Bitung | Tribuneindonesia com – Musyawarah Daerah (Musda) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kota Bitung resmi digelar, Jumat (10/07/26).
Pertemuan strategis ini menjadi momen penting bagi organisasi dalam menata kembali arah perjuangan dan penguatan kelembagaan di tingkat kota.
Kehadiran Rasi Mokodompit, anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara, dalam forum ini memberikan bobot tersendiri bagi jalannya musyawarah. Ia hadir mewakili Ketua DPD LPM Provinsi Sulawesi Utara, Emi V.M. Maturbongs, S.E, yang berhalangan hadir namun menitipkan pesan mendalam bagi seluruh peserta.
Suasana khidmat menyelimuti ruang pertemuan di Kantor Walikota Bitung, di mana para peserta berkumpul dengan satu tujuan utama.
Rasi Mokodompit membuka sambutannya dengan menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh undangan, rekan-rekan pers, serta para pengurus yang telah berkomitmen meluangkan waktu demi keberlangsungan organisasi.
Dalam pidatonya, Rasi menyampaikan amanat khusus dari Ketua DPD LPM Provinsi Sulawesi Utara untuk segera melakukan langkah konsolidasi.
“Sesuai tema musyawarah, komunikasi organisasi menjadi kunci utama dalam upaya pemberdayaan masyarakat dan pencapaian harmonisasi yang berkelanjutan di Kota Bitung.”
jelas Rasi.
Rasi menekankan bahwa urgensi dari Musda ini adalah memperbaiki pola komunikasi dan koordinasi yang selama ini terjalin.
Ia berharap ketua terpilih nantinya mampu membangun sinergitas yang kuat dengan pemerintah kota, khususnya Walikota dan Wakil Walikota Bitung.
lebih lanjut, Sektor Kelurahan menjadi sorotan utama dalam arahan tersebut. Mengingat LPM adalah mitra terdekat masyarakat, koordinasi yang solid mulai dari tingkat kota, kecamatan, hingga kelurahan harus dipastikan berjalan tanpa hambatan agar aspirasi warga dapat terserap maksimal.
Tak hanya itu, evaluasi kepengurusan menjadi agenda krusial dalam musyawarah ini. Rasi menyinggung proses evaluasi yang dilakukan DPD LPM Provinsi terhadap seluruh pengurus kabupaten dan kota, termasuk di Bitung, guna memastikan kepatuhan terhadap administrasi dan aturan organisasi yang berlaku.
Transisi kepemimpinan di Kota Bitung sebelumnya sempat mengalami dinamika.
Oleh karena itu, penunjukan Pelaksana Tugas (Plt) Ketua, yakni Hendra, dilakukan sebagai langkah taktis untuk menstabilkan organisasi sekaligus mempersiapkan jalannya Musda secara demokratis.
Keabsahan organisasi pun ditegaskan kembali oleh Rasi di hadapan para peserta. Ia mengingatkan bahwa di bawah naungan DPP LPM Pusat yang dipimpin oleh Ahmad Doli Kurnia, kepengurusan di Sulawesi Utara bersifat tunggal dan sah, sehingga tidak ada dualisme dalam tubuh organisasi.
Rasi pun meyakini bahwa pelaksanaan Musda di Kantor Walikota merupakan sinyal positif dukungan pemerintah daerah.
Hal ini menjadi bukti nyata bahwa keberadaan LPM Kota Bitung diakui secara administratif dan memiliki ruang kerja yang jelas di mata pemerintah.
Tugas bagi ketua terpilih ke depan pun sudah disiapkan. Rasi menginstruksikan agar hasil musyawarah segera dilaporkan kepada Pemerintah Kota Bitung, dibentuk kepengurusannya secara formal, dan segera didaftarkan agar tercatat sebagai organisasi resmi.
Selain administrasi, koordinasi lintas sektoral menjadi syarat mutlak. Ketua terpilih diharapkan segera menjalin komunikasi intensif dengan dinas terkait, seperti Dinas PMD atau Dinas Sosial, agar program-program pemberdayaan masyarakat dapat selaras dengan kebijakan pemerintah daerah.
Menutup arahannya, Rasi menyelipkan filosofi kepemimpinan yang menyentuh hati para peserta.

“setiap masa memiliki pemimpinnya sendiri, dan setiap pemimpin memiliki masanya, yang bermakna bahwa estafet kepemimpinan adalah siklus alami yang harus dihormati.”
tandasnya.
Harapan besar diletakkan pada pundak ketua baru yang akan lahir dari rahim Musda ini.
Rasi menegaskan agar kepemimpinan ke depan harus berwibawa, mampu mengawal program pemberdayaan, dan senantiasa hadir sebagai penyambung lidah masyarakat kepada pemerintah.
Akhirnya, dengan mengucap syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, Rasi Mokodompit secara resmi membuka Musyawarah Daerah DPD LPM Kota Bitung.
Ia menutup sambutannya dengan harapan agar proses musyawarah berjalan lancar, demokratis, dan menghasilkan pemimpin yang membawa perubahan positif bagi masyarakat Kota Bitung sambil mengetuk palu tanda Musda DPD LPM Kota Bitung secara resmi di buka. (kiti)
















