TribuneIndonesia.com I Deli Serdang-Lahan bekas Balai Penyuluh Pertanian di Jalan Bengawan Nomor 14, Desa Medan Krio, Kecamatan Sunggal, bakal berubah fungsi. Pertengahan Agustus 2026 dimulainya pembangunan Puskesmas Medan Krio, fasilitas rawat jalan yang diproyeksikan memperluas akses layanan kesehatan bagi warga kawasan Sunggal dan sekitarnya.
Asri Ludin Tambunan meninjau langsung lokasi pembangunan pada Senin, 27 Juli 2026. Jelita Asri Ludin Tambunan turut mendampingi peninjauan bersama jajaran perangkat daerah. Agenda itu tidak berhenti pada penentuan titik bangunan. Penataan kawasan ikut menjadi perhatian agar seluruh fasilitas pendukung mampu menunjang pelayanan kesehatan secara efisien.
Bangunan puskesmas dirancang berdiri di atas lahan sekitar 600 meter persegi. Rancangannya dibuat sederhana, hanya satu lantai. Fokus utama diarahkan pada mutu pelayanan, bukan kemegahan bangunan. Rumah dinas di area tersebut ikut direhabilitasi, sementara tata letak kawasan disusun ulang agar aktivitas pelayanan berlangsung lebih efektif.
Balai Penyuluh Pertanian(BPP) dipindahkan menuju kawasan Semayang. Lokasi baru memanfaatkan lahan Politeknik Pembangunan Pertanian. area itu dirancang tidak hanya menjadi pusat aktivitas penyuluhan, melainkan juga dilengkapi demplot pertanian sebagai ruang pembelajaran sekaligus pengembangan teknologi budidaya.
Peninjauan lokasi juga membuka perhatian terhadap potensi pertanian Kecamatan Sunggal. Penyuluh diminta memanfaatkan data melalui aplikasi Si Pandai sebagai pijakan penyusunan program berbasis kondisi lapangan. Pendekatan berbasis data dinilai mampu menghasilkan arah kebijakan yang lebih tepat sesuai kebutuhan masyarakat.
Perubahan fungsi lahan tersebut memperlihatkan dua agenda berjalan beriringan. Layanan kesehatan memperoleh ruang baru, sementara aktivitas penyuluhan pertanian tetap dipertahankan melalui relokasi menuju kawasan yang dipersiapkan dengan fasilitas pendukung lebih memadai.(Ilham Gondrong)



















