Bupati Joune Ganda Sambut Delegasi Uni Eropa di Likupang, Bahas Konservasi Global dan Prestasi UCLG

- Editor

Jumat, 17 Juli 2026 - 01:55

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎Bupati Minahasa Utara, Dr. Joune Ganda, saat memberikan paparan pada kunjungan kehormatan delegasi Kepala Perwakilan Negara Anggota Uni Eropa di Hotel Paradise Likupang, (Ft.Ist)

‎Bupati Minahasa Utara, Dr. Joune Ganda, saat memberikan paparan pada kunjungan kehormatan delegasi Kepala Perwakilan Negara Anggota Uni Eropa di Hotel Paradise Likupang, (Ft.Ist)

Minut | Tribuneindonesia.com – Bupati Minahasa Utara, Dr. Joune Ganda, menyambut langsung kunjungan kehormatan delegasi Kepala Perwakilan Negara Anggota Uni Eropa di Hotel Paradise Likupang, Jumat (17/7/26).

Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia dan Brunei Darussalam, H.E. Mr. Denis Chaibi, memimpin langsung rombongan diplomatik tersebut dalam pertemuan strategis ini.

​Sejumlah duta besar negara anggota Uni Eropa, perwakilan KfW Development Bank, serta utusan dari Kementerian Kehutanan, BAPPENAS, dan Kementerian Luar Negeri turut meramaikan pertemuan tersebut pada Rabu (15/07).

Kehadiran jajaran Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara, serta Wildlife Conservation Society (WCS) Indonesia semakin memperkuat legitimasi agenda internasional ini.

​Dalam forum tersebut, Bupati Joune Ganda mengapresiasi setinggi-tingginya kehadiran para delegasi Uni Eropa di tanah Tonsea.

Bupati Joune menilai momentum historis ini menjadi ajang pembuktian nyata atas keberhasilan kolaborasi pemerintah daerah dengan mitra internasional dalam menjaga kelestarian ekologis dan memperkuat ekonomi warga lokal.

​Selama agenda kunjungan di Minahasa Utara, para delegasi internasional menjadwalkan peninjauan langsung ke sejumlah lokasi proyek percontohan pembangunan berkelanjutan.


Kawasan pengelolaan perikanan sistem buka-tutup di Gangga Dua serta program pemberdayaan masyarakat di Lihunu menjadi dua titik awal dari rangkaian kunjungan kerja lapangan ini.


​Rombongan diplomatik juga akan melihat langsung geliat pariwisata berbasis komunitas melalui pengelolaan homestay, pemantauan terumbu karang, hingga pelestarian hutan mangrove di Desa Bahoi.

Selain itu, para utusan Eropa ini mengagendakan dialog interaktif bersama masyarakat adat serta komunitas lokal guna mendengar langsung aspirasi para penjaga garis pantai tersebut.

​Melalui kunjungan lapangan ini, Bupati Joune Ganda menargetkan para delegasi mendapatkan potret komprehensif mengenai efektivitas program konservasi di Minahasa Utara.

Baca Juga:  Dukungan Mengalir untuk Arief Martha Rahadyan, Pemuda Potensial yang Diusulkan Jadi Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi

Joune juga ingin memastikan kemitraan strategis antara Pemerintah Kabupaten, Uni Eropa, KfW, WCS, pemerintah pusat, dan Pemprov Sulawesi Utara terus berjalan lebih erat ke depan.

​Lebih lanjut, pemimpin Minahasa Utara ini mendorong agar arah kerja sama ke depan berfokus pada perluasan proteksi wilayah pesisir, akselerasi ekonomi biru, serta pariwisata ramah lingkungan.

Ia juga menekankan pentingnya penguatan mitigasi perubahan iklim dan pembinaan generasi muda agar siap memimpin gerakan penyelamatan lingkungan global.

Di hadapan para diplomat asing, Bupati Joune Ganda juga membagikan kabar prestisius mengenai keberhasilan Kabupaten Minahasa Utara menembus jajaran lima besar dunia dalam ajang United Cities and Local Governments (UCLG) Peace Prize 2026.


Pencapaian luar biasa ini menempatkan Minahasa Utara sebagai satu-satunya perwakilan dari Indonesia dan kawasan Asia Pasifik yang akan berlaga di babak final di Tangier, Maroko.


​Dalam babak final perebutan penghargaan perdamaian dunia tersebut, Minahasa Utara akan bersaing ketat dengan beberapa kota finalis dari Ekuador, Sudan Selatan, Brasil, dan Kenya.

Kehadiran delegasi Uni Eropa di Likupang ini pun seolah meneguhkan reputasi Minahasa Utara yang kian kokoh dalam merajut perdamaian sekaligus mempelopori pembangunan berkelanjutan yang diakui dunia.

​Pada akhir pertemuan, Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara menyatakan optimisme yang tinggi untuk terus memperluas jaringan kemitraan dengan berbagai lembaga global.

Langkah progresif ini menjadi komitmen nyata daerah untuk menyelaraskan kesejahteraan masyarakat lokal dengan ambisi nasional dalam menjaga perdamaian dunia serta kelestarian alam hayati. (talia)

Berita Terkait

Dua Tahun Mengabdi, Ade Rizky Noviani Br Bintang: DPRK Termuda Terus Berjuang untuk Rakyat
Jaga Fokus Pembangunan Manusia, Pemkot Bitung Simak Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo
​Resmikan Jembatan Garuda di Girian Indah, Sekda Bitung dan Kajari Potong Pita Dampingi Vidcon Presiden
Patroli Dharma Dewata, Imigrasi Bali Amankan Puluhan WNA Nakal
​Harumkan Nama Daerah di Kancah Global, Wali Kota Bitung Minta Refaya Betah Kembali Berkarya di Tanah Kelahiran
​Hendrik Siahaya Minta Pemda Tak Persulit Surat Domisili Warga Undocumented Keturunan Indonesia-Filipina
BERULANG KALI DISOROT, BELUM ADA TITIK TERANG! Dugaan “Dana Titipan” Rp7 Juta per Desa hingga Berbagai Isu Anggaran di Subulussalam Kian Mengguncang Kepercayaan Publik: Sampai Kapan Kepastian Hukum Dinanti?
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 23:27

Knalpot Brong Bikin Resah, Polres Aceh Tenggara Siap Tindak Pengendara Pembandel

Selasa, 8 September 2026 - 14:47

Jangan Jadikan Anak sebagai Objek Polemik, DPRK Otsus Minta Persoalan OAP Diserahkan kepada Pokja MRP PBD

Selasa, 8 September 2026 - 14:32

Disetujui Lima Fraksi DPRD, Perumda Air Minum Duasudara Bitung Tancap Gas Benahi Infrastruktur

Selasa, 8 September 2026 - 14:08

Pekerjaan Drainase Simpang Tembakau Deli Mulai Berbenah, Pekerjaan CV Yudha Pratama Dinilai Semakin Rapi

Selasa, 8 September 2026 - 13:23

Ketua DPRK: Jangan Biarkan Masyarakat dalam Ketidakpastian

Selasa, 8 September 2026 - 12:09

Seleksi IPDN Raja Ampat Disorot DPRK Otsus: Jangan Ada Standar Ganda dalam Penerapan Otsus

Selasa, 8 September 2026 - 12:05

Status OAP Peserta Afirmasi IPDN Raja Ampat Dipertanyakan, DPRK Otsus: Jangan Jadikan Anak sebagai Objek Persoalan

Selasa, 8 September 2026 - 11:11

Lampu Merah Simpang Empat Kebet Padam, Padam Atau Ancaman Keselamatan Pengguna Jalan

Berita Terbaru

Headline news

Ketua DPRK: Jangan Biarkan Masyarakat dalam Ketidakpastian

Selasa, 8 Sep 2026 - 13:23