Didukung Kemensos RI, Simeulue Kuatkan Ketangguhan Masyarakat Lewat KSB dan TAGANA Masuk Sekolah

- Editor

Selasa, 28 Juli 2026 - 06:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Simeulue Tribune Indonesia.com Pemerintah Kabupaten Simeulue melalui Dinas Sosial terus mematangkan persiapan pelaksanaan kegiatan *Kampung Siaga Bencana atau KSB* dan *TAGANA Masuk Sekolah atau TMS .

Kegiatan ini merupakan program dari *Kementerian Sosial Republik Indonesia* yang dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara atau APBN.
Terlaksananya kegiatan ini tidak lepas dari hasil komunikasi yang baik antara Pimpinan Daerah Kabupaten Simeulue dengan Dinas Sosial Provinsi Aceh.

Berbagai persiapan telah dilakukan secara intensif. Mulai dari koordinasi lintas sektor, penentuan lokasi kegiatan, penyusunan agenda, hingga kesiapan narasumber dan peserta.

Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dan menanamkan budaya sadar bencana sejak dini kepada generasi muda di Kabupaten Simeulue.

*Kampung Siaga Bencana* merupakan program pemberdayaan masyarakat yang bertujuan membangun kesiapsiagaan dan kemampuan menghadapi bencana berbasis komunitas. Melalui KSB, masyarakat dilatih untuk mengenali potensi ancaman bencana di wilayahnya, menyusun rencana penanggulangan, serta memanfaatkan sumber daya lokal saat terjadi situasi darurat.

Sementara itu, *TAGANA Masuk Sekolah* adalah program edukasi kebencanaan yang dilaksanakan oleh *Taruna Siaga Bencana atau TAGANA* di sekolah-sekolah. Para siswa akan diberikan pengetahuan dan keterampilan tentang cara menyelamatkan diri, langkah kesiapsiagaan, serta pentingnya membangun budaya aman di lingkungan sekolah. Program ini bertujuan mendukung terciptanya satuan pendidikan yang aman bencana.

Baca Juga:  Dari Raja Ampat Menuju BPK RI, Rahmat Syam Masuki Babak Baru Karier Birokrasi

*Kepala Dinas Sosial Kabupaten Simeulue* menyampaikan bahwa keberhasilan program ini membutuhkan dukungan dan kolaborasi semua pihak. Mulai dari Pemerintah Daerah, TNI/Polri, BPBD, Dinas Pendidikan, pihak sekolah, pemerintah desa, relawan TAGANA, hingga masyarakat.

“Dengan adanya Kampung Siaga Bencana dan TAGANA Masuk Sekolah, kita berharap terbangun masyarakat yang tangguh, siap menghadapi bencana, dan mampu melakukan penanganan awal secara cepat dan tepat. Edukasi kepada generasi muda juga penting sebagai investasi jangka panjang dalam membangun budaya sadar bencana,” ujarnya.

Kabupaten Simeulue sebagai daerah kepulauan memiliki potensi ancaman bencana yang cukup tinggi. Karena itu penguatan kapasitas masyarakat harus dilakukan secara berkelanjutan.

Dengan dukungan pendanaan dari Kementerian Sosial RI, Pemerintah Kabupaten Simeulue optimis kegiatan ini akan memberikan manfaat nyata. Yakni meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat, memperkuat jejaring relawan sosial, dan menciptakan lingkungan yang lebih aman dan tangguh demi terwujudnya *Simeulue yang Tangguh dan Berdaya ” fungkas Charles.(*)

Berita Terkait

Diduga Catut Nama Anak Sebagai Anak Didik TK Swasta Telege Cerek di Aceh Tengah Disorot
RSUD Raja Ampat Jadi Lokasi Studi Tiru RSUD Oksibil, Dari Papua Pegunungan Belajar ke Papua Laut
Kajari Simeulue Terima Tahap II, 5 Tersangka Korupsi Jalan Simpang Air Dingin-Labuhan Bajau Rp7,6 Miliar Resmi Ditahan
Dinas Sosial Langsa Turun Langsung, Berikan Perhatian dan Bantuan kepada Ibu Nur Asiah
Pangdam IX/Udayana Kerahkan Jajaran Tangani Dampak Cuaca Ekstrem di Sejumlah Wilayah Bali
Polemik Dokter Spesialis Anak di Raja Ampat Berujung Baik, Direktur RSUD Tekankan Profesionalitas dan Kepentingan Masyarakat
Sembilan Keluarga di Tanjung Morawa Terima Rumah Layak Huni, Bupati Serahkan Kunci
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 06:54

Jelang 7 November 2026 Pilkades Serentak Warga Agara Sangat Antusias

Rabu, 4 November 2026 - 06:51

H. Ali Amran Komit Tak Main Uang Di Pilkades Kota Kutacane

Rabu, 4 November 2026 - 05:55

Sabu Diblender dan Ganja Dibakar, Kejari Bireuen Musnahkan Barang Bukti 28 Perkara

Rabu, 4 November 2026 - 04:48

Kapolres Bireuen Ajak Masyarakat Kecamatan Juli Bersatu Berantas Narkotika

Rabu, 4 November 2026 - 03:40

Satlantas Polres Bireuen Tanamkan Budaya Tertib Berlalu Lintas di SMKN 1 Peusangan

Rabu, 4 November 2026 - 00:43

RSUD Raja Ampat Jadi Lokasi Studi Tiru RSUD Oksibil, Dari Papua Pegunungan Belajar ke Papua Laut

Selasa, 3 November 2026 - 19:03

Selasa, 3 November 2026 - 14:17

Gebrakan Ceulangiek: Kembali Pimpin Yayasan Almuslim, Sukses Hadirkan Fakultas Kedokteran dan Gedung Miliaran Rupiah

Berita Terbaru