​PT Futai Diduga Membangkang, Wali Kota Bitung Instruksikan Langkah Konkret

- Editor

Rabu, 15 Juli 2026 - 03:44

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

​Bitung | Tribuneindonesia.com – Ketegangan antara masyarakat Tanjung Merah dengan PT Futai memasuki babak baru setelah pihak perusahaan diduga melanggar kesepakatan bersama.

Peristiwa ini memicu reaksi keras dari Pemerintah Kota (Pemkot) Bitung yang langsung mengambil langkah taktis guna meredam konflik yang sempat memuncak di lapangan.

​Konflik horizontal tersebut mencapai titik didih pada Rabu (15/7/26) dini hari sekitar pukul 01.00 WITA. Gelombang protes warga yang menyasar area operasional perusahaan memaksa jajaran eksekutif dan aparat keamanan turun langsung ke lokasi guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

​Wakil Wali Kota Bitung, Randito Maringka, S.Sos., bersama Kapolres Bitung terlihat berada di tengah massa pada tengah malam itu. Kehadiran dua pejabat penting ini bertujuan untuk menenangkan situasi serta memediasi warga Tanjung Merah yang sedang bertikai dengan manajemen PT Futai.

​Berdasarkan informasi yang dihimpun, pemantikan amarah warga bermula dari dugaan pengingkaran komitmen oleh pihak korporasi.

Sehari sebelumnya, tepatnya Selasa (14/7) sekitar pukul 21.00 WITA, warga memergoki adanya aktivitas logistik di area pabrik yang seharusnya sedang dalam masa penghentian operasi.

​Warga setempat yang curiga kemudian mencegat sebuah truk kontainer yang terpantau keluar dari gerbang perusahaan. Armada berat tersebut diduga kuat mengangkut kertas hasil olahan yang siap didistribusikan ke pasar ekspor oleh pihak manajemen PT Futai.

​Aksi pencegatan ini didasari oleh pegangan warga terhadap kesepakatan tertulis yang pernah dibuat sebelumnya. Dalam perjanjian itu, ditegaskan bahwa seluruh aktivitas produksi perusahaan wajib dihentikan sementara akibat persoalan pencemaran lingkungan yang belum terselesaikan.

Baca Juga:  Diduga Kualitas Dipertanyakan, Proyek Paving Banprov Banten di Lebak Tuai Kecaman

​Selama ini, operasional pabrik dinilai telah menghasilkan limbah berbahaya dan polusi udara yang mengganggu permukiman. Warga Tanjung Merah kerap mengeluhkan bau menyengat yang ditimbulkan oleh proses pengolahan kertas bekas di fasilitas industri tersebut.

​Padahal, instruksi penghentian operasional itu disampaikan langsung oleh Wali Kota Bitung, Hengky Honandar, SE., dalam forum resmi.

Perintah tegas tersebut diterbitkan dalam pertemuan bersama unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di ruangan Merdeka Lounge Pemkot Bitung pada Rabu, (8/07/25) tahun lalu.

​Kepala Dinas Kominfo Bitung, Altin Tumengkol, SIP., M.Si., membenarkan bahwa dalam rapat strategis yang dihadiri perwakilan PT Futai, Erwin Irawan, kepala daerah telah melarang adanya aktivitas pabrik. Kebijakan itu berlaku mutlak selama indikator dampak lingkungan belum terpenuhi.

​”Pak Wali Kota saat itu berulang kali, bahkan hingga enam atau tujuh kali, menegaskan kepada pimpinan perusahaan agar menghentikan operasional. Langkah ini diambil demi menjaga kenyamanan dan kesehatan warga Tanjung Merah,”

ujar Altin menegaskan kembali jalannya rapat setahun lalu tersebut.

​Pernyataan bersyarat dari kepala daerah itu turut disaksikan dan didengar langsung oleh Kapolres, Dandim, serta seluruh jajaran Forkopimda yang hadir.

Perwakilan PT Futai sendiri pada saat itu secara lisan telah menyanggupi untuk mematuhi moratorium lokal tersebut demi kondusivitas wilayah.

​Merespons perkembangan eskalasi terbaru ini, Wali Kota Hengky Honandar bergerak cepat dengan menginstruksikan jajaran instansi teknis untuk menggelar rapat darurat.

Pemkot Bitung kini tengah mengkaji langkah-langkah konkret dan sanksi yang akan dijatuhkan atas dugaan pembangkangan komitmen oleh PT Futai. (kiti)

Berita Terkait

Polemik Penugasan Dokter Spesialis Anak di Raja Ampat, Regulasi dan Kebutuhan Pelayanan RSUD Waisai Jadi Sorotan
Delapan Tahun Mengabdi di Raja Ampat, Perjalanan dr. Laura Christanty Tak Selalu Berjalan Mulus
Hengky Honandar Sabet Penghargaan Kepala Daerah Terbaik Penggerak Ekspor di PWI Sulut Awards 2026
Peringati 40 Hari Wafatnya Pendiri Komunitas Tasumaro, Keluarga Besar Manuel Gelar Doa Bersama di Wangurer Bitung
PENCURIAN PERANGKAT BTS XL SMART KEMBALI TERULANG! JARINGAN ACEH TAMIANG TERGANGGU, WARGA TERANCAM TERISOLASI KOMUNIKASI
LMND SIMEULUE MINTA COPOT KOMANDAN, ADILI OKNUM.
SERUAN KEMANUSIAAN SITI MUNAWAROH MEMBUTUHKAN 2 KANTONG DARAH O POSITIF, KELUARGA BERHARAP PEMERINTAH, BUMN, BUMS, TNI, POLRI DAN RELAWAN BERGERAK
Terima Penghargaan dari KPU Bitung, PWI Komit Tingkatkan Profesionalisme Jurnalis
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 17:17

Polemik Penugasan Dokter Spesialis Anak di Raja Ampat, Regulasi dan Kebutuhan Pelayanan RSUD Waisai Jadi Sorotan

Sabtu, 7 November 2026 - 17:00

Delapan Tahun Mengabdi di Raja Ampat, Perjalanan dr. Laura Christanty Tak Selalu Berjalan Mulus

Sabtu, 7 November 2026 - 13:07

Menebar Kepedulian, Menghadirkan Kebahagiaan: Rutan Cipinang Gelar IMIPAS Peduli 2026

Sabtu, 7 November 2026 - 12:47

Antisipasi Bencana, Polres Bireuen Gelar Latihan Penyelamatan Korban Tenggelam di Laut Jangka

Sabtu, 7 November 2026 - 11:44

Sinergi Cegah Narkoba, Razia Gabungan di Lapas Bireuen Pastikan Kamar Hunian Steril

Sabtu, 7 November 2026 - 11:39

FPI Bireuen Salurkan Santunan untuk Anak Yatim Korban Banjir Bandang di Samalanga

Jumat, 6 November 2026 - 15:15

Jasa Raharja Raih Dua Penghargaan IDTI Awards 2026 atas Transformasi Digital Berorientasi Masyarakat

Jumat, 6 November 2026 - 15:14

Pastikan Kesiapan Pelayanan Nataru, Jasa Raharja, Polri dan Kemenhub Gelar Survei Jalur Bakauheni-Merak

Berita Terbaru

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Bitung Altin Abraham Tumengkol SIP, M.Si  saat memberikan Materi Pinter Bermedsos kepada Anggota Palang Merah Remaja (PMR) SMP Negeri 1 Bitung. (ft. Dinas Kominfo Bitung)

Pemerintahan dan Berita Daerah

Kadis Kominfo Altin Tumengkol Bekali PMR SMPN 1 Bitung Ilmu Bermedsos Sehat

Sabtu, 7 Nov 2026 - 13:57