Deni Satria” Abang kandung Tersangka Pemalsu STNK di Simeulue: Jangan Jadikan Adik Kami Kambing Hitam”

- Editor

Rabu, 15 Juli 2026 - 09:16

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Simeulue Tribune Indonesia.com
Kasus dugaan pemalsuan STNK dan motor bodong di Simeulue yang sudah ditahan Lapas klas III Suak buluh ,menyita perhatian publik. Dari pihak keluarga tersangka,”Windi Junaidi”,akhirnya buka suara. Melalui abang kandungnya “Deni Satria, menyampaikan dari pihak keluarga meminta Polres Simeulue menegakkan hukum secara adil dan tegak lurus tanpa pandang bulu baik terhadap masyarakat maupun oknum Kepada media ini
Selasa 14/7/2026

Deni menegaskan, adiknya Windi bukan otak pelaku. Windi disebut hanya disuruh mencetak STNK palsu. Keluarga mengakui ada kesalahan, namun menilai tindakan itu lahir dari himpitan ekonomi dan ketidaktahuan hukum. “Dia bukan sindikat, dia hanya cari uang rokok Rp50 ribu,” ujar Deni.

Menurut Deni satria pihak keluarga, STNK palsu itu dicetak di kertas A4 biasa. Kualitasnya jauh dari dokumen resmi. Karena itu keluarga menilai kasus ini tidak layak dibesar-besarkan seolah olah melibatkan jaringan pemalsuan rapi dan terorganisir” keluhnya.

Baca Juga:  Pertemuan Penyelesaian Jalan Amblas di Desa Paya Awe Disepakati

Deni pihak keluarga keberatan jika nama Windi dicap sebagai aktor utama. Deni menyebut adiknya tidak paham resiko dari apa yang dilakukan nya dan bersih dari catatan hukum. Ia meminta penyidik agar peran Windi dinilai secara proporsional, bukan digeneralisir sebagai dalang                   ” pinta Deni.

Deni secara terbuka memohon kepada Kapolres melalui Kasat Reskrim Simeulue. Ia berharap polres simeulue fokus memburu dalang sebenarnya, yakni para agen “kereta bodong” yang menjual motor tanpa surat. “Jangan adik kami yang jadi tumbal,” pintanya.

Berita Terkait

Jangan Jadikan Anak sebagai Objek Polemik, DPRK Otsus Minta Persoalan OAP Diserahkan kepada Pokja MRP PBD
Pekerjaan Drainase Simpang Tembakau Deli Mulai Berbenah, Pekerjaan CV Yudha Pratama Dinilai Semakin Rapi
Ketua DPRK: Jangan Biarkan Masyarakat dalam Ketidakpastian
Seleksi IPDN Raja Ampat Disorot DPRK Otsus: Jangan Ada Standar Ganda OAP
Seleksi IPDN Raja Ampat Disorot DPRK Otsus: Jangan Ada Standar Ganda dalam Penerapan Otsus
Status OAP Peserta Afirmasi IPDN Raja Ampat Dipertanyakan, DPRK Otsus: Jangan Jadikan Anak sebagai Objek Persoalan
Seleksi IPDN Raja Ampat Disorot DPRK Otsus, Baharudin: Jangan Hanya Satu Anak yang Disorot
Anak Pejabat Masuk Jalur Afirmasi Otsus Disorot, Soleman Dimara: Jangan Ada Keistimewaan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 23:27

Knalpot Brong Bikin Resah, Polres Aceh Tenggara Siap Tindak Pengendara Pembandel

Selasa, 8 September 2026 - 14:47

Jangan Jadikan Anak sebagai Objek Polemik, DPRK Otsus Minta Persoalan OAP Diserahkan kepada Pokja MRP PBD

Selasa, 8 September 2026 - 14:32

Disetujui Lima Fraksi DPRD, Perumda Air Minum Duasudara Bitung Tancap Gas Benahi Infrastruktur

Selasa, 8 September 2026 - 14:08

Pekerjaan Drainase Simpang Tembakau Deli Mulai Berbenah, Pekerjaan CV Yudha Pratama Dinilai Semakin Rapi

Selasa, 8 September 2026 - 13:23

Ketua DPRK: Jangan Biarkan Masyarakat dalam Ketidakpastian

Selasa, 8 September 2026 - 12:09

Seleksi IPDN Raja Ampat Disorot DPRK Otsus: Jangan Ada Standar Ganda dalam Penerapan Otsus

Selasa, 8 September 2026 - 12:05

Status OAP Peserta Afirmasi IPDN Raja Ampat Dipertanyakan, DPRK Otsus: Jangan Jadikan Anak sebagai Objek Persoalan

Selasa, 8 September 2026 - 11:11

Lampu Merah Simpang Empat Kebet Padam, Padam Atau Ancaman Keselamatan Pengguna Jalan

Berita Terbaru

Headline news

Ketua DPRK: Jangan Biarkan Masyarakat dalam Ketidakpastian

Selasa, 8 Sep 2026 - 13:23