Babinsa Posramil Peulimbang Dampingi Petani Pemupukan Padi, Dukung Swasembada Pangan Nasional

- Editor

Minggu, 2 Agustus 2026 - 09:01

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bireuen/Tribuneindonesia.com

Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, Babinsa Posramil Peulimbang Kodim 0111/Bireuen, Serda Safrijal, melaksanakan pendampingan kepada petani yang sedang melakukan pemupukan tanaman padi di Desa Uteun Rengkom, Kecamatan Peulimbang, Kabupaten Bireuen, Minggu (2/8/2026).

Kegiatan yang dilaksanakan pada pukul 09.58 WIB tersebut merupakan bagian dari upaya Babinsa dalam mendukung percepatan peningkatan produktivitas pertanian sekaligus mewujudkan program swasembada pangan yang dicanangkan pemerintah.

Dalam pendampingannya, Serda Safrijal turut membantu proses pemberian pupuk serta memberikan motivasi kepada para petani agar terus merawat tanaman padi sesuai dengan anjuran teknis sehingga pertumbuhan tanaman optimal dan hasil panen dapat meningkat.

Baca Juga:  TNI Lantamal VIII Hadiri Rapat Paripurna DPRD Sulut, Bahas APBD dan Penanggulangan Bencana

Menurutnya, kehadiran Babinsa di tengah para petani tidak hanya sebagai bentuk kepedulian TNI terhadap sektor pertanian, tetapi juga sebagai wujud sinergi dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

Melalui pendampingan secara berkelanjutan, diharapkan petani semakin bersemangat mengelola lahan pertanian dan mampu meningkatkan hasil produksi.
Kegiatan ini sekaligus mempererat hubungan antara Babinsa dengan masyarakat, khususnya para petani di wilayah binaan. Dengan semangat gotong royong dan kebersamaan, diharapkan program swasembada pangan dapat terwujud serta memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Bireuen.

Berita Terkait

Polisi Ringkus Terduga Pelaku Pencurian Kabel PT Mark Dynamics di Tanjung Morawa
ANTISIPASI KECELAKAAN DAN PELANGGARAN LALU LINTAS, POLRES BIREUEN GELAR PATROLI DAN PAM DI JEMBATAN KUTA BLANG
Masyarakat Raja Ampat Kecam Dugaan Penangkapan Penyu oleh WNA Menggunakan Senapan
​Jaga Kondusifitas Kota Bitung, Kapolres Rangkul Pengurus Kerukunan Keluarga Jawa
Tiket Sorong–Waisai Diduga Dikenai Tambahan Rp12 Ribu, DPRK Raja Ampat Didesak Memanggil Pengelola
Polres Bireuen Tingkatkan Ilmu Kehumasan Polri 
Keluarga Sawoy Bongkar Riwayat Pengakuan Richard: “Sudah Diangkat Sejak 2009, Bukan Karena IPDN”
“DDS Tahap I 2025, Rehab Jembatan Wejim Timur Baru Dikerjakan 2026: Warga Minta Inspektorat Turun!”
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 11:35

Kapolres Bitung Pimpin Mediasi Perselisihan Kep Anto vs Ical-Mario Mamuntu, Sepakat Berakhir Damai

Rabu, 16 September 2026 - 09:24

Kantor Polsubsektor Percut Sei Tuan di Simpang Pasar 10 Tembung Diduga Kerap Kosong, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Rabu, 16 September 2026 - 08:56

RSUD Waisai Hadirkan Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah, Perkuat Layanan Kesehatan di Raja Ampat

Rabu, 16 September 2026 - 04:58

Iskandar DPRA Desak Usut Tuntas Bom Ikan di Simeulue: “Pengawasan Laut Harga Mati!”

Rabu, 16 September 2026 - 00:10

IKL SPPG dan Pintu yang Ditutup

Selasa, 15 September 2026 - 16:24

Solidaritas Tanpa Batas: Paguyuban Teupah Timur Pulangkan Jenazah Warga Simeulue yang Tertahan di Banda Aceh

Selasa, 15 September 2026 - 15:16

Kedepankan Dialog Humanis, AKBP Arie Sulistyo Berhasil Damai Pertikaian Warga di Pasar Tua

Selasa, 15 September 2026 - 13:51

Pembayaran Asrama Mahasiswa Raja Ampat di Manado, Jogja dan Manokwari  segera di bayar Pertengahan September

Berita Terbaru