Bitung | Tribuneindonesia.com – Aparat Kepolisian Resor (Polres) Bitung mengawal ketat euforia masyarakat saat menggelar nonton bareng (nobar) Piala Dunia FIFA 2026 di kawasan Pusat Kota Bitung pada Kamis (16/07/26) dini hari.
Langkah taktis ini bertujuan menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar tetap kondusif selama turnamen sepak bola terbesar di dunia tersebut berlangsung.
Kapolres Bitung AKBP Arie Sulistyo Nugroho, S.I.K., M.H. turun langsung memimpin jalannya pengamanan sekaligus berbaur dengan warga yang memadati lokasi nobar sejak pukul 03.00 Wita.
Kehadiran pimpinan tertinggi Polres Bitung ini menegaskan komitmen kepolisian dalam memberikan rasa aman secara humanis di tengah keramaian suporter.
Kegiatan nobar ini juga menarik perhatian jajaran pemerintah daerah, terbukti dengan kehadiran Wakil Wali Kota Bitung Randito Maringka yang ikut menonton bersama warga.
Selain itu, Waka Polres Bitung KOMPOL J.H. Daniel Korompis, S.E. beserta pihak penyelenggara acara, Gideon Y. Lumonkoy, turut mendampingi Kapolres di lokasi kegiatan.
Di tengah kemeriahan jalannya pertandingan, AKBP Arie Sulistyo Nugroho menyisipkan pesan kedamaian kepada para pencinta bola yang hadir memenuhi lokasi.
Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menikmati setiap momen pertandingan dengan sikap tertib, santun, dan saling menghargai satu sama lain.
”Kami mengimbau seluruh masyarakat agar menikmati nonton bareng dengan tertib, menjaga ketertiban, serta menghormati pengguna jalan dan masyarakat lainnya,”
ujar AKBP Arie Sulistyo Nugroho di hadapan massa pendukung yang antusias.
Ia juga mengingatkan warga agar segera kembali ke rumah masing-masing dengan tenang setelah pertandingan usai demi mencegah gesekan di jalan raya.
Menurutnya, kehadiran Polri di tengah kerumunan ini murni untuk menjamin kenyamanan seluruh warga Bitung agar bisa merasakan euforia Piala Dunia tanpa rasa cemas.
Senada dengan Kapolres, Waka Polres Bitung KOMPOL J.H. Daniel Korompis, S.E. menginstruksikan jajarannya untuk bersiaga penuh di sepanjang rute kepulangan penonton.
Polisi memfokuskan perhatian pada pengamanan jalur guna mengantisipasi aksi kebut-kebutan atau tindakan anarkis pascapertandingan.
”Kami akan mengawal masyarakat yang kembali dari lokasi nobar. Tetap berhati-hati di jalan, patuhi peraturan lalu lintas, dan utamakan keselamatan,”
tegas KOMPOL J.H. Daniel Korompis saat memberikan arahan kepada personel di lapangan.
Begitu wasit meniup peluit panjang tanda laga berakhir, personel Satlantas Polres Bitung langsung menyebar ke sejumlah titik keramaian, termasuk di sekitar kawasan ikonik Patung Cakalang.
Polisi bergerak cepat mengawal rombongan konvoi suporter menggunakan mobil patroli guna memastikan arus lalu lintas tetap mengalir lancar dan aman.
Kolaborasi apik antara Polres Bitung, pemerintah kota, panitia penyelenggara, dan kesadaran tinggi dari warga akhirnya membuahkan hasil yang manis.
Seluruh rangkaian acara nobar hingga aksi kepulangan suporter berakhir dengan aman, tertib, dan kondusif tepat pada pukul 06.30 Wita.
Melalui aksi nyata ini, Polres Bitung membuktikan dedikasinya dalam mengayomi masyarakat melalui pendekatan yang responsif dan preventif.
Keberhasilan pengamanan ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi yang kuat antara aparat dan warga mampu melahirkan situasi kamtibmas yang sejuk di Kota Bitung. (kiti)
















