal harus disertai penjelasan resmi. Peserta berhak mendapatkan kepastian dan informasi yang sama,” ujar Ade.
Ia menilai, keterlambatan tanpa penjelasan yang memadai bukan hanya menimbulkan ketidakpastian, tetapi juga dapat memunculkan berbagai persepsi di tengah peserta.
“Transparansi bukan sekadar mengumumkan siapa yang lulus. Transparansi juga menyangkut kepastian jadwal, kejelasan tahapan, dan komunikasi yang terbuka ketika terjadi perubahan,” tegasnya.
Ade meminta Kemensos tidak membiarkan peserta menunggu tanpa kepastian serta memastikan seluruh proses berjalan objektif, transparan, dan akuntabel.



















