Musda PETA Aceh Tengah, Helmi km Ditunjuk Sebagai Ketua

- Editor

Senin, 29 Juni 2026 - 14:43

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

tribuneindonesia Takengon | Ketua Pembela Tanah Air (PETA) Provinsi Aceh, Ir. H. Tagore Abu Bakar (Tagore AB), secara resmi membuka Musyawarah Daerah (Musda) IV PETA Kabupaten Aceh Tengah di Gedung Olah Seni (GOS) Takengon, Senin (29/6/2026).

 

Musda yang mengusung agenda utama pemilihan kepengurusan PETA Aceh Tengah periode 2026–2031 tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi organisasi, meningkatkan peran PETA dalam mendukung pembangunan daerah, menjaga persatuan, serta mendorong kesejahteraan masyarakat.

 

Pembukaan Musda dihadiri Wakil Bupati Aceh Tengah Muchsin Hasan yang mewakili Bupati Aceh Tengah, Penasehat PETA Aceh Ir. Syukur Kobat, Panglima PETA Aceh Said, anggota DPRK Aceh Tengah H. Hasbullah dan Syukri, unsur Forkopimda yang diwakili Polres Aceh Tengah, Kodim 0106/Aceh Tengah, Kejaksaan Negeri Takengon, Badan Kesbangpol Aceh Tengah, KNPI, Karang Taruna, Komisaris Rumah Tani Aceh Tengah dan Bener Meriah, jajaran pengurus PETA, peserta Musda dari 14 kecamatan se-Aceh Tengah, serta para tamu undangan lainnya.

 

Sementara itu, Wakil Bupati Aceh Tengah Muchsin Hasan menyampaikan bahwa PETA merupakan salah satu mitra strategis pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan.

 

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah membuka ruang bagi pengembangan pertambangan rakyat sepanjang memenuhi ketentuan hukum yang berlaku, termasuk melalui penetapan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) dan penerbitan perizinan sesuai mekanisme yang berlaku.

Selain itu, pemerintah daerah juga terus mengoptimalkan potensi ekonomi daerah, salah satunya melalui pengelolaan komoditas getah pinus oleh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

 

“Melalui Musda ini kami berharap PETA Aceh Tengah semakin solid, menjaga persatuan, serta terus bersinergi dengan pemerintah demi kemajuan daerah,” kata Muchsin.

 

Sebelumnya, Penasehat PETA Provinsi Aceh Ir. Syukur Kobat memaparkan sejarah berdirinya PETA yang berawal dari inisiatif masyarakat Aceh Tengah pada masa konflik. Organisasi tersebut kemudian berkembang melalui koordinasi dengan pemerintah, TNI, dan Polri hingga menjadi organisasi tingkat Provinsi Aceh.

Baca Juga:  ​Hengky Honandar Ajak Warga Jadikan Semangat Paskah Landasan Membangun Bitung

 

Ia menegaskan bahwa PETA harus terus menjaga persatuan, mempererat silaturahmi antar anggota, serta menghindari perpecahan. Selain itu, ia mendorong penguatan ekonomi kerakyatan melalui pembentukan koperasi serta percepatan penetapan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

 

Dalam sambutannya, Ketua PETA Provinsi Aceh Tagore AB menegaskan komitmen organisasi untuk tetap berlandaskan Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Ia mengajak seluruh anggota PETA terus menjaga persatuan tanpa membedakan suku, ras, maupun latar belakang budaya, sekaligus menghormati kearifan lokal, khususnya budaya Gayo.

 

PETA harus menjadi perekat persatuan dan terus hadir memberikan manfaat bagi masyarakat serta mendukung pemerintah dalam menjaga stabilitas daerah,” ujarnya.

 

Tagore juga menyoroti pentingnya tata kelola sektor pertambangan yang adil, legal, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat. Menurutnya, kepastian hukum dalam pengelolaan sumber daya alam merupakan kunci untuk menciptakan kesejahteraan sekaligus mencegah konflik.

 

Pada kesempatan tersebut, Bupati Bener Meriah itu juga menyampaikan komitmennya untuk memberikan bantuan masing-masing sebesar Rp100 juta kepada PETA Aceh Tengah dan PETA Bener Meriah sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan organisasi dan pelaksanaan kegiatan kemasyarakatan.

 

Ia mengungkapkan bahwa PETA memiliki sejarah panjang dalam membantu masyarakat, khususnya pada masa konflik Aceh, melalui pengamanan fasilitas umum dan perlindungan terhadap warga.

Pengalaman tersebut, menurutnya, menjadi modal penting bagi organisasi untuk terus berkontribusi secara positif dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan mendukung pembangunan daerah.

 

Mengakhiri sambutannya, Tagore secara resmi membuka Musyawarah Daerah IV PETA Kabupaten Aceh Tengah Tahun 2026. Ia berharap forum tersebut mampu melahirkan kepengurusan yang solid, profesional, serta mampu memperkuat sinergi dengan pemerintah dan seluruh elemen masyarakat.

Dian aksara

Berita Terkait

Tingkatkan Keselamatan Lalu Lintas, PT Jasa Raharja (Persero) Kantor Wilayah Utama DKI Jakarta dan Satlantas Polres Metro Jakarta Utara Pasang Spanduk himbauan di Perlintasan Sebidang
Keselamatan Lalu Lintas, PT Jasa Raharja dan Satlantas Polres Metro Jakarta Utara Pasang Spanduk himbauan
PANITIA DUSUN SUKA DAMAI SUKSES GELAR RESEPSI HUT RI KE-81 DESA SINABANG
Jaga Keamanan dan Ketertiban, Rutan Kelas I Cipinang Laksanakan Sidak Bersama APH
opini publik Ke Mana Rp500 Juta Itu Pergi? UMKM Jangan Jadi Korban Ganda    
Skandal Pokir PKB di Aceh Tenggara: LSM KPK RI Tuding TPM, Kades, dan Kelompok Tani Main Mata Keruk Uang Negara
Belum Kami Musyawarahkan, Kok Sudah Beredar?” Anggota P2K Bongkar Polemik Sanggahan 35 Warga Lae Ikan
Bupati Bireuen lepas peserta Jaya Sakti Trail Adventure 2026
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 09:14

Babinsa Pantau Ketersediaan Ikan dan Kebersihan Pasar Tradisional Matang Nibong

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 03:26

Polres Bireuen Berbagi Dengan Masyarakat Kurang Mampu

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 01:32

Kawasan Ekonomi Khusus Bitung Jadi Saksi Aksi Jalan Sehat Merdeka Walk Challenge 81K

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 00:36

Dan Kodaeral VIII dan Jalasenastri Hadiri Penyerahan Jenazah Karumkital dr. Wahyu Slamet Bitung

Kamis, 20 Agustus 2026 - 15:13

​Sinergi Polri dan Pertamina: Pastikan Pasokan Energi Kota Bitung Bebas Gangguan

Kamis, 20 Agustus 2026 - 11:05

Kapolda Bali Tegaskan Benteng Ideologi Personil Harus Kuat Hadapi Radikalisme 

Rabu, 19 Agustus 2026 - 23:46

Kodam IX/Udayana Gelar Doa Bersama Lintas Agama untuk Keselamatan dan Pemulihan Pascagempa NTT

Rabu, 19 Agustus 2026 - 02:42

Polres Bireuen Sukseskan Jalannya Pawai Karnaval Semarak HUT Ke-81 RI Dipusat Kota Juang

Berita Terbaru

Pemerintahan dan Berita Daerah

Empat Kelas dan Seribu Bibit

Minggu, 23 Agu 2026 - 10:46