Baru Rampung Dikerjakan, Proyek Pokir Rp200 Juta di Aceh Tenggara Kembali Amblas, Warga Pertanyakan Kualitas

- Editor

Minggu, 19 Juli 2026 - 10:45

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUTACANE, TRIBUNEINDONESIA – Proyek pengerukan Sungai Lawe Bulan yang disebut bersumber dari dana Pokok Pikiran (Pokir) salah seorang anggota DPRK Aceh Tenggara kembali menjadi sorotan publik. Pasalnya, timbunan pengaman tebing dan badan Jalan Manunggal yang baru beberapa hari selesai dikerjakan dilaporkan kembali amblas setelah diterjang derasnya arus Sungai Lawe Bulan.

Kerusakan yang terjadi dalam waktu singkat tersebut memicu pertanyaan masyarakat mengenai kualitas pelaksanaan proyek yang dikabarkan menelan anggaran sekitar Rp200 juta.

Pantauan di lokasi menunjukkan badan Jalan Manunggal, tepatnya di samping Kantor PWI Aceh Tenggara, kembali mengalami longsor. Kondisi itu menyebabkan bagian tepi jalan semakin terkikis dan dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Dayat, salah seorang warga Kecamatan Babussalam, mengaku kecewa melihat kondisi proyek yang belum lama selesai dikerjakan namun sudah kembali rusak.

“Baru beberapa hari selesai dikerjakan, sekarang sudah amblas lagi. Kami berharap proyek yang menggunakan uang rakyat dikerjakan dengan kualitas yang baik sehingga manfaatnya bisa dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, proyek pengerukan Sungai Lawe Bulan tersebut memiliki nilai anggaran sekitar Rp200 juta dengan panjang pekerjaan diperkirakan mencapai 700 meter, mulai dari kawasan Jembatan Bacanglade hingga Pulonas, yang berbatasan dengan Kota Kutacane.

Baca Juga:  Respon Cepat, Jasa Raharja DKI Jakarta Jamin Biaya Perawatan Korban Kecelakaan di Matraman

Meski menghabiskan anggaran yang cukup besar, warga menilai hasil pekerjaan belum mampu mengatasi ancaman abrasi di lokasi tersebut. Bahkan, badan jalan yang sebelumnya telah diperbaiki kembali mengalami longsor dan membentuk lubang besar di sisi jalan.

Ame Fahmi, warga yang tinggal di sekitar lokasi, mengatakan kondisi tersebut sudah sempat menimbulkan kecelakaan.

“Beberapa hari lalu ada pengendara sepeda motor yang terjatuh ke arah sungai akibat badan jalan yang amblas. Kalau tidak segera ditangani, kami khawatir akan ada korban berikutnya,” katanya.

Warga mendesak Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara bersama instansi teknis segera melakukan penanganan darurat guna mencegah kerusakan semakin meluas. Selain itu, masyarakat juga meminta dilakukan evaluasi terhadap mutu pekerjaan serta kesesuaian pelaksanaan proyek dengan spesifikasi teknis yang telah direncanakan.

Masyarakat berharap anggota DPRK yang mengusulkan program melalui dana Pokir turut mendorong penyelesaian persoalan tersebut agar proyek yang dibiayai dari uang negara benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, Marwal Hakim, anggota DPRK Aceh Tenggara yang disebut sebagai pengusul program Pokir tersebut, belum memberikan tanggapan. Upaya konfirmasi yang dilakukan redaksi melalui pesan WhatsApp belum mendapat jawaban. ***

Berita Terkait

Operasi Siber Polda Jabar Berhasil Ungkap Jaringan Judi Online Berkedok Hiburan Digital
Rehab RTLH TMMD Ke-129 Kodim 0102/Pidie Sasaran 5 Capai 35 Persen, Pemasangan Rangka dan Batu Bata Terus Dikebut
Dugaan Ketidakterbukaan Pengelolaan Dana BOS dan PIP di SDN 2 Biak Muli Jadi Sorotan Publik
FKLL Jakarta Barat Perkuat Sinergi Lintas Sektor untuk Menekan Angka Kecelakaan Lalu Lintas
Siklus Juara di New Jersey: Spanyol Angkat Trofi, Namun Legenda Argentina Tetap Terukir Emas
Teuku Musliadi: Harapkan Penyelesaian Huntap Berjalan Tepat Waktu dan Tepat Sasaran
Gotong Royong Satgas TMMD dan Warga Percepat Penimbunan Material Rehab RTLH
Pemkab Gelar Lepas Sambut Dandim 0111/Bireuen
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 14:58

Jejak Dugaan di Gudang Kopi

Senin, 20 Juli 2026 - 14:48

​Buka Dankodaeral VIII Cup, Wadan Kodaeral Ajak Peserta Junjung Tinggi Fair Play

Senin, 20 Juli 2026 - 14:26

BBM Tersendat, Penjelasan Dipertanyakan

Senin, 20 Juli 2026 - 11:35

Jangan Seret Kejaksaan ke Polemik APBK! Pendampingan Dana Desa Adalah Amanat Negara, Bukan Beban Daerah

Senin, 20 Juli 2026 - 08:31

Kejari Subulussalam Tegaskan Independensi Penegakan Hukum Tak Dipengaruhi Dukungan Anggaran

Senin, 20 Juli 2026 - 06:06

Kinanta Foundation Salurkan 400 Paket School Kit untuk Siswa Terdampak Banjir di Aceh Timur

Senin, 20 Juli 2026 - 06:03

Air Mata Messi, Iman yang Tak Goyah, dan Siklus Abadi Argentina

Sabtu, 18 Juli 2026 - 16:55

Pimpin Apel Perdana, Kapolsek KPS Bitung Minta Personel Prioritaskan Keamanan Pengunjung Dermaga

Berita Terbaru

Headline news

Jejak Dugaan di Gudang Kopi

Senin, 20 Jul 2026 - 14:58

Headline news

BBM Tersendat, Penjelasan Dipertanyakan

Senin, 20 Jul 2026 - 14:26