Pentas Barong Dance Suguhan Wisatawan ke DTW Ulun Danu

- Editor

Kamis, 2 Juli 2026 - 23:30

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

TABANAN |Tribuneindonesia.com Daya Tarik Wisata (DTW) Ulun Danu Beratan, Bedugul, Kabupaten Tabanan, menyelenggarakan Pentas Budaya Parade Gebogan dan Beleganjur selama periode libur sekolah. Salah satu atraksi yang ditampilkan adalah Barong Dance pada Kamis (2/7/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari agenda rutin tahunan pengelola untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan.

Humas DTW Ulun Danu Beratan, Agus Teja Saputra, menyampaikan bahwa Parade Gebogan dan Beleganjur, dilaksanakan sebanyak dua kali dalam setahun.

“Di Juni, Juli, dan Agustus kami mengadakan Parade Gebogan. Sementara di Desember kami menampilkan Tari Bali tabuh tegak,” ujar Agus di Bedugul.

Ia menjelaskan, penyelenggaraan pada periode Juni hingga Agustus sengaja diselaraskan dengan masa libur sekolah. Hal ini dimaksudkan agar siswa-siswi di lingkungan Pura Ulun Danu Beratan dapat berpartisipasi sebagai penari.

“Pada tahun ini pentas budaya dilaksanakan hampir setiap hari. Untuk hari ini, kami menampilkan Barong Dance pada pukul 11.00 WITA dan 15.00 WITA,” jelasnya.

Agus mencatat terjadi peningkatan jumlah kunjungan selama periode libur sekolah. Rata-rata kunjungan saat ini berada pada angka 1.500 hingga 2.000 orang per hari. Angka tersebut meningkat dibandingkan hari biasa yang berkisar 1.000 hingga 1.200 orang.

Baca Juga:  Delapan PETI Galang Ditutup, Pemerintah Perketat Pengawasan Tambang Ilegal

“Pada masa high season, kunjungan sempat mencapai 3.000 orang. Komposisi wisatawan antara domestik dan mancanegara hampir berimbang,” ungkapnya.

Untuk wisatawan domestik, daerah asal terbanyak berasal dari Jawa Timur dan Yogyakarta. Sementara untuk wisatawan mancanegara, masih didominasi oleh wisatawan asal India.

Ia menambahkan, peningkatan kunjungan tidak hanya terjadi pada akhir pekan. “Karena wisatawan kami berasal dari nusantara dan mancanegara, maka kunjungan pada akhir pekan dan hari biasa relatif sama,” katanya.

Agus menyatakan, adanya pentas budaya berdampak pada lamanya wisatawan berada di kawasan Bedugul. Sebelumnya wisatawan rata-rata berada di Bedugul selama tiga jam. Dengan adanya informasi pentas budaya, mereka cenderung menunggu dan memperpanjang durasi kunjungan.

Festival ini telah dilaksanakan sejak tahun 2018, sempat dihentikan pada 2022 akibat pandemi. Tarif masuk yang berlaku saat ini Rp50.000 untuk wisatawan domestik dan Rp100.000 untuk wisatawan mancanegara.

Salah satu wisatawan domestik, Raditya, mengapresiasi penyelenggaraan pentas budaya tersebut. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilestarikan.

“Pentas budaya ini sangat menarik. Saya berharap kegiatan ini terus dilestarikan karena seni merupakan bagian penting dari budaya yang tidak boleh punah seiring perkembangan zaman,” ujarnya.(red)

Berita Terkait

RSUD Raja Ampat Jadi Lokasi Studi Tiru RSUD Oksibil, Dari Papua Pegunungan Belajar ke Papua Laut
Dinas Sosial Langsa Turun Langsung, Berikan Perhatian dan Bantuan kepada Ibu Nur Asiah
Polemik Dokter Spesialis Anak di Raja Ampat Berujung Baik, Direktur RSUD Tekankan Profesionalitas dan Kepentingan Masyarakat
Sembilan Keluarga di Tanjung Morawa Terima Rumah Layak Huni, Bupati Serahkan Kunci
Tutup Latsar CPNS 2026, Hengky Honandar Tegaskan ASN Harus Utamakan Kepentingan Masyarakat
Erosi Sungai Ular Meluas, Relokasi Warga Jadi Pilihan Terakhir
Tiga Kompor Gas Meledak di Kantin RSUD Langsa, Api Berhasil Dipadamkan Tanpa Korban Jiwa, Pelayanan tetap Normal
Hampir Sepekan Berpolemik, Nasib Dokter Laura di RSUD Raja Ampat Temukan Titik Terang
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 02:35

Diduga Catut Nama Anak Sebagai Anak Didik TK Swasta Telege Ceret di Aceh Tengah Disorot

Rabu, 4 November 2026 - 00:43

RSUD Raja Ampat Jadi Lokasi Studi Tiru RSUD Oksibil, Dari Papua Pegunungan Belajar ke Papua Laut

Rabu, 4 November 2026 - 00:31

Berpolitik Serius, Ikutan atau Sekadar Latah?

Selasa, 3 November 2026 - 23:38

Kajari Simeulue Terima Tahap II, 5 Tersangka Korupsi Jalan Simpang Air Dingin-Labuhan Bajau Rp7,6 Miliar Resmi Ditahan

Selasa, 3 November 2026 - 14:17

Gebrakan Ceulangiek: Kembali Pimpin Yayasan Almuslim, Sukses Hadirkan Fakultas Kedokteran dan Gedung Miliaran Rupiah

Selasa, 3 November 2026 - 14:15

Pangdam IX/Udayana Kerahkan Jajaran Tangani Dampak Cuaca Ekstrem di Sejumlah Wilayah Bali

Selasa, 3 November 2026 - 13:30

Jelang Milad ke-79, Ahmad Syarifudin Ila Boyong Panitia Alkhairat Kunjungi Wali Kota Bitung

Selasa, 3 November 2026 - 12:44

Polemik Dokter Spesialis Anak di Raja Ampat Berujung Baik, Direktur RSUD Tekankan Profesionalitas dan Kepentingan Masyarakat

Berita Terbaru

Feature dan Opini

Berpolitik Serius, Ikutan atau Sekadar Latah?

Rabu, 4 Nov 2026 - 00:31

Pemerintahan dan Berita Daerah

Dinas Sosial Langsa Turun Langsung, Berikan Perhatian dan Bantuan kepada Ibu Nur Asiah

Selasa, 3 Nov 2026 - 19:10